Hari Minggu,Makanan & Taurat

1.Hari Minggu

Kekristenan telah berumur 2000 tahun , dan semenjak 2000 tahun yang lalu jemaat Kristen mula-mula berkumpul dan beribadah pada hari pertama yaitu hari minggu. Hal ini tercatat dengan jelas dalam Alkitab Kis 20:7 dimana pada hari pertama dalam minggu itu jemaat berkumpul untuk mendengarkan khotbah dan merayakan Perjamuan Kudus. Ini merupakan petunjuk yang jelas tentang kebiasaan orang Kristen untuk menghormati hari Minggu sebagai hari ibadat. Bukti lainya terdapat dalam Surat 1 Kor 16:2 dimana Hari pertama dari tiap-tiap minggu, atau hari Minggu, adalah hari ketika mana orang percaya berkumpul untuk beribadah sambil mengumpulkan persembahan untuk diakonia kepada jemaat miskin di Yerusalem.  Selain catatan Alkitab diatas, ada juga bukti-bukti sejarah dari catatan pemimpin-pemimpin gereja abad pertama antara lain ;

Epistle of Barnabas (100 AD): “Jadi kita juga memelihara hari kedelapan dengan sukacita, hari yang sama dengan kebangkitan Yesus dari orang mati.

Epistle of Ignatius (107 AD): “Jangan tertipu dengan doktrin-doktrin aneh, ataupun dengan dongeng tua, yang tidak bermanfaat. Sebab jika kita masih hidup menurut hukum Yahudi, kita mengakui bahwa kita belum menerima kasih karunia…. Oleh karena itu, jika mereka yang dibesarkan di bawah peraturan lama itu, lalu mendapatkan pengharapan baru, tidak lagi memelihara Sabat, tetapi memelihara hari Tuhan, pada hari mana kehidupan kita bangkit oleh Dia dan kematianNya.”

Justin Martyr (140 AD): “Dan pada hari yang disebut Minggu, semua yang tinggal di kota-kota atau di pedesaan berkumpul pada satu tempat, dan tulisan-tulisan para Rasul atau para Nabi dibacakan terlebih dahulu…Tetapi hari Minggu adalah hari di mana kita mengadakan pertemuan umum, karena itu adalah hari pertama Allah menjadikan dunia; dan Yesus Kristus Juruselamat kita bangkit dari kematian pada hari yang sama.”

Berdesanes, Edessa (180 AD): “Pada satu hari, yang pertama dari satu minggu, kami berkumpul bersama.”

Irenaeus (155-202 AD): “Misteri kebangkitan Tuhan tidak boleh dirayakan pada hari lain selain Hari Tuhan, dan hal ini saja sudah mengharuskan kita merayakan Paskah pada hari itu.”

Tertullian (200 AD): “ Kami mengkhusyukkan hari setelah Sabtu, berlawanan dengan mereka semua yang menyebut hari ini sebagai Sabat mereka.”

Sejak jemaat mula-mula abad pertama sampai saat ini 2000 tahun kemudian, orang Kristen beribadah pada hari pertama yaitu hari minggu.

Setelah jemaat Kristen beribadah pada hari minggu selama 1800 tahun, lahir seorang wanita bernama Ellen Harmon yang kemudian menikah dengan James white dan menjadi nyonya Ellen White. Dia mendirikan gereja Advent hari ketujuh yang mewajibkan jemaatnya beribadah pada hari Sabtu dan menganggap orang Kristen yang beribadah pada hari minggu sebagai pemberontak yang menyingkirkan perintah Allah. Ellen White mengajarkan bahwa gereja Kristen telah mengubah sabat menjadi minggu tanpa otoritas Alkitab ;

“Orang-orang Kristen dari generasi-generasi yang lalu memelihara hari Minggu, sambil mengira bahwa dengan demikian mereka memelihara Sabat dalam Alkitab…” (Ellen White, The Great Controversy, hal. 394).

Ellen White dipercaya oleh pengikutnya sebagai nabi yang menerima wahyu Allah lewat penglihatan dalam mimpi-mimpinya. Disamping Alkitab, gereja Advent menempatkan ajaran Ellen White yang berdasarkan mimpi-mimpi itu sebagai Dasar kepercayaan gereja mereka.

Selanjutnya pada abad 19 atau 1900 tahun kemudian, seorang jemaat Advent pengikut Ellen white bernama George Vanderman menulis sebuah buku berjudul “Planet ini rebellion” dimana  pada halaman 290 dia menulis demikian ;

“Konstantin adalah Kaisar Roma. Dia adalah penyembah matahari, tetapi juga seorang politikus ulung. Dia ingin menyenangkan semua orang. Ketika masih penyembah berhala, ia memerintahkan bahwa semua institusi negara harus tutup pada hari pertama “hari matahari.” Gereja, yang telah berdiri di Roma, dengan cepat melihat keuntungannya jika berkompromi dengan penyembahan berhala…jadi dalam beberapa tahun saja, hari Minggu telah mendapatkan dukungan, gereja Roma dalam Konsili Laodikia menyingkirkan perintah Allah yang jelas dan mendekritkan perubahan dari hari ketujuh ke hari pertama suatu minggu” (Planet in Rebellion, hal. 290).

Kaisar Konstantin adalah kaisar Roma yang hidup pada abad ke 4 , artinya , sebelum Konstantin lahir jemaat Kristen sudah beribadah pada hari minggu sejak 400 tahun sebelumnya, artinya bahwa, gereja tidak perlu mendukung kaisar Konstantin apalagi berkompromi dengan penyembah berhala untuk menetapkan hari minggu sebagai hari beribadah karena hal itu MEMANG SUDAH dijalankan sejak 400 tahun sebelum sang kaisar lahir. Demikian juga jemaat Kristen mula-mula beribadah pada hari minggu tercatat dalam Alkitab, artinya , itulah otoritas Alkitab yang dijalankan jemaat Kristen sampai saat ini. Berdasarkan bukti Alkitab dan catatan sejarah bapa-bapa gereja mula-mula yang telah dibahas terlebih dahulu diatas jelas kelihatan bahwa George Vanderman adalah seorang PEMIMPI persis seperti pendahulunya Ellen white yang hanya melihat  dan belajar lewat penglihatan dalam MIMPI-MIMPI  bukanya belajar Alkitab dan sejarah gereja dengan benar.Karena mereka tidak belajar Alkitab dan sejarah gereja dengan benar maka ajaran mereka tentang hari minggu serta ajaran lainya NGAWUR dan amburadul sebab tidak sesuai dengan catatan Alkitab dan kenyataan sejarah. Untuk mengerti Alkitab dengan benar seseorang harus belajar, menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip Hermenutika dengan baik. Jika ini tidak dilakukan maka hasilnya adalah kesalahan demi kesalahan. Contoh yang paling terang dari kesalahan sejarah yang dilakukan Ellen White dalam ajaranya adalah mengenai raja Herodes. Didalam Alkitab kita bisa membaca tentang raja Herodes dalam injil Matius,Markus ,Lukas dan Kisah para rasul ;

Mat 2:1  Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem

Mrk 6:14  Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.”

Luk 23:7  Dan ketika ia tahu, bahwa Yesus seorang dari wilayah Herodes, ia mengirim Dia menghadap Herodes, yang pada waktu itu ada juga di Yerusalem.

Kis 12:1  Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.

Keempat ayat diatas berbicara tentang raja Herodes yang bagi jemaat awam yang tidak menguasai prinsip-prinsip Hermeneutik, akan menganggap bahwa raja Herodes dalam empat ayat diatas adalah orang yang sama karena hanya tertulis raja Herodes tanpa keterangan dibelakangnya, namun kenyataanya tidaklah demikian. Apabila kita belajar Alkitab dengan benar maka kita akan tahu bahwa Herodes dalam Mat 2:1 adalah Herodes Agung yang memerintah tahun 43 SM sampai tahun 4 SM. Herodes inilah yang bertemu dengan orang Majus pada waktu kelahiran Yesus.Herodes dalam Mrk 6:14 dan Luk 23:7 adalah Herodes Antipas anak Herodes agung yang menggantikan ayahnya menjadi raja dari tahun 4 SM sampai tahun 39 M. Dialah yang membunuh Yohanes pembaptis dan terlibat dalam kematian dan kebangkitan Yesus. Herodes dalam Kis 12:1 adalah Herodes Agripa 1 cucu Herodes agung yang menggantikan Herodes Antipas.Ia memerintah dari tahun 39 M sampai ia mati ditampar malaikat tahun 44 M .( Kis 12:23 ) Dialah yang membunuh rasul Yakobus  (Kis 12:2 ).

Ellen White mengira bahwa Herodes yang membunuh rasul Yakobus adalah Herodes yang sama yang juga terlibat dalam kematian dan kebangkitan Yesus.Ellen White dalam bukunya Early writings hal 185 menulis demikian ;

“Herod’s heart had grown still harder; and when he heard that Christ had risen, he was not much troubled. He took the life of James . . .”  Terjemahan bebas saya ; ( “Hati Herodes masih bertambah keras ; dan ketika dia mendengar bahwa Kristus sudah bangkit, tanpa banyak kesulitan dia membunuh Yakobus……”)

 Dari pelajaran keempat ayat diatas kita sudah tahu bahwa Herodes yang terlibat dalam kematian dan kebangkitan Yesus adalah Herodes Antipas anak Herodes agung, sedangkan yang membunuh Yakobus adalah Herodes Agripa 1 cucu Herodes agung. Mereka sama-sama raja Herodes namun berbeda orangnya,tempatnya dan waktunya. Dengan demikian kelihatan jelas bahwa Ellen White memang hanya belajar dari mimpi-mimpi belaka, itu sebabnya dia tidak tahu bahwa raja Herodes yang terlibat dalam kematian dan kebangkitan Yesus berbeda dengan Herodes yang  membunuh Yakobus. Sebagai seorang pengajar, seharusnya Ellen White menguasai prinsip-prinsip Hermeneutik, namun kenyataanya dia bukanlah pengajar sejati.

MIMPI-MIMPI dijadikan DASAR AJARAN padahal belum tentu mimpi itu merupakan petunjuk dari Tuhan. Jika dikatakan bahwa mimpi itu adalah petunjuk dari Tuhan, tidak mungkin itu bertentangan dengan catatan Alkitab karena itu berasal dari Allah. Jika mimpi itu bertentangan dengan kenyataan sejarah maka itu tidak mungkin petunjuk dari Tuhan karena Allah maha tahu peristiwa apa yang sudah,sedang dan akan terjadi. Setiap manusia didunia pernah bermimpi karena mimpi adalah fenomena dalam otak manusia. Jika mimpi dijadikan dasar ajaran maka ajaran kekristenan dunia pasti kacau balau karena setiap orang memiliki mimpinya masing-masing yang bisa diklaim sebagai petunjuk Tuhan. Oleh sebab itu setiap klaim dari seseorang harus DIUJI  kebenaranya dengan Alkitab sebagai standart untuk menguji. ( 1 Tes  5:21 . 1 Yoh 4:1 ) Jika klaim ajaran itu menyimpang dari apa yang diajarkan Alkitab maka itu jelas bukan dari Tuhan sebab Tuhan tidak mungkin bertentangan dengan diri-nya sendiri.

Sebagaimana nama Advent yang berarti penantian alias menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali berasal dari “hari kekecawaan besar “ atau “great disappointment day” dimana  Yesus yang dipercaya datang dan dinantikan pada tahun 1834 ternyata tidak datang, demikianlah nasib jemaat Advent mula-mula yang kemudian hari kembali diperhadapkan pada “kekecewaan, kekecewaan “  bahkan mungkin juga rasa “MALU” ( Jika mereka masih punya malu ) sebab mimpi-mimpi pemimpin mereka Ellen white yang mengklaim bahwa Yesus akan segera datang saat itu yang ternyata tidak datang-datang juga sampai hari ini memanglah peristiwa yang memalukan.  Ellen White menulis dalam buku-bukunya tentang hari dan jam kedatangan Yesus yang semuanya terbukti hanya IMPIAN kosong belaka.

pada tanggal 27 juni 1850 malaikat yang mendampingi saya berkata : “ Waktu sudah hampir habis “… kata malaikat itu : “ Bersiaplah, bersiaplah, bersiaplah “ (Ellen White,early writings hal 64 )

Didalam buku yang sama pada hal 64 dia menambahkan bahwa hanya beberapa bulan dari saat itu Yesus akan datang. Dalam buku testimony for the church vol I hal 131-132, dalam pertemuan di Batlle creeck Michigan pada bulan mei 1856 Ellen white menulis ;

 sebagian yang hadir dalam pertemuan akan menjadi makanan bagi cacing-cacing, dan sebagian lagi akan hidup

Alkitab dengan jelas menulis bahwa Tidak ada seorangpun yang tahu kapan waktu kedatangan Yesus, (Matius 24:36}  jangankan malaikat, bahkan Yesus sendiri pun berkata bahwa Dia tidak tahu sebab yang tahu hanya Allah Bapa di surga, bagaimana mungkin malaikat dan manusia biasa bernama Ellen White bisa tahu.? Jelas itu memang hanyalah  mimpi Ellen White,namun jemaat Advent sampai saat ini masih terbuai dengan mimpi-mimpinya sehingga menempatkan mimpi-mimpi itu sebagai dasar kepercayaan mereka.

Mengenai peristiwa nubuatan Ellen White tentang kedatangan Yesus yang berkali-kali dan tidak terjadi, demikian juga dengan kesalahan sejarah ajaranya, Alkitab mengingatkan kita

Ul 18:22  “apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”

1Yoh 4:1  Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

2.Makanan     

Sebagaimana Advent yang menuduh sembarangan bahwa gereja Kristen menyingkirkan perintah Allah karena beribadah pada hari minggu tanpa otoritas Alkitab, demikian juga Advent menuduh bahwa jemaat Kristen pemakan makanan haram. Jemaat Advent dewasa yang awam dengan pengetahuan Alkitab ( bahkan juga sejarah dan ajaran gereja mereka sendiri ) yang DANGKAL, mengajar kepada anak-anak mereka tentang daging babi ; “ bagi kita HARAM bagi mereka HARUS .”

Mari kita lihat apa kata Alkitab perjanjian baru mengenai makanan.

Dalam Alkitab Kis 10:9-16 kita membaca sebuah kisah perjalanan rasul Petrus menuju Yope. Ketika ia selesai berdoa, ia merasa lapar dan ingin makan, lalu tampaklah suatu bundelan kain lebar berisi segala macam binatang haram ( seperti dalam Imamat  11 ) yang diturunkan dari langit .

lalu terdengarlah suara Tuhan ;        “ Bangunlah hai Petrus, sembelihlah dan makanlah “

Tetapi Petrus menjawab     “ Tidak Tuhan , sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan tidak tahir “

Kemudian suara Tuhan terdengar kedua kalinya   “ APA YANG DINYATAKAN HALAL OLEH ALLAH TIDAK BOLEH ENGKAU NYATAKAN HARAM “

HAL INI TERJADI SAMPAI TIGA KALI……!

Didalam Alkitab Markus 15 ; 15-20  kita membaca kisah Yesus mengajar orang banyak didepan murid-murid-Nya.

Yesus berkata   “Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.”

Murid-murid-Nya bertanya apa maksud perkataan itu karena mereka tidak mengerti, lalu Yesus  menjawab ;

“ Maka jawab-Nya: “Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” DENGAN DEMIKIAN IA MENYATAKAN SEMUA MAKANAN HALAL.” ( Mrk 15:18-19 )

Rasul Paulus dalam surat-suratnya dengan konsisten mengajarkan bahwa  kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, oleh sebab itu makanan tidak punya faedah sama sekali bagi orang kristen. kita boleh makan semua yang dijual dipasar daging sebab semua makanan halal jika diterima dengan ucapan syukur, namun makan atau tidak makan tidak ada pengaruhnya sama sekali karena baik makan atau tidak makan tidak akan membawa kita lebih dekat kepada Allah.

1 Korintus 8:8  “Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

1 Korintus 10:25-26  Kamu boleh makan segala sesuatu yang dijual di pasar daging, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani. Karena: “bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.”

Roma 14:17  Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

1Tim 4:4  Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

Disamping mengajarkan hal-hal diatas,rasul Paulus juga sudah mengingatkan kita lewat Alkitab 1 Tim 4:1-3 bahwa  “DIWAKTU-WAKTU KEMUDIAN” ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat, ajaran setan-setan dan tipu daya pendusta-pendusta yang melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah yang dengan ucapan syukur dimakan oleh orang percaya yang telah mengenal kebenaran. Karena Alkitab ini ditulis 2000 tahun yang lalu maka “DIWAKTU-WAKTU KEMUDIAN” berarti suatu saat kedepan yang bisa berarti saat ini. Jadi sejak 2000 tahun yang lalu Paulus sudah mengingatkan kita bahwa suatu saat akan muncul orang-orang seperti Ellen White yang MEMUTAR BALIKAN KEBENARAN AJARAN ALKITAB perjanjian baru mengenai makanan yang dimakan oleh orang Kristen.

Saya percaya jemaat Advent  awam adalah pribadi-pribadi yang sungguh-sungguh giat untuk Allah tetapi tanpa pengertian yang benar ( Rom 10:2-6 ). Namun pendeta-pendeta mereka mengikuti roh-roh PENYESAT dan tipu daya pendusta-pendusta yang melarang orang makan makanan yang dicptakan Allah yang dimakan orang percaya yang telah mengenal kebenaran. Mereka harus segera bertobat karena sampai saat ini tetap bersikukuh untuk mengajarkan hal-hal yang bukan kebenaran ajaran Alkitab sejati.

Bagi jemaat awam saya menyarankan untuk membaca bab 3 agar mendapatkan pengertian yang benar tentang larangan-larangan perjanjian lama (hukum taurat) dan pembebasan perjanjian baru.

3.Perjanjian lama ( Hukum Taurat ) dan perjanjian baru ( Kasih karunia )

 Alkitab adalah buku suci yang berisi cerita tentang penciptaan alam semesta dan sejarah penyelamatan umat manusia oleh Allah yang mahatinggi yang terdiri dari kumpulan kitab-kitab dan dibagi dalam dua bagian yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru. Mengapa disebut perjanjian lama dan perjanjian baru ? sebab inti dari cerita Alkitab adalah penyelamatan umat manusia melalui penyaluran kasih karunia Allah lewat perjanjian-perjanjian yang dibuat-Nya dengan manusia yang berawal dari perjanjian lama dan digenapi dengan perjanjian baru.

Secara umum manusia memahami kata perjanjian sebagai keterlibatan antara dua pihak yang mengadakan ikatan atau kontrak kerjasama yang disertai dengan syarat-syarat  atau sangsi yang harus dipenuhi oleh pihak- pihak yang membuat perjanjian itu. Pada intinya perjanjian yang dibuat adalah untuk kepentingan bersama dan menghasilkan keuntungan untuk kedua belah pihak. Jika salah satu pihak merasa tidak puas atau melanggar syarat dalam kesepakatan itu maka sangsi diberlakukan atau perjanjian dibatalkan. Tidaklah demikian dengan perjanjian Allah. Dalam perjanjian antara Allah dengan manusia, Allah-lah yang memanggil untuk mengadakan perjanjian dan inti dari perjanjian itu adalah penyaluran kasih karunia dan keselamatan yang akan diberikan Allah berdasarkan kedaulatan-Nya. Berbeda dengan perjanjian yang dibuat oleh manusia yang berdasarkan kesepakatan bersama, perjanjian Allah disusun dan ditetapkan oleh Allah sendiri, bersifat umum dan juga khusus. Seperti contoh perjanjian pelangi antara Allah dengan Nuh, ( Kej 6:18 , 9 :11-13 , 9:16 } perjanjian antara Allah dengan Abraham ( Kej 15:18 , 17:7 ) yang bersifat umum dan berlaku kekal selamanya, maupun perjanjian Allah dengan raja Daud ( 2 Sam 7:12-16 ) yang bersifat khusus dan berlaku kekal selamanya. Adapun perjanjian Sinai antara Tuhan Allah dengan bangsa Israel (Kel 24:8 ) bersifat khusus dan berlaku sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan.

Dalam perjalanan menuju ke tanah Kanaan tepatnya di kaki gunung Sinai Tuhan Allah kembali membuat perjanjian yang kali ini berlaku antara Tuhan Allah dan seluruh bangsa Israel bangsa keturunan Abraham. Perjanjian Tuhan Allah kali ini dilengkapi dengan segala ketetapan dan peraturan menjalankan kehidupan bangsa Israel yang tertulis yang disebut HUKUM TAURAT yang disertai dengan berkat dan kutuk bagi bangsa ini. Apabila mereka mematuhi segala hukum-hukum itu maka besarlah berkat yang akan diterima mereka, sebaliknya bila mereka melanggar maka hukuman-hukuman akan menimpa mereka. Bangsa Israel menerima seluruh hukum Taurat sebagai bagian dari perjanjian mereka dengan Tuhan Allah. Segala peraturan yang harus ditaati ( termasuk binatang haram dan halal } serta berkat dan hukuman dari perjanjian Tuhan Allah dengan bangsa Israel ini dapat dibaca secara lengkap dalam kitab keluaran pasal 20-31, kitab Imamat dan kitab Ulangan.

Dalam kenyataanya bangsa Israel tidak sanggup melaksanakan segala perjanjian mereka dengan Allah yang tertera dalam hukum taurat. Sejak awal ketika mereka masih berada di padang gurun sampai ketika mereka telah menguasai tanah kanaan dan mendirikan kerajaan Israel, bahkan sampai pada saat kerajaan Israel pecah menjadi dua yaitu kerajaan Israel di utara dan kerajaan Yehuda di selatan, mereka selalu melanggar hukum taurat yang membuat Allah murka dan menghukum mereka menjadi orang buangan di Asyur,Babel dan Persia. ( Yeremia 7:25-26, 11:8-11 )

Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,  bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. ( Yeremia 31:31-32 )

Meskipun Israel dan Yehuda telah mengingkari perjanjian Allah dengan mereka di Sinai namun perjanjian Allah dengan Abraham belum digenapi yaitu belum datangnya keturunan yang olehnya semua bangsa dimuka bumi akan mendapat berkat. Demikian juga perjanjian Allah dengan Daud dimana Allah berjanji bahwa tahta Daud akan kekal seumur langit juga belum digenapi. Sejak kejatuhan kerajaan Israel dan Yehuda tahta Daud sudah mandek. Tidak ada lagi raja dari keturunan Daud yang memerintah. Apakah Allah sudah melupakan perjanjian-Nya dengan Abraham dan Daud ? Tentu saja tidak !

Yesaya 42:6  “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

400 tahun telah lewat ketika Maleakhi menuliskan kitab terakhir perjanjian lama namun perjanjian Allah dengan Abraham dan Daud maupun janji-janji-Nya lewat nubuatan para nabi tentang kedatangan seorang raja yang akan menyelamatkan umat Israel dan Yehuda serta akan datang waktunya bahwa Ia akan mengadakan perjanjian baru dengan umat Israel belum digenapi. Dalam masa penantian ini di Betlehem Yehuda kota kecil diselatan Yerusalem yang merupakan kampung halaman Boas, Obed dan Isai ayah dan nenek moyang raja Daud, lahir seorang anak yang olehnya nabi-nabi bersaksi ;

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini. ( Yesaya 9:6-7 )

Yesaya 11:1  Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala

Matius 2:1  Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem

Yohanes 7:42  Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal.”

Lewat kelahiran Yesus kristus Allah menggenapi perjanjian-Nya dengan Daud dimana Dia berjanji untuk menegakan tahta Daud sampai selama-lamanya. Kelahiran Yesus juga menggenapi janji-janji Allah akan datangnya mesias sang raja yang akan menyelamatkan umat Israel dan Yehuda ini. Namun bangsa Israel dan Yehuda yang tegar tengkuk tidak menerima Mesias mereka. Para Imam bersekongkol untuk membunuh Yesus (Matius 26:3-4). Mereka tidak percaya kepada Yesus yang pada puncak pelayanan-Nya memasuki kota Yerusalem dengan mengendarai seekor keledai persis seperti nubuat nabi Zakharia (Zakharia 9:9) mereka lalu membunuh Yesus. Namun kematian Yesus merupakan awal dan akhir suatu masa dimana lewat kematian Yesus kristus Allah menggenapi janji-Nya untuk mengadakan suatu perjanjian baru dengan Israel dan Yehuda, bukan seperti perjanjian Sinai yang telah mereka ingkari.

Matius 26:28  Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Markus 14:24  Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.

Lukas 22:20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

1Korintus 11:25  Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”

Lewat kematian Yesus dikayu salib Dia telah mensahkan berlakunya perjanjian baru dengan darah-Nya sebagai meterai. Hukuman-hukuman yang harus ditanggung oleh Israel dan Yehuda yang disebabkan pelanggaran perjanjian Sinai sudah ditanggung oleh Yesus diatas kayu salib. Dengan demikian perjanjian Sinai dengan segala peraturan dan ketetapanya serta hukuman-hukuman yang menyertainya sudah genap.

Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua. Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda,  bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan. ( Ibrani 8:7-9)

Ibrani 8:13  Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Ibrani 9:15  Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Kutuk perjanjian lama yang tertera dalam kitab perjanjian (hukum taurat) mengikat bangsa Israel dan Yehuda yang telah mengingkari perjanjian Allah dengan mereka dan kutuk ini harus dijalankan sebab Allah adalah setia dan tidak bisa mengingkari perjanjian-Nya. Dengan kematian Yesus sang anak domba Allah diatas kayu salib sebagai korban penebus dosa, maka kutuk ini sudah dibayar lunas.

Galatia 3:13  Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

Lewat kematian Yesus berkat dan kutuk perjanjian Sinai  yang berlaku bagi Israel dan Yehuda sebagai orang-orang yang bersunat keturunan jasmani Abraham telah digenapi dan digantikan dengan berkat-berkat perjanjian baru yaitu kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah lewat IMAN dalam Yesus Kristus yang berlaku bagi semua orang percaya baik yang bersunat (Bangsa Israel dan Yehuda ) maupun yang tidak (Bangsa asing).

Efesus 2:15  sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Sebab dasar perjanjian Sinai  bukanlah Iman melainkan siapa yang melakukan hukum taurat akan hidup karenanya (Galatia 3:12).  Abraham dibenarkan Allah oleh karena Iman dan dia menerima janji-janji Allah 430 tahun sebelum perjanjian Sinai (Hukum taurat) diberikan. Oleh sebab itu janji Allah kepada Abraham tetap berlaku meskipun ada atau tidaknya hukum taurat karena dasar dari janji Allah adalah Iman Abraham.

Galatia 3:16  Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu,” yaitu Kristus.

Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.  Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham. (Galatia 3:17-18)

Sebagaimana Abraham dibenarkan oleh karena Iman, demikian pula mereka yang hidup karena Iman disebut anak-anak Abraham sebab Abraham adalah bapa segala orang yang beriman.

Roma 4:11  Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,

Galatia 3: 7  Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

Kalau kebenaran berasal dari Iman, lalu apa gunanya perjanjian Sinai (hukum taurat ) ditambahkan ? Apakah karena kebenaran berasal dari iman maka hukum taurat batal karena iman ? Sekali-kali tidak ! melainkan hukum taurat diteguhkan sebagai sarana yang tidak bisa mendatangkan kebenaran sebab semua manusia baik yang bersunat maupun tidak adalah orang berdosa yang tidak mungkin memenuhi tuntutan hukum taurat ( Roma 3:31 ). Hukum taurat adalah kudus, benar dan baik dan berfungsi mengenalkan dosa. Sebab oleh hukum tauratlah orang mengenal dosa ( Roma 3:20 ). Namun hukum taurat samasekali tidak berguna untuk menyelamatkan manusia dari maut karena keinginan daging manusia cenderung melawan hukum taurat. Hanya melalui hidup dalam Roh Kristus saja kita boleh bebas dari hukum dosa dan hukum maut.

Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut. Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. ( Roma 7: 4-6 )

Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.( Roma 8:3-4 )

Hukum taurat ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran sampai datangnya keturunan yang dimaksud oleh janji kepada Abraham yaitu Yesus Kristus. (Roma 5:20 ) dan lewat Iman dalam Yesus kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Kata  taurat berasal dari kata Ibrani   תורה towrah atau  תרה torah yang berarti hukum , instruksi yang mempunyai akar kata ירה yarah atau ירא yara’  yang berarti ajaran, didikan, petunjuk, penuntun. Jadi hukum taurat adalah hukum yang berisi ajaran, didikan, petunjuk, yang diberikan Tuhan untuk menggembalakan dan menuntun umat Israel dan Yehuda sampai tiba waktunya kedatangan Yesus. Sejak kedatangan Yesus yang diawali oleh pelayanan Yohanes pembaptis maka hukum taurat tidak berlaku  lagi sebab kerajaan Allah dengan raja agung-Nya  sudah diberitakan.

Sebelum Iman itu datang kita berada dalam pengawalan hukum taurat sampai Iman itu telah dinyatakan. Jadi hukum taurat adalah penuntun sampai kristus datang. Sekarang Iman itu telah datang jadi kita tidak berada lagi dibawah pengawasan penuntun (Galatia 3:22-25)

Lukas 16:16  Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.

Sejak Yudas menjual Yesus seharga 30 keping perak maka itulah hari yang dinubuatkan nabi Zakharia dimana Tuhan membatalkan perjanjian Sinai (hukum taurat) dan memberlakukan perjanjian baru dengan darah Yesus sebagai meterainya.

Aku mengambil tongkatku “Kemurahan,” lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa. Jadi dibatalkanlah perjanjian pada hari itu, maka tahulah pedagang-pedagang domba yang sedang mengamat-amati aku, bahwa itu adalah firman TUHAN. Lalu aku berkata kepada mereka: “Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!” Maka mereka membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.( Zakharia 11:10-12 )

Kebenaran berdasarkan Iman adalah Anugerah Allah melalui Yesus Kristus yang adalah KEGENAPAN hukum taurat sehingga kebenaran diperolah tiap-tiap orang yang percaya (Roma 10:3). Kata kegenapan diterjemahkan dari Kata Yunani  : τελος telos yang juga berarti ; tujuan, akhir dan Kesudahan. Yesus kristus adalah tujuan adalah akhir adalah kesudahan dari hukum taurat sehingga kebenaran melalui iman diperoleh oleh tiap orang yang percaya kepada-Nya.

Melalui kebangkitan Yesus Kristus pula maut yang berkuasa atas umat manusia sejak kejatuhan Adam yang melanggar perjanjian Allah yang pertama telah dikalahkan oleh kebangkitan-Nya sehingga manusia boleh beroleh hidup yang kekal dalam Yesus kristus.

Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.          ( Roma 5 : 14-15 )

Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,  supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ( Roma 5:17-21 )

Demikianlah sungguh mulia dan agungnya rencana Allah yang oleh kelahiran dan kematian anak-Nya diatas kayu salib perjanjian Allah dengan Abraham dan Daud digenapi, janji Allah tentang perjanjian baru digenapi, perjanjian Sinai ( hukum taurat ) juga digenapi dan orang-orang  percaya yang tidak bersunat boleh mendapat jalan masuk kedalam perjanjian Allah dengan Abraham lewat anugerah Iman dalam Yesus kristus. Demikian juga melalui kebangkitan Yesus Kristus maut yang berkuasa sejak Adam melanggar perjanjian Allah yang pertama, telah digantikan dengan kehidupan kekal didalam Yesus kristus.

Kisah 3:25  Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.

Galatia 3:29  Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Saat ini kita telah hidup dibawah perjanjian baru dengan darah Yesus sebagai meterainya, yaitu masa yang penuh dengan kasih karunia dan keselamatan dari Allah. masa perjanjian lama yang dituntun oleh huruf-huruf dalam dua loh batu sudah lewat. Masa perjanjian lama yang dikawal dan dituntun oleh hukum taurat sudah berlalu karena Iman itu yaitu Kristus sudah datang. Tongkat ikatan dan tongkat kemurahan Tuhan sudah dipatahkan dan dibayar lunas seharga 30 keping perak untuk membatalkan perjanjian lama. Masa perjanjian lama yang dipimpin oleh pelayanan hukum yang tertulis yang memimpin kepada kematian sudah lewat dan digantikan oleh pelayanan Roh yang membawa hidup kekal. Masa perjanjian lama yang dikuasai oleh maut sejak jaman Adam sudah tergantikan dengan kasih karunia dan kehidupan kekal dalam Yesus Kristus Tuhan kita.

2 Korintus 3:6  Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Oleh sebab itu WASPADALAH terhadap mereka yang mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan apa yang telah kita terima dari ajaran Alkitab seperti yang dikatakan rasul Paulus dalam surat Roma 16:17-18 ;

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu WASPADA terhadap mereka, yang BERTENTANGAN dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Sebab orang kristen telah hidup dengan Roh yang dikaruniakan Tuhan kepada kita dan kita telah menjadi orang merdeka yang tidak terikat lagi dengan hukum taurat yang bersifat daging dan mematikan melainkan oleh Roh yang menghidupkan . Oleh sebab itu janganlah kita menjadi BODOH sama dengan jemaat Galatia yang ditegur Paulus karena terpengaruh oleh ajaran Yahudi ;

Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?  Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?  Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? ( Galatia 3 : 1-3 )

Apabila kita kembali mengharapkan kebenaran dari hukum taurat dengan berusaha patuh melaksanakan hukum taurat misalnya dengan memelihara hari – hari tertentu serta menganggap beberapa makanan sebagai makanan haram sehingga tidak boleh dimakan, maka kita akan lepas dari Kristus dan hidup diluar kasih karunia. Sebab kerajaan Allah bukanlah soal memelihara hari-hari tertentu, hari sabat, maupun soal makanan dan minuman melainkan soal kasih karunia dan damai sejahtera.

Galatia 5:4  Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

1Tim 4:4  Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

Mrk 7:19  karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

1Kor 8:8  “Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

Kolose 2:16  Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;

Roma 14:17  Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Oleh sebab itu janganlah kita mau DITIPU oleh segala pengajaran sesat yang ingin menghidupkan kembali perjanjian lama dengan hukum-hukum tertulis yang mematikan. Yudaisme mesianik, Saksi-saksi Yehova , para pengikut setia Ellen White dan para kaum namais pemuja nama Yahwe adalah kelompok yang berusaha menghidupkan perjanjian lama yang sudah berakhir. Ajaran demikian adalah ajaran yang bertentangan dengan apa yang telah kita terima dari ajaran Alkitab. Perjanjian lama yang terdiri dari hukum yang tertulis beserta segala kutuknya sudah digantikan dengan perjanjian baru yang penuh dengan kasih karunia……..Amin

 

 

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

JIN-JIN DAN KAMBING JANTAN

satan3Sejarahwan kuno Josephus ( Agains Apion II.7. 81.), Diodurus Siculus (Bibliothec. l. 1. 58, 79.), Herodotus (Euterpe, sive, l. 2. c. 46.), Strabo (Geograph. l. 17. 551.) dan Maimonides (Moreh Nevochim, p. 3. c. 46.) mencatat tentang kebiasaan orang Mesir kuno mendewakan kambing jantan sebagai salah satu berhala mereka. Orang Israel yang tingal di Mesir selama 430 tahun juga terpengaruh dan melakukan persembahan korban pada dewa kambing ini.

Dalam kitab imamat 17:1-10 yaitu ketika bangsa Israel berada dipadang gurun saat menuju ke tanah kanaan,  Tuhan memberi perintah agar mereka beribadah di kemah suci dan mempersembahkan korban juga hanya di kemah suci. Mempersembahkan korban diluar kemah suci adalah perbuatan terlarang. Maksudnya ialah supaya orang Israel membawa korban persembahan mereka hanya kepada Tuhan saja didalam kemah pertemuan dan tidak lagi mempersembahkan korban kepada dewa kambing jantan berhala orang Mesir.

Imamat 17:5  Maksudnya supaya orang Israel membawa korban sembelihan mereka, yang biasa dipersembahkan mereka di padang, kepada TUHAN ke pintu Kemah Pertemuan dengan menyerahkannya kepada imam, untuk dipersembahkan kepada TUHAN sebagai korban keselamatan.

Imamat 17:7  Janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin,( 08163 ) sebab menyembah jin-jin itu adalah zinah. Itulah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun.

Kata”Jin-Jin” (08163) dalam ayat ini diterjemahkan dari kata asli bahasa Ibraninya yaitu “ שׂעיר sa‘iyr atau  שׂער sa‘ir” yang berarti “kambing atau kambing jantan atau kambing jantan yang berbulu kesat “  seperti yang terdapat pada ayat-ayat dibawah ini :

kambing-gurun-856

Yeh 43:22  Pada hari kedua engkau harus mempersembahkan seekor <08163> kambing jantan yang tidak bercela sebagai korban penghapus dosa dan orang harus menyucikan mezbah itu seperti sudah disucikan dengan lembu jantan.

Yeh 43:25  Selama tujuh hari engkau harus mengolah setiap hari seekor kambing <08163> sebagai korban penghapus dosa; harus diolah juga seekor lembu jantan muda dan domba jantan dari antara domba-domba, yang tidak bercela.

Yeh 45:23  Selama tujuh hari hari raya itu ia harus mengolah korban bakaran bagi TUHAN: tiap hari tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan yang tidak bercela dan untuk korban penghapus dosa tiap hari seekor <08163> kambing jantan.

Dan 8:21  Dan kambing jantan yang berbulu kesat <08163> itu ialah raja negeri Yunani, dan tanduk besar yang di antara kedua matanya itu ialah raja yang pertama.

Namun didalam ayat Imamat 17:7 diatas dan juga Yesaya 13:21 dan 34:14 kita menjumpai kata ini diterjemahkan menjadi Jin atau Jin-Jin.

Yes 13:21  tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun, dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu; burung-burung unta akan diam di sana, dan jin-jin <08163> akan melompat-lompat;

Yes 34:14  Di sana berpapasan binatang gurun dengan anjing hutan, dan jin <08163> bertemu dengan temannya; hantu malam saja ada di sana dan mendapat tempat perhentian.

Bila kita memperhatikan konteks dalam Yesaya 13:21 dan 34:14 maka akan sangat jelas kelihatan bahwa kedua ayat ini berbicara tentang hal yang sama yaitu pembalasan Tuhan terhadap Babel dan Edom dimana digambarkan karena dahsyatnya pembalasan Tuhan  kota mereka akan kosong dan tidak dihuni oleh manusia lagi melainkan hanya binatang-binatang gurun dan hantu malam ( Liyliyth) yang merupakan gambaran dari dewa berhala orang Babel dan Edom. Dengan demikian kata שׂער sa‘ir yang diterjemahkan sebagai Jin dan Jin-Jin ini juga lebih tepat bila diterjemahkan menjadi kambing atau kambing jantan sebagai binatang gurun yang disembah sebagai dewa berhala.

Kasus yang sama juga terjadi dalam 2 Tawarihk 11:15 ;

2Taw 11:15  dan mengangkat bagi dirinya imam-imam untuk bukit-bukit pengorbanan untuk jin-jin  ( 08163 ) dan untuk anak-anak lembu jantan yang dibuatnya.

Konteks ayat ini sedang berbicara tentang perbuatan Yerobeam bin Nebat raja Israel yang menjerumuskan Israel ke dalam penyembahan berhala. Dia melarang orang Lewi memegang jabatan imam dan mengangkat  imam-imam dari suku lain untuk memimpin praktek penyembahan berhala kepada dewa kambing jantan dan anak lembu jantan buatan manusia. Oleh karena perbuatanya ini menyebabkan orang Lewi meninggalkan milik mereka dan pergi ke Yerusalem bergabung dengan Rehabeam raja Yehuda.

Bagi para sarjana teologia maupun awam yang rajin belajar Alkitab dengan cara yang benar, hal terjemahan ini tidaklah menjadi masalah, namun sebaliknya bagi awam yang mungkin tidak memiliki waktu yang cukup untuk belajar Alkitab dengan sungguh-sungguh kata Jin-Jin dalam ayat-ayat itu akan berpengaruh besar sebab dengan minimnya pengetahuan kristen awam akan terjebak pada salah pengertian bahwa jin-jin yang dimaksud dalam ayat-ayat itu adalah mahkluk gaib jin yang dikenal di Indonesia. Besar kemungkinan para penerjemah LAI yang dulu menerjemahkan kata ini dipengaruhi oleh terjemahan bahasa Inggris yang menerjemahkanya menjadi “devils” sehingga padanan yang pas dari kata itu adalah mahkluk gaib jin atau setan.

Konteks perjanjian lama sangat jelas bahwa  Tuhan memilih umat Israel untuk memisahkan mereka dari penyembahan berhala bangsa-bangsa pagan pada saat itu. Alkitab mengajarkan bahwa berhala adalah sang maha tiada alias sesembahan ciptaan manusia yang terbuat dari emas, perak, batu, kayu dll yang bukan mahkluk ciptaan Tuhan. Dengan demikian kata jin ini dilihat dari sudut manapun tidak tepat karena Jin menurut umat muslim adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang diciptakan dari bahan baku api sedangkan berhala adalah sesembahan bangsa pagan ciptaan manusia. Kambing jantan berbulu yang oleh orang Indonesia disebut kambing bandot bukanlah mahkluk gaib melainkan binatang gurun yang dijadikan dewa berhala oleh orang Mesir kuno yang kemudian mempengaruhi orang Israel untuk mempersembahkan korban kepadanya. Itulah sebabnya pada ayat selanjutnya di kitab Imamat Tuhan kembali memperingatkan Israel ;

Imamat 18:3  Janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Mesir, di mana kamu diam dahulu; juga janganlah kamu berbuat seperti yang diperbuat orang di tanah Kanaan, ke mana Aku membawa kamu; janganlah kamu hidup menurut kebiasaan mereka.

Amin.

Leave a comment

Filed under Ajaran Kristen

PERJANJIAN ALLAH

MusaAlkitab adalah buku suci yang berisi cerita tentang penciptaan alam semesta dan sejarah penyelamatan umat manusia oleh Allah yang mahatinggi yang terdiri dari kumpulan kitab-kitab dan dibagi dalam dua bagian yaitu perjanjian lama dan perjanjian baru. Mengapa disebut perjanjian lama dan perjanjian baru ? sebab inti dari cerita Alkitab adalah penyelamatan umat manusia melalui penyaluran kasih karunia Allah lewat perjanjian-perjanjian yang dibuat-Nya dengan manusia yang berawal dari perjanjian lama dan digenapi dengan perjanjian baru.

Secara umum manusia memahami kata perjanjian sebagai keterlibatan antara dua pihak yang mengadakan ikatan atau kontrak kerjasama yang disertai dengan syarat-syarat  atau sangsi yang harus dipenuhi oleh pihak- pihak yang membuat perjanjian itu. Pada intinya perjanjian yang dibuat adalah untuk kepentingan bersama dan menghasilkan keuntungan untuk kedua belah pihak. Jika salah satu pihak merasa tidak puas atau melanggar syarat dalam kesepakatan itu maka sangsi diberlakukan atau perjanjian dibatalkan. Tidaklah demikian dengan perjanjian Allah. Dalam perjanjian antara Allah dengan manusia, Allah-lah yang memanggil untuk mengadakan perjanjian dan inti dari perjanjian itu adalah penyaluran kasih karunia dan keselamatan yang akan diberikan Allah berdasarkan kedaulatan-Nya. Berbeda dengan perjanjian yang dibuat oleh manusia yang berdasarkan kesepakatan bersama, perjanjian Allah disusun dan ditetapkan oleh Allah sendiri, bersifat umum dan juga khusus. Seperti contoh perjanjian pelangi antara Allah dengan Nuh maupun perjanjian antara Allah dengan Abraham yang bersifat umum dan berlaku kekal selamanya. Adapun perjanjian Sinai antara Tuhan Allah dengan bangsa Israel bersifat khusus dan berlaku sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Marilah kita melihat perjanjian-perjanjian itu.

Perjanjian Allah dengan Adam.

Allah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya dan pada hari keenam Allah menciptakan Adam nenek moyang manusia yang serupa dan segambar dengan-Nya lalu menempatkan manusia itu di taman Eden yang dibuat Allah untuknya ( kejadian 1,2) . Ketika Tuhan Allah melarang Adam untuk memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat yang ada di taman Eden, Dia memberikan perintah ;

Lalu TUHAN Allah memberi perintah  ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” (Kejadian 2: 16).

Adam melanggar perintah ini dan jatuh ke dalam dosa melawan perintah Allah. Oleh sebab dosa Adam inilah maut berkuasa atas diri manusia sehingga semua manusia pasti mengalami kematian. Perintah untuk Adam di taman Eden ini oleh Allah dianggap sebagai perjanjian antara Allah dan Adam. Oleh sebab itu melalui nabi Hosea Allah berfirman ;

Hosea 6:7  (FAYH) “Tetapi sama seperti Adam, kamu juga melanggar perjanjian-Ku. Kamu menolak kasih-Ku.

Hosea 6:7  (TL) Tetapi mereka itu sudah melangkahkan perjanjian seperti Adam; seperti pada tatkala itu mereka itu juga sudah mendurhaka kepada-Ku.

Itulah perjanjian pertama yang dibuat Allah dengan manusia. Inti dari perjanjian ini adalah kasih karunia pemeliharaan Allah kepada manusia itu dimana mereka akan hidup dengan sukacita di taman Eden jika mereka patuh pada perintah itu. Namun Adam melanggar perintah dan jatuh dalam dosa yang mengakibatkan dia diusir dari taman Eden dan maut ( kematian ) menguasai kehidupan umat manusia.

Gambar-Pelangi1Perjanjian Allah dengan Nuh

Perjanjian Allah selanjutnya dibuat-Nya dengan Nuh sebelum Ia mendatangkan air bah untuk memusnahkan dunia purba yang penuh dengan dosa. Sejak Adam melanggar perjanjian Allah alias jatuh dalam dosa, manusia cenderung melakukan apa yang jahat dimata Tuhan sehingga Tuhan murka dan memusnahkan dunia purba.

Kejadian 6:18  Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.

Inti dari perjanjian ini adalah kasih karunia keselamatan dari Allah agar kelangsungan hidup umat manusia lewat Nuh dan keluarganya serta binatang yang ada dalam bahtera itu terpelihara.

Perjanjian Allah yang ketiga juga dibuat-Nya dengan Nuh sesudah air bah yang kita sebut perjanjian pelangi.

Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.” Dan Allah berfirman: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya: Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. ( Kejadian 9:11-13 )

Kejadian 9:16  Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi.”

Inti dari perjanjian ini adalah sama yaitu kasih karunia keselamatan dan pemeliharaan Allah kepada manusia dan mahluk hidup lainya. Tanda atau meterai dari perjanjian ini adalah pelangi yang akan muncul ketika hujan yang mengingatkan Allah akan perjanjian yang dibuat-Nya dengan Nuh.

Perjanjian Tuhan Allah dengan Abraham, Ishak dan Yakub

Perjanjian Allah berikutnya dibuat-Nya dengan Abram yang dipanggil-Nya keluar dari kampung halamanya di Ur-Kasdim Mesopotamia dengan janji untuk memberikan tanah Kanaan, janji untuk memberkati dia dan keturunanya serta janji untuk menjadi Allah-nya dan Allah keturunanya . Melalui Abram yang kemudian disebut Abraham ini Allah bahkan bersumpah demi diri-Nya sendiri, semua bangsa dimuka bumi akan mendapat berkat. Inti dari perjanjian ini adalah tetap sama yaitu kasih karunia pemeliharaan dan keselamatan dari Allah.

Kejadian 15:18  Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:

Kej 17:7  Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.

Sama dengan perjanjian yang dibuat Allah dengan Nuh demikian pula perjanjian Allah dengan Abraham berlaku kekal selamanya, namun perjanjian ini juga bersifat khusus yang ditandai dengan sunat. Bagi keturunan jasmani Abraham yang tidak disunat maka perjanjian menjadi batal.

Kej 17:10  Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;

Kej 17:14  Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

Perjanjian Allah berikutnya dibuat-Nya dengan Ishak dan Yakub sebagai pemenuhan atas perjanjian-Nya dengan Abraham bahwa Ia akan memberkati Abraham dan keturunanya dan berkat akan datang dari keturunanya untuk seluruh kaum di bumi.

Kepada Ishak Allah berkata ;

Kej 26:3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.

Dan kepada Yakub Allah berfirman;

Kej 28:13  Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.

Kej 28:14  Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Janji kepada Yakub diingatkan kembali oleh Allah ketika Ia mengganti nama Yakub menjadi Israel.

Firman Allah kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Allah menamai dia Israel. Lagi firman Allah kepadanya: “Akulah Allah Yang Mahakuasa. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu. Dan negeri ini yang telah Kuberikan kepada Abraham dan kepada Ishak, akan Kuberikan kepadamu dan juga kepada keturunanmu.” (Kejadian 35:10-12).

Israel memiliki 12 orang anak laki-laki satu diantaranya bernama Yusuf yang oleh persekongkolan jahat saudara-saudaranya justru membawanya menjadi seorang penguasa Mesir dibawah Firaun. Yusuf mendapatkan kekuasaan besar oleh karena berhasil mengartikan mimpi firaun tentang musim panas berkepanjangan yang akan mengakibatkan kelaparan di daerah mesir dan sekitarnya sampai di tanah Kanaan dimana Israel dan keluarganya tinggal. Yusuf menggunakan kekuasaanya untuk membangun lumbung-lumbung penyimpanan makanan pada 7 tahun masa kelimpahan serta sarana lainya untuk mengantisipasi 7 tahun masa kelaparan yang akan datang. Ketika masa kelaparan itu datang Yusufpun bertemu dengan saudara-saudaranya yang ditugaskan Israel untuk membeli makanan di Mesir ( kejadian 37,39 dan 41).  Selanjutnya Israel dan keluarganya pindah ke Mesir.

Kejadian 47: 27  Maka diamlah Israel di tanah Mesir, di tanah Gosyen, dan mereka menjadi penduduk di situ. Mereka beranak cucu dan sangat bertambah banyak

Yusuf masih sempat melihat cucu-cucunya dari anaknya Manasye dan Efraim sebelum dia mati. Setelah kematianya bangkitlah raja baru, firaun baru yang tidak lagi mengenal Yusuf. Dari sinilah awal bangsa Israel yang sudah bertambah sangat banyak itu diperbudak di Mesir.

Bagaimana dengan perjanjian Allah dengan Abraham, Ishak dan Israel  untuk memberikan tanah Kanaan dan mencurahkan kasih karunia dan penyelamatan kepada keturunan mereka ? apakah Allah sudah melupakan janji-Nya ? Sekali-kali tidak ! Keberadaan bangsa Israel di Mesir justru adalah rancangan-Nya yang termasuk dalam pemenuhan janji-Nya untuk memelihara kelangsungan hidup bangsa keturunan Abraham ini. Apa yang menimpa Yusuf yang kemudian justru menjadikanya penguasa di Mesir adalah salah satu rancangan Allah untuk memelihara kehidupan bangsa Israel dari kelaparan hebat yang melanda tanah Kanaan.

Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. Karena telah dua tahun ada kelaparan dalam negeri ini dan selama lima tahun lagi orang tidak akan membajak atau menuai.  Maka Allah telah menyuruh aku mendahului kamu untuk menjamin kelanjutan keturunanmu di bumi ini dan untuk memelihara hidupmu, sehingga sebagian besar dari padamu tertolong.( Kejadian 45:5-7 )

Kejadian 50:20  Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Akibat dari hal ini juga sudah dikatakan Tuhan kepada Abraham sebelumnya bahwa keturunanya akan menjadi budak di negeri orang.

Kej 15:13  Firman TUHAN kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.

Perjanjian Tuhan Allah dengan bangsa Israel di gunung Sinai

Keluhan bangsa Israel dalam perbudakan di Mesir didengar Allah dan Ia mengingat akan perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Israel. Allah lalu mengutus Musa menghadapi Firaun dan memimpin bangsa Israel keluar dari tanah mesir menuju ke tanah kanaan tanah yang di janjikan Tuhan kepada nenek moyang mereka.

Keluaran 2:24  Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub.

Keluaran 3:10  Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.”

Dalam perjalanan menuju ke tanah Kanaan tepatnya di kaki gunung Sinai Tuhan Allah kembali membuat perjanjian yang kali ini berlaku antara Tuhan Allah dan seluruh bangsa Israel bangsa keturunan Abraham. Perjanjian Tuhan Allah kali ini dilengkapi dengan segala ketetapan dan peraturan menjalankan kehidupan bangsa Israel yang tertulis yang disebut HUKUM TAURAT yang disertai dengan berkat dan kutuk bagi bangsa ini. Apabila mereka mematuhi segala hukum-hukum itu maka besarlah berkat yang akan diterima mereka, sebaliknya bila mereka melanggar maka hukuman-hukuman akan menimpa mereka. Bangsa Israel menerima seluruh hukum Taurat sebagai bagian dari perjanjian mereka dengan Tuhan Allah.

Segala peraturan yang harus ditaati serta berkat dan hukuman dari perjanjian Tuhan Allah dengan bangsa Israel ini dapat dibaca secara lengkap dalam kitab keluaran pasal 20-31, kitab Imamat dan kitab Ulangan. Tanda meterai dari perjanjian Allah kali ini adalah darah lembu jantan sebagai korban keselamatan yang diambil Musa lalu disiramkanya ke atas bangsa itu.

Kel 24:8  Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada bangsa itu serta berkata: “Inilah darah perjanjian yang diadakan TUHAN dengan kamu, berdasarkan segala firman ini.”

Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa berkat dan kutuk menyertai perjanjian Tuhan Allah kali ini. Apabila bangsa Israel menuruti segala hukum-hukum Allah maka berkat melimpah akan menyertai bangsa ini, namun sebaliknya bila mereka ingkar maka hukuman akan menyertai mereka. Demikianlah yang segera terjadi bahwa hanya beberapa waktu berselang setelah mereka menerima hukum taurat dari Musa, mereka telah mengingkarinya dengan melanggar larangan Allah untuk menyembah allah lain dan membuat patung yang menyerupai apapun lalu sujud menyembahnya. Ketika Musa terlalu lama berada di atas gunung Sinai untuk menerima dua loh batu yang berisi tulisan jari Allah mengenai hukum taurat, bangsa Israel segera ingkar dengan membuat patung lembu tuangan sebagai allah mereka..

Keluaran 32:1  Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: “Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir  —  kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.”

Keluaran 32:4  Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!”

Murka Tuhan Allah bangkit dan Dia ingin segera menghukum mereka dengan memusnahkan mereka namun tetap memelihara Musa, namun Musa mengingatkan Tuhan Allah akan perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Israel untuk membawa bangsa itu ke tanah yang sudah dijanjikan-Nya .

Keluaran 32:13  Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.”

Tuhan Allah terikat dengan perjanjian-Nya bahwa hukuman-hukuman akan menyertai mereka bila mereka ingkar maka hukuman tetap dijalankankan bagi siapa yang tidak memihak Musa. Tuhan Allah menulahi bangsa itu dan tiga ribu orang mati dibunuh pada kejadian itu. Inilah awal kejahatan bangsa Israel yang akan dilakukan mereka berulang-ulang melanggar hukum taurat Tuhan.

Perjanjian ulangan Tuhan Allah dengan bangsa Israel di Moab.

Ketika tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan Tuhan Allah sudah didepan mata bangsa Israel ketika dalam perjalanan mereka telah mencapai Moab disisi sungai Yordan, Tuhan Allah kembali membuat perjanjian dengan bangsa Israel dengan perantaraan Musa.

Ulangan 29:11   Inilah perkataan perjanjian yang diikat Musa dengan orang Israel di tanah Moab sesuai dengan perintah TUHAN, selain perjanjian yang telah diikat-Nya dengan mereka di gunung Horeb.

Musa kembali membacakan hukum taurat Allah beserta berkat-berkat ( Ulangan 28: 1-14 ) dan Kutuk-kutuk ( Ulangan 28:15-68 ) dihadapan bangsa itu sambil menambahkan wejangan-wejangan agar bangsa Israel mengasihi Allah dan melaksanakan segala hukum itu ketika mereka sudah menetap di tanah perjanjian itu sebab Musa sendiri tidak dapat memasuki tanah perjanjian karena kesalahan yang dibuatnya di mata air Meriba ( Bilangan 27 : 14 ). Namun kita akan mendapati bahwa Israel sama sekali gagal melaksanakannya dan cenderung melanggar hukum taurat dalam kehidupan mereka. Hukuman demi hukuman dijatuhi Allah atas pelanggaran mereka namun mereka tegar tengkuk tetap saja melanggar ketetapan-ketetapan Allah.

Perjanjian Tuhan Allah dengan suku Lewi.

Perjanjian Tuhan dengan suku lewi merupakan tindak lanjut dari perjanjian Sinai dimana Harun dari suku Lewi diberikan tugas sebagai Imam bangsa Israel yang mengatur segala keperluan peribadatan bangsa Israel kepada Tuhan. Pinehas cucu Imam Harun membunuh seorang Isreal yang telah mencemarkan peribadatan Israel dengan perempuan kafir penyembah berhala yang menyebabkan Tuhan murka dan menulahi orang Israel. Atas tindakanya itu Tuhan membuat perjanjian denganya ;

Sebab itu katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan kepadanya perjanjian keselamatan yang dari pada-Ku untuk menjadi perjanjian mengenai keimaman selama-lamanya bagi dia dan bagi keturunannya, karena ia telah begitu giat membela Allahnya dan telah mengadakan pendamaian bagi orang Israel.” ( Bilangan 25 :12-13 )

Perjanjian Tuhan Allah dengan Daud.

Allah mengangkat Yosua menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel memasuki tanah Kanaan ( Bilangan 27:18,Ulangan 31:7 ). Bangsa Israel kini telah menetap di tanah kanaan dan dipimpin oleh raja Daud yang menggantikan Saul raja pertama bangsa Israel yang telah dihukum Allah karena berbuat kejahatan melanggar ketetapan hukum taurat -Nya. Dengan raja Daud Allah kembali membuat perjanjian.

Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Tetapi kasih setia-Ku tidak akan hilang dari padanya, seperti yang Kuhilangkan dari pada Saul, yang telah Kujauhkan dari hadapanmu. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.” ( 2 Samuel 7:12-16 )

 Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” Sela.( Mazmur 89:3-4)

Diapun akan berseru kepada-Ku: ‘Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.’  Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.  Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia. Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit. (Mazmur 89:26-29)

Sama seperti perjanjian-perjanjian yang Allah buat dengan Nuh, Abraham, Ishak dan Israel, demikian juga perjanjian dengan Daud intinya adalah penyaluran kasih karunia, penyertaan dan keselamatan dari Allah untuk umat manusia. Demikian juga sifat dari perjanjian antara Ishak dan Israel yang terjadi sebagai bagian dari pemenuhan perjanjian Allah dengan Abraham, maka perjanjian dengan Daud juga bersifat sama.

Sampai disini bangsa Israel telah memiliki tanah kanaan dan telah berkembang menjadi bangsa yang besar. Tuhan juga sudah memproklamirkan diri-Nya sebagai Allah Israel. Janji-janji Allah kepada Abraham telah terpenuhi sebagian namun sebagian lagi masih belum terpenuhi yaitu akan bangkitnya raja-raja serta berkat yang akan disalurkan ke seluruh umat manusia melalui keturunanya.

Janji Allah tentang perjanjian baru

Bangsa Israel terpecah menjadi dua kerajaan yaitu kerajaan Israel di utara dan kerajaan Yehuda di selatan. Hal ini terjadi akibat hukuman Tuhan kepada Salomo yang berkhianat melanggar perjanjian Allah dengan menyembah allah-allah lain. Namun Tuhan melakuklan hal ini setelah kematian salomo.

1 Raja-raja 11:33  Sebabnya ialah karena ia telah meninggalkan Aku dan sujud menyembah kepada Asytoret, dewi orang Sidon, kepada Kamos, allah orang Moab dan kepada Milkom, allah bani Amon, dan ia tidak hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, seperti Daud, ayahnya.

Ketika Salomo sudah meninggal, Israel terjerumus dalam perang saudara. Waktu Rehabeam anak Salomo menjadi raja datanglah Yeroeam bin Nebat bersama rakyat menyampaikan keluhan-keluhan rakyat, namun Rehabeam tidak mau mendengar keluhan rakyat dan nasehat para tua-tua Israel ( 1 Raja-raja 12 ). Pada akhirnya Rehabeam mengambil bagian selatan dari negeri itu dan menamakannya Yehuda dengan ibukotanya Yerusalem sementara Yerobeam mendirikan pemerintahannya di Tirza bagian utara Israel dan tetap menggunakan nama Israel. Selanjutnya Ibukota Israel dipindahkan Omri ke Samaria setelah Zimri membakar istana Tirza  (1 Raj 16:17-18 ). Yerobeam bin Nebat membawa Israel kedalam dosa besar penyembahan berhala yang diikuti oleh raja-raja Israel sesudahnya sehingga membuat Tuhan murka dan menghukum seluruh Israel.

Pada abad ke 7 Sm kerajaan Israel diutara jatuh oleh raja Asyur yang mengangkut seluruh Israel kedalam pembuangan di Asyur, sementara kerajaan Yehuda tetap bertahan namun berada dibawah penjajahan kerajaan Asyur yang kemudian beralih ke tangan Mesir ketika Firaun Nekho mengalahkan Asyur dan membunuh Yosia raja Yehuda ( 2 Raja-raja 23:29 ). Pada awal abad ke 6 Sm Nebukadnezar raja Babel menguasai seluruh dearah jajahan Mesir ( 2 Raja-raja 24:7 ) dan kemudian menghancurkan Yerusalem, menjarah rumah Tuhan dan mengangkut orang Yehuda kedalam pembuangan di Babel ( 2 Raja-raja 24:11-16 ). Seluruhnya ada 19 raja keturunan Daud yang bertahta di kerajaan Yehuda sampai kejatuhan kerajaan itu. Kejatuhan tersebut oleh sebab hukuman Allah atas kejahatan bangsa Yehuda yang mengikuti dosa-dosa Israel mengingkari perjanjian-Nya dengan mereka dimana mereka  selalu melanggar hukum taurat dan menyembah berhala sehingga Allah melaksanakan hukumanya sesuai perjanjian di Sinai ( Ulangan 32:19-25 ) .

Sebelum kejatuhan kedua kerajaan itu nabi Elia, Elisa, Mikha, Hosea, Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan nabi-nabi lain memperingatkan Israel dan Yehuda bahwa Allah akan menghukum kejahatan mereka namun orang Israel dan Yehuda tetap tegar tengkuk mengingkari perjanjian Allah dengan mereka.

Dari sejak waktu nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir sampai waktu ini, Aku mengutus kepada mereka hamba-hamba-Ku, para nabi, hari demi hari, terus-menerus, tetapi mereka tidak mau mendengarkan kepada-Ku dan tidak mau memberi perhatian, bahkan mereka menegarkan tengkuknya, berbuat lebih jahat dari pada nenek moyang mereka. Dengarkanlah suara-Ku!  ( Yeremia 7:25-26 )

Yeremia 11:8  Tetapi mereka tidak mau mendengarkan ataupun memperhatikannya, melainkan mereka masing-masing mengikuti kedegilan hatinya yang jahat; maka Aku telah mendatangkan ke atas mereka segala perkataan perjanjian ini, yang telah Kuperintahkan dipegang, tetapi mereka tidak memegangnya.”

Mereka sudah jatuh kembali kepada kesalahan nenek moyang mereka yang dahulu telah menolak mendengarkan firman-Ku. Mereka mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya. Kaum Israel dan kaum Yehuda telah mengingkari perjanjian-Ku yang telah Kuikat dengan nenek moyang mereka.Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mendatangkan ke atas mereka malapetaka yang tidak dapat mereka hindari, dan apabila mereka berseru-seru kepada-Ku, maka Aku tidak akan mendengarkan mereka.( Yeremia 11:10-11 )

Meskipun Israel dan Yehuda telah mengingkari perjanjian Allah dengan mereka di Sinai namun perjanjian Allah dengan Abraham belum digenapi yaitu belum datangnya keturunan yang olehnya semua bangsa dimuka bumi akan mendapat berkat. Demikian juga perjanjian Allah dengan Daud dimana Allah berjanji bahwa tahta Daud akan kekal seumur langit juga belum digenapi. Sejak kejatuhan kerajaan Israel dan Yehuda tahta Daud sudah mandek. Tidak ada lagi raja dari keturunan Daud yang memerintah. Apakah Allah sudah melupakan perjanjian-Nya dengan Abraham dan Daud ? Tentu saja tidak !

kepada Yeremia Allah berfirman ;

Sesungguhnya, AKAN DATANG WAKTUNYA, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,  bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. ( Yeremia 31:31-32 )

Kepada Yehezkiel Allah berfirman ;

Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. ( Yehezkeil 36:25-27 )

Melalui Yesaya Allah berfirman ;

Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini. ( Yesaya 9;1-7 )

Yesaya 10:33  Lihat, Tuhan, TUHAN semesta alam akan memotong dahan-dahan pohon dengan kekuatan yang menakutkan; yang tinggi-tinggi tumbuhnya akan ditebang, dan yang menjulang ke atas akan direndahkan.

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ( Yesaya 11:1-2 )

Yesaya 42:6  “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Melalui Mikha Allah berfirman ;

Sekarang, engkau harus mendirikan tembok bagimu; pagar pengepungan telah mereka dirikan melawan kita; dengan tongkat mereka memukul pipi orang yang memerintah Israel.Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. (  Mikha 5:1-2 )

Isai adalah ayah Daud dan raja-raja Yehuda adalah anak-anak Daud . Ibarat sebuah pohon ketika ditebang akan tersisa tunggulnya namun dari tunggul itu akan keluar tunas baru demikianlah kerajaaan Yehuda dari keturunan Daud sudah dipatahkan namun dari keturunan Daud akan muncul kembali seorang raja yang kerajaan-Nya kekal seumur langit dan Israel dan Yehuda yang tinggal dalam kegelapan akan melihat terang yang besar ketika raja itu lahir di Betlehem Efrata. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan.Ia akan memerintah dengan keadilan dan kebenaran sampai selama-lamanya.

Apa yang disampaikan Allah melalui nabi-nabi diatas adalah jaminan bahwa Allah tidak pernah melupakan perjanjian-Nya dengan Abraham dan Daud . Melalui keturunan Daud akan lahir seorang raja yang kerajaanya kekal seumur langit yang oleh-Nya semua bangsa dimuka bumi akan mendapat berkat  namun waktunya belum tiba. Israel dan Yehuda masih harus menunggu dan menjalankan hukuman-hukuman. Mereka tercerai berai ke daerah bangsa-bangsa lain akibat dari perbuatan mereka melanggar perjanjian Allah.

Masa peralihan dari perjanjian lama ke perjanjian baru

Bangsa Yehuda dihukum Tuhan dalam pembuangan di Babel oleh sebab mereka mengingkari perjanjian Tuhan dengan mereka di gunung sinai. Bait suci di Yerusalem yang dibangun Salomo sudah dihancurkan dan perkakas bait suci diangkut ke negeri musuh ( 2 Raja-raja 25). Dalam penderitaan mereka banyak umat Yehuda yang bertobat dan kembali beribadah kepada Allah. Daniel, Ester, Ezra dan Nehemia adalah tokoh Alkitab yang hidup pada masa pembuangan ini. Imam Ezra kembali mengajak umat Yehuda untuk memulihkan peribadatan mereka kepada Allah sesuai dengan hukum taurat mereka.

Dalam masa pembuangan di Babel ini Tuhan membangkitkan kerajaan Persia yang mengalahkan kerajaan Babel dan lewat raja Persia Tuhan menyuruh umat Yehuda untuk kembali ke Yerusalem dan membangun kembali bait suci yang sudah hancur. Ezra dan Nehemia memimpin kepulangan bangsa Yehuda dan membangun kembali tembok kota Yerusalem dan bait suci, serta membawa kembali perabotan bait suci yang dirampas raja Babel. Disela-sela pembangunan kembali bait suci nabi Hagai dan Zakharia muncul memberi semangat.

 Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. Maka selesailah rumah itu pada hari yang ketiga bulan Adar, yakni pada tahun yang keenam zaman pemerintahan raja Darius ( Ezra 6:14-15 )

Demikianlah bangsa Yehuda meskipun masih tetap berada dibawah penjajahan dan tidak memiliki raja namun kehidupan peribadatan mereka kepada Allah telah dipulihkan kembali oleh sebab mereka telah bertobat dan kembali setia kepada Allah. Janji Tuhan untuk membangkitkan seorang raja kepada mereka diberitahukan lagi lewat nabi Zakharia .

Zakharia  9:9  Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

Namun kesetiaan Yehuda tidak berlangsung lama sebab lewat Maleakhi kita membaca bahwa Yehuda kembali mengingkari perjanjian Allah dengan mereka. Para Imam menipu Tuhan dengan mempersembahkan korban cacat (Maleakhi 1:7-14) dan merusakan perjanjian Tuhan dengan suku Lewi lewat ajaran-ajaran yang menyimpang (Maleakhi 2:5-10) dan mereka menipu Tuhan dengan tidak membawa persembahan Persepuluhan dan persembahan khusus lainya (Maleakhi 3:7-8).

Kitab Maleakhi ditulis pada abad 4 sm dan merupakan kitab terakhir dalam perjanjian lama yang juga memuat janji Tuhan akan kedatangan Yohanes pembaptis yang akan mempersiapkan jalan menjelang  “hari Tuhan” yang  besar dan dahsyat itu. Pada hari yang dijanjikan itulah malaikat perjanjian baru akan muncul untuk menggenapi seluruh perjanjian Allah dengan Abraham dan Daud.

Maleakhi  3:1  Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Sebagaimana bangsa Israel yang hidup dalam perbudakan fisik di tanah Mesir selama 430 tahun mengerang meminta pertolongan Tuhan, demikian juga 430 tahun setelah Maleakhi menulis kitab terakhir perjanjian lama, bangsa Yehuda hidup dalam kesengsaraan dibawah tekanan penjajah-penjajah mereka. Setelah kerajaan Yunani dibawah Alexander agung menaklukan Persia, maka Yehuda beralih ke tangan Yunani dan kemudian ke tangan Romawi yang mengalahkan Yunani. Baik Persia, Yunani dan Romawi semua mereka adalah bangsa penyembah berhala yang tidak mengenal Tuhan. pada saat-saat inilah timbul pengharapan yang besar akan kedatangan sang Mesias, malaikat perjanjian, raja agung yang dijanjikan Tuhan kepada  mereka.

last-supperPerjanjian baru

400 tahun telah lewat ketika Maleakhi menuliskan kitab terakhir perjanjian lama namun perjanjian Allah dengan Abraham dan Daud maupun janji-janji-Nya lewat nubuatan para nabi tentang kedatangan seorang raja yang akan menyelamatkan umat Israel dan Yehuda serta akan datang waktunya bahwa Ia akan mengadakan perjanjian baru dengan umat Israel belum digenapi. Dalam masa penantian ini di Betlehem Yehuda kota kecil diselatan Yerusalem yang merupakan kampung halaman Boas, Obed dan Isai ayah dan nenek moyang raja Daud, lahir seorang anak yang olehnya nabi-nabi bersaksi ;

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini. ( Yesaya 9:6-7 )

Yesaya 11:1  Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Mikha 5:2  Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala

Matius 2:1  Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem

Yohanes 7:42  Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal.”

Lewat kelahiran Yesus kristus Allah menggenapi perjanjian-Nya dengan Daud dimana Dia berjanji untuk menegakan tahta Daud sampai selama-lamanya. Kelahiran Yesus juga menggenapi janji-janji Allah akan datangnya mesias sang raja yang akan menyelamatkan umat Israel dan Yehuda ini. Namun bangsa Israel dan Yehuda yang tegar tengkuk tidak menerima Mesias mereka. Para Imam bersekongkol untuk membunuh Yesus (Matius 26:3-4). Mereka tidak percaya kepada Yesus yang pada puncak pelayanan-Nya memasuki kota Yerusalem dengan mengendarai seekor keledai persis seperti nubuat nabi Zakharia (Zakharia 9:9) mereka lalu membunuh Yesus. Namun kematian Yesus merupakan awal dan akhir suatu masa dimana lewat kematian Yesus kristus Allah menggenapi janji-Nya untuk mengadakan suatu perjanjian baru dengan Israel dan Yehuda, bukan seperti perjanjian Sinai yang telah mereka ingkari.

Yesaya 42:6  “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Matius 26:28  Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Markus 14:24  Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.

Lukas 22:20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

1Korintus 11:25  Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”

Lewat kematian Yesus dikayu salib Dia telah mensahkan berlakunya perjanjian baru dengan darah-Nya sebagai meterai. Hukuman-hukuman yang harus ditanggung oleh Israel dan Yehuda yang disebabkan pelanggaran perjanjian Sinai sudah ditanggung oleh Yesus diatas kayu salib. Dengan demikian perjanjian Sinai dengan segala peraturan dan ketetapanya serta hukuman-hukuman yang menyertainya sudah genap.

Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua. Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda,  bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan. ( Ibrani 8:7-9)

Ibrani 8:13  Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Ibrani 9:15  Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Kutuk perjanjian lama yang tertera dalam kitab perjanjian (hukum taurat) mengikat bangsa Israel dan Yehuda yang telah mengingkari perjanjian Allah dengan mereka dan kutuk ini harus dijalankan sebab Allah adalah setia dan tidak bisa mengingkari perjanjian-Nya. Dengan kematian Yesus sang anak domba Allah diatas kayu salib sebagai korban penebus dosa, maka kutuk ini sudah dibayar lunas.

Galatia 3:13  Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

Lewat kematian Yesus berkat dan kutuk perjanjian Sinai  yang berlaku bagi Israel dan Yehuda sebagai orang-orang yang bersunat keturunan jasmani Abraham telah digenapi dan digantikan dengan berkat-berkat perjanjian baru yaitu kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah lewat IMAN dalam Yesus Kristus yang berlaku bagi semua orang percaya baik yang bersunat (Bangsa Israel dan Yehuda ) maupun yang tidak (Bangsa asing).

Efesus 2:15  sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Sebab dasar perjanjian Sinai  bukanlah Iman melainkan siapa yang melakukan hukum taurat akan hidup karenanya (Galatia 3:12).  Abraham dibenarkan Allah oleh karena Iman dan dia menerima janji-janji Allah 430 tahun sebelum perjanjian Sinai (Hukum taurat) diberikan. Oleh sebab itu janji Allah kepada Abraham tetap berlaku meskipun ada atau tidaknya hukum taurat karena dasar dari janji Allah adalah Iman Abraham.

Galatia 3:16  Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu,” yaitu Kristus.

 Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.  Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham. (Galatia 3:17-18)

Sebagaimana Abraham dibenarkan oleh karena Iman, demikian pula mereka yang hidup karena Iman disebut anak-anak Abraham sebab Abraham adalah bapa segala orang yang beriman.

Roma 4:11  Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,

Galatia 3: 7  Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

Kalau kebenaran berasal dari Iman, lalu apa gunanya perjanjian Sinai (hukum taurat ) ditambahkan ? Apakah karena kebenaran berasal dari iman maka hukum taurat batal karena iman ? Sekali-kali tidak ! melainkan hukum taurat diteguhkan sebagai sarana yang tidak bisa mendatangkan kebenaran sebab semua manusia baik yang bersunat maupun tidak adalah orang berdosa yang tidak mungkin memenuhi tuntutan hukum taurat ( Roma 3:31 ). Hukum taurat adalah kudus, benar dan baik dan berfungsi mengenalkan dosa. Sebab oleh hukum tauratlah orang mengenal dosa ( Roma 3:20 ). Namun hukum taurat samasekali tidak berguna untuk menyelamatkan manusia dari maut karena keinginan daging manusia cenderung melawan hukum taurat. Hanya melalui hidup dalam Roh Kristus saja kita boleh bebas dari hukum dosa dan hukum maut.

Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut. Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. ( Roma 7: 4-6 )

Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.( Roma 8:3-4 )

Hukum taurat ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran sampai datangnya keturunan yang dimaksud oleh janji kepada Abraham yaitu Yesus Kristus. (Roma 5:20 ) dan lewat Iman dalam Yesus kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Kata  taurat berasal dari kata Ibrani   תורה towrah atau  תרה torah yang berarti hukum , instruksi yang mempunyai akar kata ירה yarah atau ירא yara’  yang berarti ajaran, didikan, petunjuk, penuntun. Jadi hukum taurat adalah hukum yang berisi ajaran, didikan, petunjuk, yang diberikan Tuhan untuk menggembalakan dan menuntun umat Israel dan Yehuda sampai tiba waktunya kedatangan Yesus. Sejak kedatangan Yesus yang diawali oleh pelayanan Yohanes pembaptis maka hukum taurat tidak berlaku  lagi sebab kerajaan Allah dengan raja agung-Nya  sudah diberitakan.

Sebelum Iman itu datang kita berada dalam pengawalan hukum taurat sampai Iman itu telah dinyatakan. Jadi hukum taurat adalah penuntun sampai kristus datang. Sekarang Iman itu telah datang jadi kita tidak berada lagi dibawah pengawasan penuntun (Galatia 3:22-25)

Lukas 16:16  Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.

Sejak Yudas menjual Yesus seharga 30 keping perak maka itulah hari yang dinubuatkan nabi Zakharia dimana Tuhan membatalkan perjanjian Sinai (hukum taurat) dan memberlakukan perjanjian baru dengan darah Yesus sebagai meterainya.

Aku mengambil tongkatku “Kemurahan,” lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa. Jadi dibatalkanlah perjanjian pada hari itu, maka tahulah pedagang-pedagang domba yang sedang mengamat-amati aku, bahwa itu adalah firman TUHAN. Lalu aku berkata kepada mereka: “Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!” Maka mereka membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.( Zakharia 11:10-12 )

Kebenaran berdasarkan Iman adalah Anugerah Allah melalui Yesus Kristus yang adalah KEGENAPAN hukum taurat sehingga kebenaran diperolah tiap-tiap orang yang percaya (Roma 10:3). Kata kegenapan diterjemahkan dari Kata Yunani  : τελος telos yang juga berarti ; tujuan, akhir dan Kesudahan. Yesus kristus adalah tujuan adalah akhir adalah kesudahan dari hukum taurat sehingga kebenaran melalui iman diperoleh oleh tiap orang yang percaya kepada-Nya.

Melalui kebangkitan Yesus Kristus pula maut yang berkuasa atas umat manusia sejak kejatuhan Adam yang melanggar perjanjian Allah yang pertama telah dikalahkan oleh kebangkitan-Nya sehingga manusia boleh beroleh hidup yang kekal dalam Yesus kristus.

Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.          ( Roma 5 : 14-15 )

Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,  supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ( Roma 5:17-21 )

Demikianlah sungguh mulia dan agungnya rencana Allah yang oleh kelahiran dan kematian anak-Nya diatas kayu salib perjanjian Allah dengan Abraham dan Daud digenapi, janji Allah tentang perjanjian baru digenapi, perjanjian Sinai ( hukum taurat ) juga digenapi dan orang-orang  percaya yang tidak bersunat boleh mendapat jalan masuk kedalam perjanjian Allah dengan Abraham lewat anugerah Iman dalam Yesus kristus. Demikian juga melalui kebangkitan Yesus Kristus maut yang berkuasa sejak Adam melanggar perjanjian Allah yang pertama, telah digantikan dengan kehidupan kekal didalam Yesus kristus.

Kisah 3:25  Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.

Galatia 3:29  Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Saat ini kita telah hidup dibawah perjanjian baru dengan darah Yesus sebagai meterainya, yaitu masa yang penuh dengan kasih karunia dan keselamatan dari Allah. Masa perjanjian lama yang dikawal dan dituntun oleh hukum taurat sudah berlalu karena Iman itu yaitu Kristus sudah datang. Tongkat ikatan dan tongkat kemurahan Tuhan sudah dipatahkan dan dibayar lunas seharga 30 keping perak untuk membatalkan perjanjian lama. Masa perjanjian lama yang dipimpin oleh pelayanan hukum yang tertulis yang memimpin kepada kematian sudah lewat dan digantikan oleh pelayanan Roh yang membawa hidup kekal. Masa perjanjian lama yang dikuasai oleh maut sejak jaman Adam sudah tergantikan dengan kasih karunia dan kehidupan kekal dalam Yesus Kristus Tuhan kita.

2 Korintus 3:6  Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Oleh sebab itu WASPADALAH terhadap mereka yang mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan apa yang telah kita terima dari ajaran Alkitab seperti yang dikatakan rasul Paulus dalam surat Roma 16:17-18 ;

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu WASPADA terhadap mereka, yang BERTENTANGAN dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Sebab orang kristen telah hidup dengan Roh yang dikaruniakan Tuhan kepada kita dan kita telah menjadi orang merdeka yang tidak terikat lagi dengan hukum taurat yang bersifat daging dan mematikan melainkan oleh Roh yang menghidupkan . Oleh sebab itu janganlah kita menjadi BODOH sama dengan jemaat Galatia yang ditegur Paulus karena terpengaruh oleh ajaran Yahudi ;

Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?  Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?  Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? ( Galatia 3 : 1-3 )

Apabila kita kembali mengharapkan kebenaran dari hukum taurat dengan berusaha patuh melaksanakan hukum taurat misalnya dengan memelihara hari – hari tertentu serta menganggap beberapa makanan sebagai makanan haram sehingga tidak boleh dimakan, maka kita akan lepas dari Kristus dan hidup diluar kasih karunia. Sebab kerajaan Allah bukanlah soal memelihara hari-hari tertentu, hari sabat, maupun soal makanan dan minuman melainkan soal kasih karunia dan damai sejahtera.

Galatia 5:4  Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

Kolose 2:16  Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;

Roma 14:17  Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Oleh sebab itu janganlah kita mau DITIPU oleh segala pengajaran sesat yang ingin menghidupkan kembali perjanjian lama dengan hukum-hukum tertulis yang mematikan. Yudaisme mesianik, Saksi-saksi Yehova , para pengikut setia Ellen White dan para pemuja nama Yahwe adalah kelompok yang berusaha menghidupkan perjanjian lama yang sudah berakhir. Ajaran demikian adalah ajaran yang bertentangan dengan apa yang telah kita terima dari ajaran Alkitab. Perjanjian Allah dengan Abraham, Israel dan Daud SUDAH DIGENAPI. Janji Allah demi diri-Nya sendiri juga sudah digenapi. Kerajaan Allah dengan raja agung yang tahta-Nya seumur langit sudah datang dan akan  memerintah sampai selama-lamanya. Raja agung itu ialah Yahwe yang telah menjelma menjadi  Yesus kristus Tuhan dan juruselamat kita. Tidak ada nama lain yang sanggup menyelamatkan manusia kecuali dalam nama Yesus Tuhan kita.

Kisah 4:12  Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, SEBAB DIBAWAH KOLONG LANGIT INI TIDAK ADA NAMA LAIN yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya NAMA DIATAS SEGALA NAMA supaya dalam NAMA YESUS bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!, ( Filipi 2:9-11 )

Amin.

Leave a comment

Filed under Ajaran Kristen

KESESATAN KAUM NAMAIS


Image

Dalam Alkitab terjemahan LAI kata Ibrani EL, ELOHIM dan kata Aramaic Elah diterjemahkan menjadi Allah sedangkan kata Ibrani YHWH (YEHOWAH, YEHOVA atau YAHWEH ) diterjemahkan menjadi Tuhan.

El, Elah dan Elohim        = Allah

Yahwe dan Adonay         = Tuhan

Yahweh Elohim                = Tuhan Allah

Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan sebutan HYH ( HAYAH ASHER HAYAH atau EHYEH ASYER EHYEH ). Hal ini berawal ketika Tuhan menjawab pertanyaan nabi Musa tentang nama Tuhan yang telah mengutusnya kepada bangsa Israel.

Keluaran 3:13  Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya?  —  apakah yang harus kujawab kepada mereka?”

Keluaran 3:14  Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.”(HAYAH ASHER HAYAH) Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Semenjak itulah bangsa Israel mengenal Tuhan dengan nama HYH ( HAYAH ) yang berarti AKU ADALAH AKU yang dalam penyebutanya kemudian berkembang menjadi tiga huruf YHW yang berarti DIA ADALAH DIA seperti yang terdapat dalam Papirus Elefantin yang berasal dari abad ke 5 SM, masa dimana orang Yahudi masih berada dalam pembuangan di Babel. Oleh komunitas gua Qumran di laut mati abad 2 dan 1 SM, YHW ditulis dengan tiga huruf Yunani IAO. Selanjutnya tiga huruf YHW berkembang lagi menjadi empat huruf tetragrammaton YHWH. Dalam perkembangan Selanjutnya huruf vokal ditambahkan diantara keempat huruf YHWH tersebut menjadi YAHOWAH, YEHUWAH, YEHOVAH, YEHOVIH atau YAHWEH.

Oleh karena bangsa Israel menganggap nama itu terlalu suci dan takut salah mengejanya (sebab hukum taurat menuntut hukuman mati bagi yang menyebut nama YHWH dengan tidak hormat ) maka setiap kali menemukan bacaan yang bertuliskan YHWH mereka menyebutnya ADONAY. Clements dari Alexandria pada awal abad ke 3 Masehi mengucapkanya dengan kata Yunani IAOUE sedangkan Theodoret pada abad ke 4 mengatakan bahwa orang Samaria menyebutnya IABE dimana huruf B dalam bahasa Yunani dibaca V.

Perlu dicatat bahwa Musa menulis kitab taurat pada kira-kira tahun 1500 SM. Pada waktu itu bahasa Ibrani ditulis dari kanan ke kiri menggunakan huruf mati berbentuk bulat tanpa huruf vokal karena semua huruf dapat disuarakan. Sejak itu para katib ( Ahli kitab, pencatat / penyalin / juru tulis kitab ) menyalin gulungan-gulungan kitab Musa dan kitab lainya sebab gulungan kitab yang tua akan rusak dimakan umur. (Yeremia 36:32 Ezra 7:6,) Sampai pada waktu kelahiran Yesus dalam kurun waktu 1500 tahun kitab-kitab itu telah mengalami ribuan kali penyalinan melibatkan ratusan atau mungkin ribuan orang katib dalam jaman yang berbeda. Bahasa Ibrani jaman Musa telah mengalami banyak perubahan terutama dalam masa pembuangan di Babel dimana orang Ibrani menggunakan bahasa Aramaic bahasa resmi kerajaan Persia. Para katib dalam menyalin kitab tidak lagi menggunakan huruf Ibrani yang berbentuk bulat melainkan menggunakan huruf Aram yang berbentuk persegi, dan ada ungkapan yang mereka tambahkan untuk memperjelas arti atau kisah yang mereka salin itu. Contohnya dapat kita lihat dalam kisah kematian Musa yang tercatat pada bagian akhir kitab Ulangan( Ulangan 35:5-12 ). Kitab taurat ditulis oleh Musa,( Ulangan 31;24 ) oleh sebab itu kisah kematianya pada bagian akhir kitab ulangan itu mustahil ditulis olehnya.

Dibawah ini adalah perbandingan terjemahan Alkitab Matius 28:18 dalam bahasa Indonesia dari tahun 1629 sampai tahun 1974 yaitu kurun waktu 345 tahun yang menunjukan perubahan besar dalam perkembangan bahasa Melayu Indonesia.

Matius 28:18 ( RUYL 1629 ) Makka Jesus mampir dean’ja berkatta dang’ann’ja, daan katta: pada aku jadi memmeri segala kawassahan de dalam surga daan atas bumi.

Matius 28:18 ( Browerius 1668 ) Macca mannacalla Jesu datang capada diorang catta catta padanja, cattanja, Pada Aku jaddi bri segalla cauwassa dallam Surga daen de atas boumi.

Matius 28:18  ( LEYDEKKER 1737 ) Maka berdatanglah Xisaj, dan katalah pada marika ‘itu, sabdanja: samowa peng`awasa`an telah deberikan padaku didalam sawrga dan di`atas bumi.

Matius 28:18 ( BODE 1938 ) Maka Yesus menghampiri mereka itu, lalu bertutur kepada mereka itu, sabda-Nya, “Bahwa segala kuasa dikaruniakan kepada-Ku. Baik di surga baik di atas bumi ini.

Matius 28:18 ( TB 1974 )Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Sebagaimana yang dapat kita lihat dengan jelas pada ayat-ayat Matius 28:18 diatas bahwa hanya dalam kurun waktu 345 tahun bahasa Melayu Indonesia telah mengalami perkembangan yang begitu besar, anda bisa bayangkan perkembangan yang terjadi dalam bahasa Ibrani selama 1500 tahun bukan ? Orang Ibrani jaman Musa dapat dengan mudah menyebut HYH, YHW atau YHWH, namun orang Ibrani yang hidup maupun yang kembali dari pembuangan di Babel kira-kira tahun 400 SM tidak bisa lagi menyebutnya.

Itulah sejarah dimana Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan sebutan HYH yang berkembang menjadi YHW, kemudian YHWH. Namun jauh sebelum Musa lahir Tuhan sudah menyatakan diri dan dikenal oleh umat manusia dengan nama El seperti contoh dibawah ini ;

1. EL-ELYON ( kejadian 14:18-20,22 ) Arti : Allah yang mahatinggi.

2. EL-ROI ( Kej 16:13) Arti: Allah yang melihat

3. EL-SHADDAY ( Kej 17:1; 28:3; 35:11; ) Arti: Allah yang maha kuasa yang sedang berdiri seperti gunung. kuat, teguh, tidak goyah.

4. EL-OLAM ( Kej 21:33 ) Arti: Allah yang kekal—Tidak berubah.

5. EL-BETEL ( kejadian 31:13 Arti : Allah yang di Betel.Tempat Yakub bermimpi bertemu Tuhan.

Bahkan Yakub leluhur bangsa Israel yang oleh Allah dirubah namanya menjadi Israel menyebutnya “ EL ELOHIM YISRAEL “ (kejadian 33:20 ) yang berarti “Allah (EL) adalah Allah (ELOHIM) Israel”. Yakub tidak menyebut-Nya “ YHWH ELOHIM YISRAEL “ yang berarti “YHWH adalah Allah Israel” seperti yang dikatakan Musa dan Harun didepan Firaun ( kejadian 5:1 ) Yosua didepan anaknya ( Yosua 7:9 )nabi Habakuk, Samuel, Yesaya, raja Daud dll yang kesemua mereka adalah keturunan Yakub, sebab Tuhan memperkenalkan diri-Nya didepan Yakub sebagai EL bukan YHWH.

Demikianlah jauh sebelum Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai HYH ( AKU ADALAH AKU ) kepada Musa, umat manusia dan leluhur Musa yaitu Abraham, Ishak dan Yakub mengenal Tuhan dengan nama El.

Abraham adalah orang Ur-Kasdim Mesopotamia yang berbicara menggunakan bahasa Aramaic. Dalam dialek Aram El disebut ELAH, ELAHA atau AlAH, ALAHA. Orang Arab keturunan Ismael anak Abraham menyebutnya ILAH, ALAH, atau ALLAH sedangkan orang Israel menyebutnya EL, ELOHIM, ELOAH.

Orang kristen Melayu telah mengenal kata Allah sejak para penginjil menerjemahkan Alkitab mereka kedalam bahasa melayu yang banyak terpengaruh oleh bahasa Arab karena pengaruh budaya Islam yang telah masuk terlebih dahulu di tanah Melayu. Dimulai dari Albert Corneliz Ruyl yang menerjemahkan injil Matius pada tahun 1629 menggunakan kata Allah, disusul oleh Jan Van Hazel dan Justus Hernius tahun 1651, kemudian Daniel Brouwerius yang menerjemahkan perjanjian baru tahun 1668, kemudian Fransiscus Valentyn tahun 1677, kemudian oleh Melchior Leydekker tahun 1737 dan seterusnya sampai LAI resmi berdiri tahun 1954.

Yohanes 1:18  ( LEYDEKER 1737 ) Barang sa‘awrang tijada penah melihat ‘Allah: ‘Anakh laki 2 jang tonggal ‘itu, jang ‘ada dipangkuwan Bapa, ‘ija djuga sudah meng`artikan ‘itu.

Allah dalam Alkitab LAI adalah juga Elah Abraham (ARAMAIC), Allah Ismael(ARAB) dan Eloah Israel(IBRANI). Dialah Allah yang maha tinggi Tuhan umat manusia yang disebut oleh nabi Daniel dalam Daniel 4:2 yang ditulisnya dalam bahasa Aramaic.

Daniel 4:2 Aku berkenan memaklumkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang telah dilakukan Allah yang maha tinggi ( Elahh Illay ) kepadaku.

Berdasarkan pelajaran diatas maka adalah benar apabila kata EL,ELAHA dan Elohim diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi Allah, dan Allah bukanlah dewa bangsa Arab seperti tuduhan kaum namais, melainkan Allah yang maha tinggi adalah Tuhan umat manusia pencipta langit dan bumi.

Kesesatan kaum namais

Sekelompok orang yang kita sebut dengan nama “ KAUM NAMAIS ” mengajarkan bahwa kata YHWH adalah nama pribadi Elohim, itu sebabnya YHWH tidak boleh diterjemahkan menjadi Tuhan. Elohim adalah Tuhan yang bernama YHWH. jadi Elohim tidak boleh diterjemahkan sebagai Allah tetapi boleh diterjemahkan menjadi Tuhan, sedangkan YHWH tidak boleh diterjemahkan. YHWH harus tetap disebut sebagai YHWH.

Menerjemahkan kata Elohim sebagai Allah adalah sesat. Menerjemahkan YHWH sebagai Tuhan juga sesat. Apalagi menerjemahkan YHWH Elohim sebagai Tuhan Allah,adalah kesalahan besar. Itulah sebabnya mereka tidak mau menggunakan Alkitab LAI yang menerjemahkan Elohim sebagai Allah, bahkan mereka nekat menggugat LAI di pengadilan karena menerjemahkan Elohim menjadi Allah dan YHWH menjadi Tuhan. Bagi mereka Allah bukanlah Tuhan orang Kristen melainkan dewa bangsa Arab yang dijadikan Tuhan oleh umat Islam. Atas dasar itulah mereka membuat Alkitab KS-UPT ( Kitab suci umat perjanjian Tuhan ) yang terbit tahun 2002 yang disinyalir MENJIPLAK Alkitab LAI, dan KS-ILT ( kitab suci-Indonesian Literal Translation) yang tidak menggunakan kata Allah dan tidak menerjemahkan kata YHWH serta menerjemahkan KURIOS sebagai YHWH. Alkitab KS-ILT mirip dengan Alkitab KS-TDB ( Kitab suci terjemahan dunia baru )kepunyaan aliran sesat saksi Yehova yang juga tetap menggunakan kata YHWH.

Dalam sebuah acara pembagian 5000 Alkitab KS-ILT yang dilakukan oleh paguyuban Advent di Jakarta, Dr Yakub Sulistyo dedengkot kaum namais berkata;

“ nama Yahwe sesungguhnya adalah nama Tuhan yang benar yang harus digunakan oleh umat Nasrani “

senada dengan beliau koordinator paguyuban Advent Dr Joesak Dewantara berkata;

“ nama Yahwe adalah nama Tuhan yang digunakan oleh umat Nasrani dalam menyebut nama sang pencipta “

( suara pembaruan selasa 3 April 2012 hal 6 )

Nama Yesus

Kaum Namais mengajarkan bahwa karena nama pribadi tidak boleh diterjemahkan, maka Alkitab Lai yang menulis nama Yesus adalah tidak benar. Mereka mengajarkan bahwa nama Yesus yang sebenarnya adalah YESHUA HAMASYIAKH dari bahasa Ibrani karena Yesus adalah orang Ibrani. Oleh sebab itu dalam Alkitab haruslah ditulis YESHUA bukan Yesus. Begitu juga dengan Tuhan dalam perjanjian baru haruslah ditulis YHWH. Sementara Allah Bapa bagi mereka bukanlah siapa-siapa.

Mereka mengajarkan :

“ Berdoalah kepada TUHAN, minta DIA memberikan petunjuk. Ingat: kepada TUHAN Jangan kepada ALLAH. Jangan kepada Tuhan ALLAH. Jangan kepada Allah Bapa. Jangan kepada YESUS. Jangan kepada Tuhan Yesus. Sebab, jika kepada SIAPA Anda berdoa, “dia” lah yang akan menjawabnya.”

( sumber dikutip dari gkmin.net tahun 2009 )

Mereka mengajarkan bahwa Allah, Tuhan Allah, Allah Bapa, Yesus dan Tuhan Yesus bukanlah Tuhan orang Kristen. Bagi mereka Tuhan orang Kristen adalah YHWH dan YESHUA. Selain kedua nama itu bukanlah Tuhan orang Kristen. Kalau mau berdoa, berdoalah kepada YHWH dan YESHUA bukan kepada nama lainya sebab kepada SIAPA” anda berdoa “dia” lah yang akan menjawabnya. Benarkah ajaran demikian ?

Mari kita mengujinya :

Tuhan Yesus dan para Rasul hidup pada jaman kerajaan Romawi menjajah bangsa Israel. Bahasa Internasional saat itu adalah bahasa Yunani sebab Sebelum Romawi berkuasa daerah timur tengah dikuasai oleh kerajaan Yunani dibawah Alexander agung sehingga kebudayaan Helenis ( kebudayaan Yunani ) termasuk bahasa Yunani dipakai secara umum dimana-mana. Bahasa sehari-hari yang digunakan Yesus dan para Rasul adalah bahasa Aramaic yang sudah digunakan orang Yahudi semenjak mereka tinggal di pembuangan di Babel sampai kembalinya mereka dari pembuangan ke tanah palestina.

Kitab perjanjian lama ASLI ( Tanakh ) ditulis dalam bahasa Ibrani, namun kitab perjanjian lama yang umum digunakan pada saat itu adalah kitab SEPTUAGINTA LXX yaitu hasil terjemahan tanakh ke dalam bahasa Yunani oleh 72 orang tua-tua Yahudi di kota Alexandria Mesir atas perintah resmi Imam besar Eliezer di Yerusalem yang memenuhi permintaan Ptolemis raja Mesir. kitab perjanjian lama bahasa Yunani ini sudah RESMI dipakai oleh orang Yahudi selama 300 tahun sebelum kelahiran Yesus. Kitab perjanjian lama yang dipakai Yesus saat mengajar di Synagoge adalah kitab septuaginta ini yang telah menerjemahkan kata YHWH menjadi KURIOS dan ELOHIM menjadi THEOS. Para Rasul dan penulis Kitab perjanjian baru juga memakai septuaginta pada saat mereka menulis kutipan nubuatan perjanjian lama dalam kitab perjanjian baru.

Perlu dicatat bahwa para TUA-TUA adalah PERWAKILAN resmi bangsa Israel sesuai perintah Tuhan dalam Bilangan 11:16-17. Dengan demikian penerjemaham Tanakh Ibrani kedalam bahasa Yunani dalam Septuaginta LXX oleh 72 orang tua-tua adalah sah menurut Hukum Taurat. Itulah sebabnya Tuhan Yesus dan para Rasul tidak mempermasalahkan soal terjemahan ini.

Saat ini 2300 tahun kemudian sekelompok orang yang kita sebut kaum namais menggugat dan mempermasalahkan soal terjemahan itu. Dengan demikian jutaan orang Yahudi yang hidup sejak abad 3 SM dan milyaran orang kristen yang hidup sejak abad pertama Masehi yang tidak menyebut YHWH dan ELOHIM termasuk para rasul yang menulis KURIOS dan THEOS, bahkan Tuhan Yesus sendiripun dianggap sesat oleh kaum namais. Apakah Dr Yakub Sulistyo dan Dr Joesak dewantara dari paguyuban Advent serta para pengagung nama YHWH lainnya lebih “Capable” dari Eliezer imam besar bait Tuhan di Yerusalem ? atau mereka lebih paham bahasa Ibrani daripada 72 orang tua-tua yang resmi mewakili umat Yahudi ? atau mungkin mereka lebih tahu daripada para Rasul dan Tuhan Yesus sendiri ?

Sebagaimana kitab perjanjian lama ( Tanakh ) Ibrani yang sudah diterjemahkan dan dipakai secara RESMI dalam bahasa Yunani, demikian pula kitab-kitab perjanjian baru ditulis oleh para Rasul dan wakil-wakil mereka dalam bahasa Yunani. Kecuali Logia Matius yang ditulis dalam bahasa Aramaic, kitab-kitab dalam  perjanjian baru  ASLI semuanya ditulis dalam bahasa Yunani. Nama Yunani yang tertulis dalam kitab perjanjian baru adalah IESOUS yang dibaca YESUS oleh orang Indonesia, disebut JESUS oleh orang Inggris.

Yesus ( IESOUS ) adalah nama pribadi dari Tuhan kita ( KURIOS ) sedangkan gelarnya adalah KRISTUS ( CHRISTOS ) yang berarti YANG DIURAPI. Ia adalah anak Allah ( THEOS ) yang mahatinggi. Rasul Paulus menulis suratnya untuk jemaat Roma dalam bahasa Yunani ;

Roma 1:4  dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

Dalam kitab perjanjian baru ASLI, tidak pernah ada tulisan yang namanya YESHUA maupun YHWH melainkan IESOUS dan KURIOS atau KURIOS IESOUS yang dalam bahasa Indonesia ditulis TUHAN YESUS. Kaum namais tidak tahu sejarah Alkitab atau memang sengaja ingin menyesatkan anak-anak Tuhan agar tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan. Inilah ciri-ciri pekerjaan iblis yang menyamar menjadi malaikat terang.

Allah Bapa

Dalam kitab perjanjian baru tidak ada lagi kata YHWH karena bahasa yang digunakan adalah bahasa Yunani. Tuhan (YHWH) dalam perjanjian baru adalah KURIOS. dan Allah (EL,Elohim) adalah Theos.

HAYAH ASHER HAYAH (YHWH) = Aku adalah Aku. Aku ada sebagaimana Aku ada.

Keluaran 3:14  Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Yesaya 44:6  Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

Yesaya 48:12  “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

KURIOS = Yang dulu ada,sekarang ada dan akan tetap ada.

Wahyu 1:8  “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. ( Wahyu 1:17-18 )

Wahyu 2:8  “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:

YHWH adalah yang TERDAHULU dan TERKEMUDIAN. KURIOS adalah yang AWAL dan yang AKHIR yang telah mati dan bangkit kembali. YHWH telah menjelma menjadi KURIOS dialah Tuhan kita Yesus Kristus.

ELOHIM dalam perjanjian lama adalah THEOS dalam perjanjian baru, dialah Allah kita. Allah ( THEOS ) dalam perjanjian baru memperkenalkan diri-NYA sebagai THEOS PATER ( Allah Bapa )karena sudah lahir anak-Nya yang tunggal yang dinubuatkan oleh banyak nabi dalam perjanjian lama, maka Allah pun dipanggil Bapa oleh anak-Nya Yesus kristus Tuhan kita.

2 Korintus 1:3  Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan

Kepada-Nya lah kita diajarkan oleh Yesus untuk berdoa  “ Bapa kami didalam surga, dikuduskanlah nama-MU, datanglah kerajaan-MU, jadilah kehendak-Mu dibumi seperti disurga “ Maka Allah-pun menjadi Bapa kita juga

1 Korintus 1:3  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

LIMA kesalahan utama kaum namais yang cukup untuk membuat mereka disebut sesat bahkan Penyesat adalah ;

1. menganggap nama Allah sebagai nama berhala bangsa Arab yang kemudian digunakan oleh umat Islam, padahal sesungguhnya Allah adalah Allah yang mahatinggi pencipta langit dan bumi Tuhan umat manusia.

2. Menganggap nama YHWH sebagai nama pribadi Tuhan yang tidak boleh diterjemahkan, padahal para Rasul dan Tuhan Yesus sendiri tidak mempermasalahkan soal terjemahan ketika mereka menggunakan kitab Septuaginta LXX yang diterjemahkan oleh 72 tua-tua mewakili bangsa Yahudi secara resmi menurut hukum taurat  yang sudah menerjemahkan kata YHWH dan ELOHIM menjadi KURIOS dan THEOS.

3. Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Musa sebagai HYH bukan Yahweh. Bukti sejarah menunjukan bahwa sebelum lewat abad ke 5 SM, tidak ada kata yang berakhir dengan “EH” seperti dalam kata Yahweh. Jika mereka konsisten seharusnya yang digunakan adalah HYH bukan Yahweh sebab Yahweh bisa saja ditulis Yehuwah, Yehovah, atau Yehovih. Dengan demikian itu tidak mutlak harus Yahweh dan itu adalah hasil perkembangan bahasa yang digunakan orang Israel untuk HAYAH.

4. Karena nama pribadi tidak boleh dirubah yang menyebabkan menerjemahkan YHWH menjadi Tuhan itu dianggap sesat, maka konsekwensinya adalah nama Yesus juga sesat karena menurut mereka nama pribadi Yesus sebenarnya adalah YESHUA bukan YESUS. Tanpa disadari justru oleh anggapan ini mereka telah terperosok kedalam lobang yang digali sendiri karena tetap mencantumkan nama YESUS bukannya YESHUA dalam Alkitab ILT mereka. Mengapa hal ini terjadi ? sebab ibarat makan buah simalakama Menulis YESHUA salah karena SEJARAH membuktikan perjanjian baru ditulis IESOUS bukan YESHUA.

5. Disatu sisi menganggap Alkitab LAI adalah SESAT karena menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi Tuhan dan Allah itu sebabnya mereka tidak mau menggunakannya bahkan menggugat LAI di pengadilan oleh karena terjemahan yang dianggap sesat ini. Sementara disisi lain, Alkitab ILT mereka justru bersumber dari Alkitab Inggris KJV yang juga sudah menerjemahkan YHWH menjadi LORD dan ELOHIM menjadi GOD. Kalau LAI SESAT karena menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi Tuhan dan Allah lalu apakah KJV tidak SESAT menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi LORD dan GOD sehingga dijadikan sumber Alkitab ILT mereka ? sungguh merupakan standart ganda yang tidak terpuji.

Tiga kemungkinan mengapa kaum namais tetap gencar mengajarkan ajaran salah mereka dan tetap gencar mempromosikan Alkitab ILT mereka ;

1. Mereka tidak belajar Alkitab dengan cara yang benar sehingga tidak tahu bahwa ajaran mereka salah.

2. Mereka adalah guru-guru palsu yang hanya mengejar keuntungan materi dari hasil percetakan Alkitab ILT mereka, itu sebabnya mereka tidak perduli meskipun banyak orang telah menunjukan kesalahan dan kengawuran mereka.( Roma 16:18 )

3. mereka adalah antek-antek iblis yang menyamar menjadi malaikat terang.

Semoga Tuhan mengampuni mereka.

18 Comments

Filed under Ajaran Kristen

DUNAMIS GMIM = GERAKAN SAKIT HATI DAN TIDAK TRANSPARAN

Didalam sejarah PRMI nama Dennis Bennet dan Louis evans yang merupakan tokoh-tokoh gerakan kharismatik tahun 1960 tercatat sebagai contoh atau pelopor gerakan yang melahirkan organisasi yang dibentuk di Oklahoma pada bulan mei 1966 dengan nama Presbyterian Pastor Charismatic Comunion ini. Organisasi ini dipimpin oleh Brick Bradford.

Karena gerakan ini juga melibatkan bahkan juga menargetkan jemaat Presbyterian awam,maka akhirnya namanya dirubah menjadi Prebyterian Charismatic Communion ( PCC ).Pada perkembangan selanjutnya karena ada anggota dan simpatisan yang bergabung berasal dari gereja reformed,maka pada tahun 1984 namanya kembali berubah menjadi Prebyterian & Reformed Renewal Ministries International.Pada tahun 1989 Brick Bradford pensiun dan digantikan oleh Dr Zeb Bradford Long memimpin PRMI.

PRMI bukanlah gereja dan juga bukan denominasi,melainkan sebuah organisasi nirlaba yang berkedudukan di Kanada,Inggris dan Amerika serikat.

Sebagaimana gereja-gereja aliran pentecostal dan kharismatik yang mengakui 3 gerakan atau 3 gelombang pencurahan Roh kudus,yaitu :

1. Gerakan Pantekosta klasik yang muncul di Topeka tahun 1900an dengan salah satu tokohnya yaitu Charles Fox parhan.

2. Gerakan hujan akhir ( Latter Rain movement )  yang muncul tahun 1950an dan dianggap bidah oleh gereja-gereja sidang jemaat Allah waktu itu.dengan salah satu tokohnya Morris Cerullo

3. Third wave pentecostal ( gelombang ketiga pencurahan Roh kudus ) tahun 1980an.dengan salah satu tokohnya Peter Wagner,

Demikian juga halnya  dengan PRMI dibawah Dr Brad long percaya ajaran Peter Wagner mengenai gelombang ketiga pencurahan Roh kudus.Tulisan Peter Wagner mengenai Third Wave Pentecostal juga dikutip oleh PRMI dalam perjalanan sejarah organisasi ini.

Dalam salah satu tulisan pada bagian lain yang bercerita tentang program dunamis yang diajarkan di GMIM,Dr Brad Long mengaku terus terang bahwa dia SAKIT HATI karena program dunamis yang dibawa oleh PRMI ternyata tidak mendapat sambutan positif dikalangan gereja-gereja arus utama di Amerika,Inggris dan Kanada.Namun lainya halnya negara-negara tersebut yang menjadi tempat bagi para petinggi GMIM menimba ilmu teologia untuk jenjang Doktor,di sini justru terjadi hal yang sebaliknya bahwa para petinggi GMIM menyetujui program ini diajarkan di GMIM.Kenapa hal ini bisa terjadi ? Kenapa program yang kontroversial ini bisa lolos di ketuk palu dalam sidang pengambilan keputusan di aras Sinodal ? Kenapa PRMI yang 100 % adalah gerakan kharismatik ini bisa diijinkan untuk diajarkan di GMIM . Karena ternyata banyak petinggi GMIM tidak lagi melihat dan mempelajari apa itu PRMI yang sebenarnya dan ada praktek-praktek culas dan tidak transparan yang dijalankan oleh petinggi GMIM yang membawa program ini masuk kedalam GMIM.Banyak pendeta kemudian menyadari dan mengakui bahwa mereka kecolongan karena percaya saja bahwa PRMI adalah lembaga resmi yang ada hubunganya dengan gereja kita.

Dari ulasan kita mengenai sejarah organisasi dan proses pengambilan keputusan mengenai program diunamis di GMIM ini,kita bisa melihat bahwa ternyata ada hal-hal terselubung dan tidak transparan yang dilakukan oleh OKNUM petinggi Sinode yang berusaha meloloskan program ini.

Mengingat salah satu syarat PRMI bahwa untuk bisa menghadirkan Dr Brad Long dkk harus membayar sejumlah uang muka sebagai biaya akomodasi dari tim ini,lalu kemudian membayar sisanya setelah program selesai dijalankan,maka kami menyarankan agar program dunamis di AUDIT dan diumumkan kepada jemaat berapa sebenarnya biaya yang telah dikeluarkan oleh Sinode dalam menjalankan program ini sebab jemaat perlu tahu dan berhak mendapatkan informasi apakah uang jemaat telah digunakan sesuai dengan keperluanya atau justru telah dimanfaatkan oleh OKNUM-OKNUM petinggi GMIM untuk memperkaya diri sendiri.

Mengingat juga bahwa banyak jemaat yang telah menolak pendeta mereka yang telah mengikuti dan mempraktekan ajaran dunamis dalam gereja mereka,maka adalah hal yang bijaksana apabila program ini dihentikan saja karena telah meresahkan warga GMIM.

1 Comment

Filed under Uncategorized

GEREJA KHARISMATIK INJILI MINAHASA

Karena gencarnya penginjilan dari gereja-gereja aliran kharismatik di tanah minahasa,banyak warga GMIM ( Gereja Masehi Injili di Minahasa) yang pindah dan dibaptiskan kembali di gereja-gereja tersebut.Ternyata hal ini menjadi keprihatinan para petinggi GMIM yang menjabat saat ini dan mereka pun berusaha untuk meminimalisir kepindahan jemaat  ke gereja kharismatik dengan cara mengundang Dr Brad Long dan kawan-kawan untuk mengajarkan ajaran kharismatik di dalam GMIM agar jemaat juga dapat merasakan SENSASI dibaptis dengan Roh kudus dan dapat melakukan berbagai mujizat yang bukan mujizat,berbahasa roh siraba-raba-raba yang samasekali bukan bahasa roh dll KUASA DUNAMIS oleh Dr Brad Long dan kawan-kawan dengan program DUNAMISnya sebagaimana yang juga dilakukan oleh kebanyakan gereja kharismatik. Dengan demikian jemaatpun tidak perlu lagi pindah gereja karena di gerejanya sendiri sudah bisa merasakan hadirat Roh kudus.

Kelihatanya ini adalah sebuah langkah yang bijaksana dan mulia demi menjaga domba-domba GMIM tidak pindah kekandang lain,namun apakah ini memang tindakan yang benar dan tidak bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab serta tidak menghianati sumpah setia yang diucapkan ketika mereka diangkat sebagai pendeta di gereja GMIM ?

 Salah satu petinggi GMIM yang perduli itu adalah wakil ketua sinode GMIM bidang kerjasama dan kemitraan Pdt Roy Deky Tamaweol.Beliau dengan gagahnya membela ajaran DUNAMIS yang dibawanya ke dalam GMIM dengan dalih “ Dalam rangka menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja Karismatik yg semakin merajalela, mencari domba di kandang orang.” ,dalam sebuah diskusi yang diadakan di Gereja GMIM bukit sion Watutumouw yang disebabkan oleh penolakan dari PELSUS dan jemaat bukit sion terhadap pendeta mereka yang mulai menerapkan ajaran DUNAMIS yang ngaco belo itu,pada hari ini tgl 3 juli 2011

Demi menjaga kawanan dombanya agar tidak lari kekandang lain maka para petinggi GMIM berani melawan ajaran Alkitab dengan memasukan ajaran kharismatik yang berasal dari luar Alkitab seperti minyak urapan yang sudah tidak dipakai lagi dalam perjanjian baru dan membagi-bagi kuasa Roh kudus seperti membagi kacang goreng kepada siapa yang mau dibagi oleh Dr Brad Long dan kawan-kawan,seakan akan Roh kudus bukanlah Allah melainkan kacang goreng yang bisa dibagi-bagi sekehendak hati mereka.Bahkan demi menjaga agar program DUNAMIS berjalan lancar para petinggi yang mendukung gerakan ini dengan gagahnya melakukan cara-cara CURANG yang tidak terpuji dengan tidak mengundang para pendeta yang menolak gerakan ini dalam sidang pengambilan keputusan yang berhubungan dengan program ini.Mungkin ini adalah salah satu cara KUASA DUNAMIS bekerja yaitu dengan cara-cara yang tidak terpuji,karena yang pasti kalau KUASA Allah ROH KUDUS yang bekerja tidak akan mungkin menempuh cara-cara seperti itu.

Sejak diajarkanya program DUNAMIS di UKIT Tomohon,banyak pendeta yang sudah mengikuti program ini dan menerapkannya di gereja-gereja mereka mendapat penolakan dari jemaat gereja mereka.Salah satu contoh adalah jemaat GMIM bukit sion Watutumou. Mereka hanyalah jemaat awam namun dituntun oleh Roh kudus untuk bisa melihat mana ajaran yang benar dan mana ajaran yang salah,sementara para pendeta yang mengikuti program DUNAMIS yang adalah sarjana-sarjana teologia itu telah dibutakan oleh roh DUNAMIS sehinga tidak bisa melihat bahwa ajaran mereka bertentangan dengan ajaran Alkitab,bahkan juga berani melakukan hal-hal yang tidak terpuji demi memuluskan program ini.

Dalih yang dikemukakan pdt Roy yaitu “ Dalam rangka menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja Karismatik yg semakin merajalela, mencari domba di kandang orang.” Adalah alasan yang terlalu naif dan sangat dangkal.Sebab untuk menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja kharismatik bukan dengan memasukan ajaran kharismatik ke dalam GMIM melainkan seharusnya membekali jemaat dengan ajaran yang benar agar tidak terpengaruh dan pindah gereja.Untuk menyelamatkan seseorang agar tidak merampok bukan dengan mengajarkan cara-cara merampok tetapi mengajarkan bahwa merampok itu tidak benar agar seseorang tidak merampok.

Melihat sepak terjang serta peryataan pdt Roy sepertinya terlalu sederhana bila alasanya hanya demi menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja kharismatik sebab bila hanya untuk itu banyak hal yang bisa dilakukan selain mengajarkan cara-cara kharismatik di dalam GMIM.Tidak tertutup kemungkinan dalam program ini ada uang dibalik batu sehingga apapun dilakukan untuk membela program yang nyata-nyata telah mendapatkan penolakan dari banyak jemaat GMIM.

Apabila pdt Roy Deky Tamaweol suatu hari nanti terpilih menjadi ketua sinode GMIM,tidak tertutup kemungkinan GMIM akan berubah nama menjadi GEREJA KHARISMATIK INJILI MINAHASA.

Semoga hal ini tidak terjadi.

 

 

5 Comments

Filed under Ajaran Kristen

Membaca yang tidak dibaca

1 Yohanes 2:21 Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.

Gerakan Millerite

Di New York Amerika serikat, seorang pendeta gereja Baptis bernama William Miller  (1782-1849) memimpin sebuah kelompok yang menyelidiki Kitab Daniel 8 yang berhubungan dengan nubuatan Daniel tentang 2300 petang dan pagi. Dia menubuatkan bahwa Yesus akan datang tahun 1834. Nubuatanya tidak terbukti. Kemudian dia mengubah nubuatanya bahwa Yesus akan datang ke bumi pada tanggal 22 Oktober 1844

Setelah menunggu dengan penuh keyakinan,hari itupun berlalu tanpa suatu kejadian yang diharapkan. Belakangan pengikut-pengikut Gerakan Miller ini menyadari bahwa mereka telah keliru menafsirkan hari kedatangan kembali Yesus, dan menyebut hari yang mereka harapkan Yesus akan datang sebagai ” Hari Kekecewaan besar “. William Miller menyadari kesalahanya dan mengundurkan diri dari gerakan tersebut. Namun seorang pengikutnya bernama Ellen G White justru menubuatkan hal yang lainya. Dia mengatakan bahwa nubuatan Miller memang benar bahwa tanggal 22 oktober 1844 Kristus sudah datang namun Dia tidak turun ke dunia melainkan masuk kedalam ruang maha suci.

Sekitar 20 tahun pengikut-pengikut Miller tersebar di Amerika Serikat tanpa terorganisir. Pada tanggal 23 Mei 1863 Pengikut-pengikut Gerakan Miller ini dipimpin oleh James White, Ellen G White, dan Joseph Bates, secara resmi membentuk organisasi gereja yang bernama General Conference of Seventh-day Adventists di Battle Creek Michigan. Gereja Advent masuk ke Indonesia pada tahun 1901 di Padang Sumatera Barat.

Ellen G White (1827-1915)

Ellen White terlahir dengan nama Ellen Harmon bersama Elizabeth Harmon sebagai anak kembar pada tanggal 26 november 1827, dari pasangan Uenice dan Robert Harmon. Ellen Harmon menikah dengan James White Agustus 1846 dan menjadi Nyonya Ellen G White.

Sepanjang hidupnya ia telah menulis puluhan ribu artikel dan 40 buah buku. Adventis percaya bahwa ia bukan hanya sekedar penulis yang berbakat,tetapi juga adalah pembawa pesan khusus yang ditunjuk Tuhan. Adventis percaya bahwa Ellen White diberikan karunia bernubuat oleh Tuhan. Adventis menempatkan karunia nubuat dari Ellen white sebagai dasar kepercayaan 18.

Karunia Nubuat (dasar kepercayaan 18)

Salah satu karunia Roh Kudus adalah karunia nubuat yang diwujudkan dalam pelayanan Ellen G. White.Tulisan-tulisannya merupakan sumber kebenaran yang berwewenang, yang terus memberi hiburan, bimbingan, petunjuk dan perbaikan kepada gereja. Tulisan tersebut juga memperjelas bahwa Alkitab adalah standar semua ajaran.

Itulah isi dari dasar kepercayaan 18 gereja Adventis.

Kewajiban untuk menguji

1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

1 Yohanes 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Nubuat harus diuji kebenaranya.

Dalam menilai Nubuatan kita harus berdasar kepada Alkitab. Alkitab memiliki tempat yang lebih tinggi daripada Nubuatan dan Penglihatan seseorang. Alkitablah sebagai satu-satunya standard kebenaran. Oleh karena itu kita harus belajar baik-baik Firman Tuhan, agar kita mengerti dan bisa membedakan apakah suatu nubuatan dan penglihatan itu benar-benar dari Tuhan.

Nubuat yang datang dari Allah tidak akan meleset, karena Kuasa Allah itu pasti. Adalah kewajiban setiap orang Kristen untuk juga menguji nubuat dan penglihatan .Hal ini sangat penting untuk kita sadari, sebab banyak orang Kristen yang mengaku menerima nubuat dan penglihatan langsung ditelan begitu saja tanpa mengujinya.

Nubuat dan penglihatan tidak boleh bertentangan dengan Firman yang telah tertulis dalam Alkitab. Jika nubuat dan penglihatan bertentangan dengan Alkitab, maka nubuat dan penglihatan itu bukan dari Allah. Allah tidak mungkin bertentangan dengan diri-Nya sendiri. Allah tidak mungkin membatalkan dan melawan firman yang telah ditetapkan-Nya sendiri dalam Alkitab.

Ulangan 18:22 apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”

MENGUJI NUBUAT DAN AJARAN ELLEN G WHITE

Dalam bukunya The great controversy hal 521 Ellen White berkata “ Seluruh Alkitab harus diberikan kepada orang apa adanya sebagaimana yang dapat dibaca. Adalah lebih baik bagi mereka tidak memiliki pengajaran Alkitab samasekali, daripada memiliki pengajaran yang tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Alkitab “

Kata-kata Ellen White diatas adalah benar dan tepat. Oleh karena itu marilah kita melihat apakah nubuat dan pengajaranya sesuai dengan apa yang dikatakanya diatas.

Seperti yang telah dibahas diatas, bahwa Ellen G White ( EW )telah menuangkan ajaran-ajaranya dalam 40 buah buku yang dapat kita baca saat ini. Dalam buku-buku tersebut dia menuliskan banyak kejadian-kejadian nubuat yang diakuinya berasal dari Tuhan, yaitu antara lain :

Masa depan Yerusalem

Dalam buku early writings hal 75, EW menubuatkan bahwa kota Yerusalem tidak akan pernah dibangun kembali.

Kenyataanya sejak Negara Israel berdiri pada tahun 1948 sampai saat ini kota Yerusalem telah dibangun kembali. Dengan demikian nubuatanya tidak terbukti.

Inggris akan menyerang Amerika pada tahun 1862

Dalam buku testimony of the church vol I hal 259 , EW menubuatkan bahwa Inggris akan mengumumkan perang dan menyerang Amerika dalam perang saudara pada tahun 1862

“ Amerika akan rata dengan tanah “ ujarnya.

Sejarah Amerika dengan jelas mencatat bahwa Inggris tidak pernah menyatakan perang dengan Amerika dalam perang saudara di Amerika, dan Amerika tidak pernah rata dengan tanah melainkan menjadi Negara adikuasa sampai saat ini. Kembali nubuatnya tidak terbukti.

Hari dan jam waktu kedatangan Yesus

Dalam buku Early writings hal 15, EW menubuatkan “segera kita akan mendengar suara Tuhan seperti air bah yang akan menyatakan hari dan jam kedatangan Yesus “

Dalam buku The great controversy hal 640, EW kembali menubuatkan hal yang sama bahwa suara Tuhan terdengar dari surga menyatakan hari dan jam kedatangan Yesus dan membawa perjanjian terakhir bagi umat-Nya.

Dalam buku Selected messages bab I hal 76, EW menubuatkan bahwa dia mendengar suara Tuhan berkata tentang jam kedatangan Tuhan Yesus tetapi ketika dia keluar dari penglihatanya,dia lupa jam berapa Yesus akan datang.

Yesus akan segera datang pada tahun 1850

Dalam buku Early writings hal 64 EW menulis bahwa pada tanggal 27 juni 1850 malaikat yang mendampinginya berkata “ Waktu sudah hampir habis “ kata malaikat itu “ Bersiaplah,bersiaplah “. Didalam buku yang sama pada hal 64 EW menambahkan bahwa hanya beberapa bulan dari saat itu Yesus akan datang.

Adventis yang hidup pada tahun 1856 akan hidup dan melihat kedatangan Yesus.

Dalam buku testimony for the church vol I hal 131-132, dalam pertemuan di Batlle creeck Michigan pada bulan mei 1856 EW menubuatkan “ sebagian yang hadir dalam meeting akan menjadi makanan bagi cacing-cacing,dan sebagian lagi akan hidup “

Sayang sekali sampai Ellen White mati di rumahnya di St Helena California pada 16 juli 1915 dan dikuburkan di Batlle creek Michigan 8 hari kemudian, bahkan sampai saat ini, Yesus belum juga datang. Pertanyaanya, lalu suara siapakah yang didengarnya yang dicatat dalam buku-buku tersebut diatas ? apakah yang didengarnya suara iblis ataukah Ellen White berbohong alias menipu umatnya para Adventis ? karena terbukti bahwa bukanlah suara Tuhan yang didengarnya.

Tentang hari kedatangan Tuhan Alkitab mengajarkan :

Matius 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.”

Alkitab dengan jelas berkata bahwa malaikat di sorga, bahkan Tuhan Yesus sendiripun, tidak tahu kapan hari kedatangan-Nya akan tiba. Bagaimana mungkin manusia biasa seperti Ellen white dan kita bisa mengetahuinya ? Sudah jelas orang-orang yang berkata mengetahui waktu kedatangan Yesus adalah pembohong dan penipu.

Yesus bukanlah perantara bagi Allah dan manusia yang bukan Adventis.

Dalam buku Early writings hal 261, EW menubuatkan bahwa dia melihat “ seperti Yahudi menyalibkan Yesus, demikian pula gereja lain telah menyalibkan pesan ini, dengan demikian mereka tidak memiliki pengetahuan akan jalan menuju ke tempat paling suci, dan mereka tidak akan mendapatkan manfaat dari Yesus sebagai perantara disana.”

Alkitab berkata :

Ibrani 7:25 Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

1 Yohanes 2:1 Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.

Alkitab dengan jelas berkata bahwa Yesus sanggup menyelamtkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah karena Yesus hidup senantiasa sebagai pengantara antara Allah dan Manusia. Ellen White hanya menakut-nakuti orang lain agar bergabung dengan gerejanya.

Pada hari-hari terakhir manusia,agar selamat,harus meninggalkan gereja NON Adventis

Dalam buku Early writings hal 261, EW menubuatkan bahwa dia melihat Tuhan berterus terang bahwa diantara anak gereja Adventis dan gereja yang telah jatuh (gereja lainya) akan dipanggil keluar dari gereja-gereja ini, dan menerima kebenaran dengan sukacita. “ Semua yang jujur akan meninggalkan gereja-gereja yang telah jatuh dan bergabung dengan Adventis “

Tidak ada satupun ajaran Alkitab yang berkata bahwa kebenaran berasal dari gereja,apalagi gereja Adventis yang dibangun diatas landasan kebohongan dan penipuan dari Ellen G White. Alkitab berkata Keselamatan hanya melalui Yesus kristus saja.

Yesus tidak ada disebelah kanan Allah Bapa sampai tahun 1844.

Dalam buku Christ in His sanctuary hal 98, Early writings hal 252-253 dan Great controversy hal 480, EW menubuatkan bahwa dia melihat Yesus tidak ada disebelah kanan Allah Bapa sampai tahun 1844.

“ Setelah selesai melakukan tugasnya dibumi Yesus memasuki Ruang suci dan menutup pintu ruanganya sampai tahun 1844.”

Alkitab berkata :

Kis 7:55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

Ibrani 10:12 Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah,

1 Petrus 3:22 yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

Alkitab Dengan jelas berkata bahwa setelah selesai melakukan tugas-Nya dibumi,Yesus naik kesorga dan duduk disebelah kanan Allah. Lalu bagaimana mungkin Ellen white berkata bahwa dia melihat Yesus tidak ada disebelah kanan Allah ? Apakah Alkitab kita salah ? atau Ellen White yang berbohong ? silahkan anda merenunginya.

Tuhan mengirim malaikat untuk menjadi lawan Kain

Ketika hati Kain menjadi panas karena persembahanya tidak diterima Tuhan melainkan persembahan Habel maka Tuhan mengirim malaikat untuk menjadi lawan Kain.

Dalam bukunya Spiritual gift vol 3 hal 48-49, EW menubuatkan bahwa Tuhan mengirim malaikat untuk berbicara kepada Kain “ Malaikat menanyakan kepadanya alasan mengapa dia marah, dan menginformasikan kepadanya apabila dia melakukan dan mengikuti petunjuk Tuhan dengan benar, Tuhan akan menerima dan menghormati persembahanya “ … “ Malaikat berkata kepada Kain bahwa tidak ada ketidakadilan dalam sisi Tuhan,atau sikap keberpihakan Tuhan kepada Habel”

Alkitab berkata :

Kejadian 4:5-7 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram ? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik ? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Dengan demikian jelas bahwa Tuhan tidak mengirim malaikat untuk berbicara dengan Kain melainkan Tuhan sendirilah yang berbicara pada Kain.Alkitab kitakah yang salah,atau Ellen white kembali berbohong ?

Menara Babel ada sebelum air bah

Dalam bukunya Spiritual gifts vol 3 hal 301, EW menulis bahwa Tuhan pertama kali menciptakan sistem penyembahan korban bakaran kepada Adam setelah kejatuhanya dalam dosa. Sistem ini telah dirusakan oleh mereka yang memisahkan diri mereka sendiri dari kepercayaan pengikut Tuhan dan bersekutu dalam pembangunan menara Babel,sebelum air bah.

Alkitab berkata dalam Kejadian 10:32 – 11:4 bahwa menara Babel dibangun sesudah air bah oleh keturunan Nuh yaitu keturunan dari anak-anaknya Sem, Ham dan Yafet.

Meterai dari Allah adalah Sabath

Dalam bukunya Testimonies for the Church, Vol.8 hal 117, Seventh day Adventis Bible Commentary  hal 977 dan Seventh day Adventis Bible Commentary hal 980, EW menulis bahwa Tuhan telah menetapkan sabath hari ketujuh sebagai meterai dan meterai dari Tuhan berlaku bagi mereka yang secara bersungguh-sungguh melakukan sabath Tuhan.

Alkitab berkata :

Efesus 1:13 Di dalam Dia kamu juga—karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu—di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Efesus 4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

2 Korintus 1:21-22 Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Alkitab dengan jelas berkata bahwa meterai dari Allah adalah Roh kudus bukan sabath. Ellen White sengaja mengajarkan ajaran salah untuk mendukung gerejanya sebagai gereja hari ketujuh yaitu hari sabath Tuhan.

Iblis menanggung dosa kita

Dalam bukunya The great controversy hal 422 dan 455 serta Testimoni of the church vol 5 hal 475, EW Menubuatkan bahwa dosa kita akan ditanggung oleh si penyebab kesalahan alias iblis si pendakwa dan pencipta dosa.

“ Sebagai imam,dalam memindahkan dosa kita dari bait suci surga,yang telah mengakui dosa mereka diatas kepala penyebab dosa,maka Yesus akan menempatkan semua dosa ini diatas iblis,pendakwa dan pencipta dosa”

Alkitab berkata :

1 petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa dosa kita telah ditanggung oleh Yesus Kristus dalam tubuh-Nya di kayu salib. Tidak ada ajaran dalam Alkitab yang menyatakan bahwa dosa manusia akan ditanggung iblis.Iblislah yang mengajarkan seperti itu.

Tidak ada dosa yang dihapuskan sebelum 22 oktober 1844

Dalam bukunya Christ in His sanctuary hal 122 dan The great controversy hal 485, EW menubuatkan bahwa tidak ada dosa yang dihapuskan sebelum tanggal 22 oktober 1844.

“ Ketika waktu ditetapkan untuk penghakiman – mendekati 2300 hari dalam tahun 1844 – Dimulailah pekerjaan investigasi dan penghapusan dosa “

” Adalah tidak mungkin dosa dihapuskan sampai sebelum waktu penghakiman, dimana kasus mereka akan di investigasi…ketika investigasi penghakiman ditutup, Yesus akan datang “

Alkitab berkata :

Yesaya 43:25 Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.

1 Yohanes 2:12 Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya.

Kisah Rasul 13:38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.

Hari penghakiman pada tanggal 22 oktober 1844 itulah hari “ kekecewaan besar ” dimana Yesus yang dinubuatkan akan datang ternyata tidak datang.Itulah juga hari yang dinubuatkan Ellen White sebagai hari penghakiman. Alkitab dengan jelas berkata bahwa dosa kita telah diampuni oleh karena nama-Nya,dan hari penghakiman tanggal 22 oktober 1844 itu hanyalah kebohongan Ellen White.

Keselamatan berdasarkan perbuatan

Dalam bukunya child guidance hal 13, EW mengajarkan bahwa keselamatan berdasarkan perbuatan.

“ Kau telah melalaikan pekerjaan rumah.Kau telah gagal melaksanakan pekerjaan yang dapat memasukan jiwa kedalam rumah di surga, kau tidak bisa masuk “

Alkitab berkata :

Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Roma 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Roma 3:27-28 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman! Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Alkitab berkata bahwa keselamatan hanya berdasarkan kasih karunia oleh iman dan bukan hasil pekerjaan kita.Ellen White kembali berbohong.

Orang Kristen akan berdiri dihadapan Allah tanpa perantaraan kristus.

Dalam bukunya testimony for the church vol 2 hal 191 dan The great controversy hal 425, EW mengajarkan bahwa orang Kristen akan berdiri dihadapan Allah tanpa Kristus sebagai mediator.

“ Bagi mereka yang hidup dimuka bumi ketika perantaraan kristus telah berhenti ditempat bait suci surga diatas, akan berdiri disamping Tuhan tanpa mediator “

Alkitab berkata :

Ibrani 7:25 Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Matius 28:20b …Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Ibrani 13:5b …Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Ellen white menubuatkan bahwa Tuhan Yesus telah memasuki ruang di bait suci surga pada tanggal 22 oktober 1844 dan itulah hari penghakiman dimulai,maka sejak saat itu tidak ada lagi perantaraan kristus. Alkitab dengan jelas berkata “ Aku akan menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman “

Tuhan membentuk dewan penasehat untuk memutuskan apa yang akan dilakukan.

Dalam buku spiritual gifts vol 3 hal 44, EW menubuatkan bahwa :

“ kabar tentang kejatuhan manusia dalam dosa menyebar ke seluruh pelosok sorga ketika kecapi berhenti. Para malaikat melemparkan mahkota mereka dengan sedih… Sebuah dewan dibentuk Tuhan untuk memutuskan apakah yang harus dilakukan terhadap pasangan yang bersalah ”

Alkitab berkata :

Yesaya 40:13-14 Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat ? Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian ?

Ini sama dengan penghinaan terhadap Tuhan karena merendahkan Tuhan sebagai pencipta yang maha segala-galanya. Apakah Tuhan yang maha segala-galanya perlu mendengarkan nasihat dari sebuah dewan yang terdiri dari ciptaan-Nya untuk mengambil keputusan ? Penghinaan terhadap Tuhan adalah dosa yang tidak bisa diampuni.

Menjiplak kata-kata dalam buku orang lain( Plagiarisme )dan mengaku sebagai penglihatan yang dinubuatkan Tuhan.

Dalam buku testimony for the church vol 3 hal 141 yang terbit tahun 1872, EW dengan jelas telah ketahuan menjiplak kata-kata dalam buku Philoshophy of health : Natural principal of health and cure yang ditulis oleh L.B.Coles ( Boston:Wiliam D Ticknor and company cetakan 1849,1851,1853 hal 144-145 ) Yang mungkin tersimpan dalam rak buku dirumahnya,yang kemudian oleh EW ditulis sebagai penglihatan yang disingkapkan oleh Tuhan.

Inilah tulisan itu :

Orang tua juga berada dibawah kewajiban untuk mengajar dan mewajibkan anak-anak mereka untuk menyesuaikan diri dengan aturan jasmani untuk kepentingan mereka sendiri…adalah aneh dan tidak bertanggung jawab apabila para ibu mencintai anaknya sedemikian rupa sehingga menuruti kehendak sang anak kedalam apa yang menyebabkan akan merugikan kebahagaiaan hidup mereka…Para manager dan guru-guru sekolah. Philoshophy of health : Natural principal of health and cure. Hal 144-145 terbitan tahun 1849,1851,1853

Bandingkan dengan tulisan EW yang dinyatakannya sebagai penglihatan.

Saya diperlihatkan bahwa sebuah penyebab besar dari sikap pendirian tercela yang ada dari sesuatu ialah, Orang tua tidak merasa berada dibawah kewajiban untuk membawa anak mereka untuk menyesuaikan diri dengan aturan jasmani…Para ibu mencintai anaknya dengan cinta yang berlebihan dan menuruti kehendak dan nafsu sang anak sementara mereka tahu bahwa itu akan merugikan kesehatan mereka dan membawa mereka kepada penyakit dan ketidakbahagiaan dalam hidup mereka…Para manager dan guru-guru sekolah. Testimonies for the Church, Vol. 3, p. 141, 1872.

Mengakui tulisan orang sebagai tulisan sendiri adalah kejahatan yang memalukan bagi manusia lainya, Tetapi menjiplak tulisan orang kemudian menyebutnya sebagai penglihatan dari Tuhan adalah perbuatan menghina Tuhan. Dalam hal ini Ellen White telah bersalah kepada manusia dan juga Tuhan. Inilah seorang Ellen White pendiri gereja Advent yang dipercaya oleh Adventis sebagai pembawa pesan khusus dari Tuhan.

ELLEN WHITE MENENTANG AJARANYA SENDIRI

Kebenaran adalah konsisten. Ajaran yang bertentangan dengan dirinya sendiri bukanlah kebenaran.

Alkitab berkata :

Masmur 119:89 Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.

Mari kita melihat ajaran-ajaran Ellen white yang menentang dirinya sendiri :

Ke-Tuhan-an Yesus

Dalam buku Seventh-day Adventis bible commentary vol. 7 hal 907, EW menulis bahwa “ Sifat ketuhanan Yesus tenggelam dan menderita di Calvary “

Dalam buku Seventh-day  Adventist  Bible Commentary, Vol. 5 hal. 1129, Ew menuliskan hal yang sebaliknya “ Sifat ketuhanan Yesus tidak menderita dan tenggelam di Calvary, meskipun demikian kebenaran itu,bahwa Allah sangat mengasihi dunia ini,sehingga diberikan-nya anaknya yang tunggal,sehingga yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal “

Manakah yang akan diikuti oleh para Adventis ? menderita atau tidak menderita ?

Tuhan dan anak-anak

Dalam bukunya An appeal to youth hal. 42 dan 62 cetakan 1864, EW menulis :

“ Tuhan mengasihi anak yang jujur dan tidak mengasihi anak yang tidak jujur. ingatlah bahwa Tuhan melihatmu dan tidak akan mengasihimu bila engkau melakukan kesalahan

Dalam bukunya Signs of the time terbitan 15 februari 1892, EW menulis hal yang sebaliknya :

“ Tuhan mengasihi anak-anak ketika mereka melakukan kesalahan. Jangan mengajarkan anak anda bahwa Tuhan tidak akan mengasihi mereka ketika mereka melakukan kesalahan

Ketika membaca kedua hal tersebut diatas saya benar-benar bingung, manakah yang akan Adventis ikuti. Dia yang mengajarkan seperti itu, kemudian dia bilang jangan mengajarkan seperti itu.ini persis dengan iklan rokok Plintat Plintut.

Daging Babi

Dalam bukunya Testimonie of the church vol.I hal 206-207,EW menulis:

Daging babi adalah makanan bergizi dan memberi kekuatan. Siapa yang bekerja dengan tanganya harus memelihara kekuatanya untuk melayani pekerjaanya…mereka harus memakan makanan bergizi untuk meningkatkan kekuatanya ”

“ Aku melihat (Penglihatan EW) bahwa daging babi tidak akan terbukti mendatangkan kecelakaan bila anda memakannya “

Dalam bukunya Selected Message bab 2 hal 417, EW menulis hal sebaliknya :

“ Daging babi meskipun adalah salah satu makanan yang paling digemari, adalah salah satu yang paling berbahaya ”

Dalam bukunya testimonie for the church vol 2 hal 94 EW menulis “ Jangan pernah menaruh diatas mejamu satu potongpun daging babi “

Katanya Penglihatan dari Tuhan, Memakan daging babi tidak akan mendatangkan kecelakaan. Lalu kenapa kemudian mengatakan bahwa daging babi paling berbahaya? Apakah Firman Tuhan berubah-ubah ? Tentu tidak ! Firman Tuhan adalah Ya dan Amin.

Mengenai makanan Alkitab berkata :

Markus 7:19 karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

1 Korintus 8:8 “Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

1 Korintus 10:25-26 Kamu boleh makan segala sesuatu yang dijual di pasar daging, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani. Karena: “bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.”

1 Timotius 4:1-5 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka. Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran. Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa semua makanan halal. Kita boleh makan semua yang ada dipasar daging karena kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman Bagi orang-orang yang mengajarkan bahwa sesuatu makanan haram, maka itulah mereka yang dimaksudkan oleh 1 Timotius 4:1-5 sebagai mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendusta seperti Ellen G White.

Pintu keselamatan

Dalam suratnya untuk Joseph Bates 13 juli 1847( White estate :Letter B-3 1847 ) EW mengatakan bahwa dia mendapatkan penglihatan bahwa pintu keselamatan telah ditutup pada tahun 1844,ketika dia sedang melakukan meeting bersama James,Israel Dammon dan banyak orang lainya pada pertengahan Februari 1845 di Exeter.Maine

” Banyak orang yang hadir tidak percaya bahwa pintu keselamatan telah ditutup, saya sangat menderita untuk menjelaskan kepada mereka dalam pertemuan itu. Tuhan bekerja dengan kuasanya menempatkan kebenaran dalam hati mereka, banyak dari mereka menjadi percaya dan siap berdiri didepan pintu yang tertutup “

Pernyataan bahwa pintu keselamatan telah tertutup pada tahun 1844 ditulis kembali oleh EW dalam bukunya Present truth hal 21-22 agustus 1849.

Dalam publikasi James white tahun 1847( a word to the “little flock” hal 22 ) James White suami Ellen white menceritakan kembali pengalaman diatas.

Namun dalam bukunya Selected message vol. 1 hal. 63 dan 74 EW menyangkal penglihatanya.

“ Adalah cahaya yang diberikan Tuhan kepada saya untuk memperbaiki kesalahan kita dan membolehkan kita untuk melihat posisi yang sebenarnya “

Benarkah apa yang dilihat Ellen white adalah penglihatan dari Tuhan ? bagaimana mungkin penglihatan dari Tuhan bisa berubah-ubah ? Sedangkan Tuhan mengatakan Firman-nya tetap untuk selama-lamanya ? Hanya satu jawabanya yaitu Ellen white berbohong !

Kesimpulan

Ellen White berkata dalam bukunya :

Pekerjaan saya… mambawa cap dari Tuhan atau cap dari musuh. Dalam hal apapun tidak ada pekerjaan setengah jalan. Kesaksian itu adalah berasal dari Roh Tuhan atau dari setan. Testimonies for the Church Vol. 4 hal 230.

Jika kesaksian-kesaksian itu berbicara tidak sesuai dengan firman Tuhan,tolaklah. Kristus dan iblis tidak bisa bersatu. Testimonies for the Church Vol. 5 hal 691.

Dari hasil ujian kita terhadap beberapa penglihatan dan nubuat dari sekian banyaknya penglihatan dan nubuat lainya yang belum sempat kita bahas, dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa Ellen G White bukanlah seorang pembawa berita dari Tuhan. Nubuat-nubuatnya tidak terbukti dan penglihatan-penglihatanya bertentangan dengan Alkitab, bahkan ada yang jelas-jelas adalah jiplakan dari tulisan orang lain yang diberi label penglihatan dari Tuhan.

Seorang pembawa berita Allah hanya perlu 1 kesalahan dari nubuatanya untuk membuktikan bahwa dia adalah nabi palsu. Sementara Ellen G White telah melakukan begitu banyak kesalahan.

Ulangan 18:22 apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”

Dari sekian banyak Nubuatan dari Ellen G White yang sudah terbukti tidak terjadi, dan dari sekian banyaknya pengajaranya yang berasal bukan dari Alkitab,kita tidak ragu lagi bahwa dia adalah nabi palsu. Maka kita tidak perlu gentar untuk memberitakan kepada saudara-saudara kekasih di gereja Adventis bahwa dasar kepercayaan mereka yang berlandaskan nubuatan, penglihatan, pendengaran dan ajaran-ajaran Ellen G White adalah tidak lebih daripada kebohongan dan penipuanya untuk menarik sebanyak-banyaknya jemaat dalam gereja Adventis yang didirikanya bersama dengan suaminya dan Joseph Bates.

Alkitab sebagai standar ajaran

Sebagaimana gereja Adventis mengakui bahwa Alkitab adalah standart ajaran, maka sudah saatnya Gereja Adventis hidup dengan tanpa dasar kepercayaan dari Ellen G White yang adalah jelas nabi palsu pembohong dan penipu. “ Salah satu cara iblis mengacaukan jemaat adalah dengan mengajarkan hal-hal yang tidak diajarkan oleh Alkitab sebagai ajaran Alkitab “ (1)

Alkitab berkata :

1 Timotius 4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

1 Timotius 4:2 oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

Tidak ada manusia yang sempurna, demikian juga tidak ada gereja yang benar 100%. Namun bila kita menempatkan Alkitab sebagai standart ajaran, maka kita masih bisa merevisi ajaran-ajaran yang menyimpang dan tidak berasal dari ajaran Alkitab. Gereja Advent harus merevisi ajaran-ajaran Ellen white.

Matius 24:24-25 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

Keputusan ada di hati anda

Berdasarkan pengujian dan bukti-bukti yang kita temukan bahwa memang kesaksian-kesaksian Ellen G white bukanlah berasal dari Tuhan, dan pengajaranya terbukti tidak berasal dari Alkitab, anda berhadapan dengan sebuah keputusan yang merupakan keputusan yang sangat penting dalam kehidupan anda. Tidak ada yang lebih penting daripada sebuah keputusan untuk mengikuti kebenaran, apapun resiko yang akan dihadapi.

1 Yohanes 2:21 Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.

Amin

4 Comments

Filed under Ajaran Kristen