Benarkah Adam manusia pertama ?

Ada banyak orang yang meragukan bahwa Adam adalah manusia pertama. Hal ini terjadi karena penafsiran dari beberapa ayat mengenai istri Kain, orang-orang yang akan membunuh kain serta orang –orang raksasa yang ada dibumi pada saat itu. Ada yang menganggap bahwa penciptaan manusia pada kejadian 1 berbeda dengan penciptaan manusia pada kejadian 2 sehingga Adam bukanlah manusia pertama. Istri Kain serta orang-orang yang ditakuti akan membunuhnya adalah orang-orang yang berasal dari penciptaan pertama pada kejadian 1.

Berhubung dengan hal diatas serta munculnya teori evolusi Darwin dan claim-claim ilmiah bahwa bumi berumur jutaan tahun, maka dibangunlah teori-teori dengan maksud untuk membela Alkitab. Namun sayang maksud yang mulia ini justru menentang kebenaran Alkitab itu sendiri karena teori-teori ini sebenarnya dibangun diatas fondasi keraguan akan kebenaran arti literal dari Alkitab.

Penciptaan Manusia pertama pada kejadian pasal 1

Dalam Kejadian 1 : 26 – 28, Tuhan merencanakan menciptakan manusia (ayat 26), lalu diciptakanNya, laki-laki dan perempuan (ayat 27), kemudian diberkati oleh Tuhan agar beranak Cucu (ayat 28);

Kejadian 1 : 26 – 28

1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Karena pembahasan mengenai Adam baru muncul pada Kejadian 2, dan pada Kejadian 2 tersebut, Hawa diambil dari tulang rusuk Adam maka,  manusia yang diciptakan pada Kejadian 1 ini BUKANLAH ADAM.

Tersebut diatas adalah tulisan yang saya kutip dari sini.

Mari kita mengujinya berdasarkan kebenaran Alkitab.

Allah menciptakan langit dan bumi selama 6 hari dan pada hari yang ketujuh Dia beristirahat dari segala pekerjaan penciptaan-Nya. Hari pertama sampai hari kelima Allah menciptakan Terang, Cakrawala untuk memisahkan air dan daratan serta pohon yang berbiji dan benda-benda angkasa, burung-burung dan makhluk hidup dalam air ( kejadian 1: 3-23 ). Sampai hari kelima Allah belum menciptakan manusia dan binatang.

Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Kejadian 1: 26-28 adalah cerita penciptaan manusia pada hari keenam. Pada hari itulah Allah menciptakan manusia pertama Adam dan kemudian disusul oleh penciptaan Hawa dan binatang. Bagaimana proses penciptaan dan diciptakan dari bahan apakah manusia pertama dan binatang-binatang itu, dijelaskan pada kejadian 2.

Kejadian 2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;

Kejadian 2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu—

Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Ayat diatas dengan jelas mengajarkan kepada kita bahwa belum ada semak dan tumbuhan dipadang karena Tuhan belum menurunkan hujan ke bumi dan BELUM ADA ORANG untuk mengusahakan tanah itu. Artinya sebelum Adam diciptakan tidak ada manusia lainya dibumi yang akan mengusahakan tanah itu. Ketika itulah Tuhan Allah menciptakan Adam dan Hawa yaitu pada hari keenam. Frase “ ketika itulah “ adalah keterangan hal yang sudah terjadi, bukan hal yang akan terjadi. Dengan demikian jelaslah bahwa Ayat-ayat ini berisi penjelasan bagaimana proses dan cara Tuhan Allah menciptakan manusia pada kejadian 1:27 diatas. Jadi ayat ini adalah kesatuan dari ayat kejadian 1 :26-28 dan bukan penciptaan manusia yang lain. Bahkan dalam kejadian 5 pun cerita itu diulang kembali.

Kejadian 5:1-2 Inilah daftar keturunan Adam. Pada waktu manusia itu diciptakan oleh Allah, dibuat-Nyalah dia menurut rupa Allah; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Ia memberkati mereka dan memberikan nama “Manusia” kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan.

Bandingkan dengan kejadian 1:27

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Dan kejadian 2:7

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Jadi sangat jelas disini bahwa penciptaan manusia pada kejadian 1:27, kejadian 2:7 dan kejadian 5:1 adalah satu kesatuan cerita yang menjelaskan tentang penciptaan satu-satunya MANUSIA PERTAMA yaitu Adam dan disusul oleh penciptaan Hawa.

Hanya Adam yang diciptakan dari DEBU TANAH dan diberi nama MANUSIA oleh Tuhan Allah. ADAM adalah bahasa Ibrani yang artinya MANUSIA. Jadi tidak mungkin ada manusia lain selain Adam karena Adamlah yang diberi nama MANUSIA.

Memahami penciptaan manusia di kejadian 1:27 sebagai manusia lain yang bukan Adam dan berbeda dengan kejadian 2:7 adalah penafsiran yang tidak bertanggung jawab. Hal ini terjadi karena kebiasaan mencomot ayat dan melepaskan dari konteksnya.

Adam diciptakan dari debu tanah

Pada Kejadian 2 : 15, Tuhan mengambil Adam, dan dimasukkannya ke Taman Eden, dalam hal ini, Adam masih sendiri (Kejadian 2 : 18) , dan kemudian mengambil dari Tulang rusuknya (Hawa), untuk menjadi penolong bagi Adam (Kejadian 2 : 21 – 23). Adam itu diambil dari antara keturunan manusia yang diciptakanNya tadi  (Kejadian 2 : 24)

Kejadian 2 : 15 :

2:15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Tersebut diatas adalah lanjutan dari tulisan disini. Yang menyatakan bahwa Adam berasal dari manusia lainya yang dipilih dan diambil Tuhan kemudian ditempatkan ke dalam taman Eden.

Mari kita mengujinya berdasarkan kebenaran Alkitab.

Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Kejadian 2:8 Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Kedua ayat diatas dengan jelas mengatakan bahwa setelah Tuhan Allah selesai membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup kedalamnya, maka Tuhan membuat sebuah taman dan menempatkan manusia yang baru diciptakan-Nya itu kedalam taman tersebut.

Kedua ayat ini sangat jelas mengajarkan bahwa Adam baru diciptakan dari debu tanah BUKAN diambil dari keturunan manusia lain. Jelas tafsiran dari tulisan diatas seenaknya saja mau membelokan kebenaran Alkitab.

Adam kesepian karena tidak ada manusia lain selain dirinya

Kejadian 2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Kedua ayat ini dengan jelas menggambarkan betapa Adam kesepian karena tidak ada manusia lain selain dirinya sendiri di dunia pada saat itu. Itulah sebabnya Tuhan pun menciptakan manusia lainya yaitu Hawa untuk menjadi penolong yang sepadan bagi Adam.

Kejadian 2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

Kejadian 2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Ayat-ayat diatas adalah bukti bahwa Adam adalah satu-satunya manusia yang ada pada saat itu. Sebelum Hawa diciptakan tidak ada manusia lainya.

Lembaga perkawinan

Kejadian 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Sebelum Hawa diciptakan tidak ada manusia lain selain Adam, dan ketika Hawa diciptakan Adam memberinya nama PEREMPUAN sebab dia diambil dari laki-laki.

Nama PEREMPUAN yang diberikan Adam kepada Hawa dalam bahasa Ibrani adalah ISHSHAH yang berarti berasal dari laki-laki atau diciptakan dari laki-laki.

Kejadian 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Tuhan Allah membuat ketetapan bahwa seorang laki-laki harus meninggalkan ayah dan ibunya untuk bersatu dengan istrinya. Kedua ayat ini juga dengan jelas menunjukan bahwa Adam dan Hawa adalah manusia pertama. Tuhan Yesus mengutip ayat ini dalam pengajaran-Nya, dengan demikian jelaslah bahwa adam dan Hawa adalah manusia pertama yang dijadikan Tuhan Allah.

Matius 19:4 Jawab Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

Matius 19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.

Istri Kain dan oran-orang yang akan membunuhnya


Kain menikah dengan anak-anak manusia diluar keturunan Adam. Anak-anak manusia sebelum Adam itu, disebut Raksasa (dalam KJV/Bahasa Batak disebut Nephilim)

Kejadian 6 : 1 – 2, 4 :

6:1 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,

6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.

6:4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.

Kain itu takut sama orang-orang Raksasa, yang bukan keturunan Adam.

Apakah yang bukan keturunan Adam masih ada sekarang, kemana mereka? Mereka sudah binasa pada waktu Air  Bah, Zaman Nuh

Tulisan ini adalah sambungan dari link yang saya berikan diatas. Dalam tulisan ini dikatakan bahwa kain menikah dengan keturunan manusia lain yang bukan keturunan Adam, dan manusia raksasa atau Nephilim sudah musnah pada Zaman air bah.

Mari kita mengujinya berdasarkan kebenaran Alkitab.

Kejadian 5:4 Umur Adam, setelah memperanakkan Set, delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

Ayat diatas dengan jelas mengajarkan kepada kita bahwa selain Kain, Set dan Habel yang sudah dibunuh Kain, Adam juga memiliki anak-anak perempuan dan laki-laki yang tidak ditulis nama-nama mereka dalam Alkitab.

Saya punya seorang kawan yang tinggal di Brebes Jawa tengah, disela-sela program KB untuk mengurangi “ produksi “ manusia di Indonesia, pada umur 45 tahun dia memiliki 11 orang anak dan beberapa orang cucu. Anda bisa bayangkan berapa banyak anak perempuan dan lelaki serta cucu dan cicit Adam pada umur 130 tahun dan berapa banyak mereka pada saat umur Adam 800 tahun. Adam masih hidup sampai umur 930 tahun. Kita juga harus ingat bahwa Adam diberi Tugas oleh Tuhan untuk berkembang biak, jadi tentu saja Adam “ mencetak ” banyak anak untuk memenuhi tugas itu.

Kejadian 4:17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.

Kata ISTRINYA dalam ayat ini berasal dari kata ISHSHAH yaitu nama yang diberikan Adam kepada Hawa yang berarti berasal atau diciptakan dari laki-laki. Jadi ayat ini sangat jelas mengajarkan kepada kita bahwa istri Kain adalah keturunan Adam bukan keturunan manusia lainya karena ia berasal dari laki-laki Adam. Sesungguhnya memang tidak ada manusia lainya. Adamlah manusia pertama.

Jadi pertanyaan mengenai siapa sebenarnya istri Kain dan orang-orang yang ingin membunuhnya sebenarnya sudah terjawab dalam ayat ini. Istri Kain adalah anak perempuan Adam atau keponakan Kain dari anak Adam yang lainya dan orang-orang yang ingin membunuhnya adalah anak-anak lelaki Adam lainya yang ingin membalas dendam karena kematian saudara mereka Habel.

Lalu bagaimana dengan manusia-manusia raksasa itu ? Pertanyaan ini juga sebenarnya sudah terjawab pada ayat diatas. Anda bisa bandingkan kalau manusia sekarang yang bisa mencapai umur 100 tahun dengan manusia jaman Adam yang bisa mencapai 969 tahun. itu berarti ada perbedaan hampir 10 Kali lipat. Apakah kita heran dengan perbedaan itu ? Tentu tidak ! karena Alkitab menuliskan begitu. Maka adalah sesuatu yang juga tidak mengherankan kalau tubuh mereka juga jauh lebih besar dari manusia sekarang. Itulah sebabnya dengan tubuh yang besar dan kuat Nuh dan anak-anaknya mampu membangun bahtera dengan ukuran panjang 135 m lebar 22,5 m dan tinggi 13,5 m dengan peralatan sederhana pada jamannya. Bahtera ini jauh lebih panjang dari kapal penumpang KM Awu dan KF Jetliner milik PT PELNI. Ini adalah kapal kayu terbesar sepanjang sejarah manusia. Tidak ada kapal kayu yang pernah dibangun sebesar bahtera Nuh sampai saat ini. Nuh mencapai umur 950 tahun.

Bilangan 13:33 Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”

2 Samuel 21:16 Yisbi-Benob, yang termasuk keturunan raksasa—berat tombaknya tiga ratus syikal tembaga dan ia menyandang pedang yang baru—menyangka dapat menewaskan Daud.

Ada banyak ayat Alkitab yang berbicara tentang keberadaan orang-orang raksasa yang hidup dijaman bangsa Israel hidup yaitu jauh setelah jaman air bah. Dengan demikian tafsiran bahwa orang raksasa adalah keturunan manusia lain selain Adam dan sudah MUSNAH pada jaman air bah, adalah tafsiran “ sakarepe Dewe “. Mereka tidak belajar Alkitab dengan benar, melainkan hanya jago mencomot ayat untuk mendukung tafsiran seenak dengkul mereka.

Kita tidak perlu mereka-reka cerita apalagi mencari informasi dari luar Alkitab untuk menjawab pertanyaan itu karena Alkitab berisi cukup informasi untuk menjawab dirinya sendiri. Orang-orang yang berusaha mencari keterangan diluar Alkitab sesungguhnya adalah orang-orang yang sedang berusaha untuk menentang kebenaran Alkitab dengan membanding-bandingkanya dengan teori evolusi Darwin yang sudah terbukti omong kosong, dan mempercayai analisa para ilmuwan yang tidak jujur mengenai cara pengukuran umur sesuatu benda menggunakan Carbon dating yang banyak errornya dan tidak akurat. Mereka sama dengan teolog-teolog Liberal yang sesungguhnya tidak mempercayai Alkitab sebagai firman Tuhan.

Gap theory dan Theistic evolution.

Berdasarkan temuan ilmiah serta teori Darwin dan penggunaan Radiometric dating oleh para ilmuwan pembohong (Ilmuwan lain melakukanya dengan jujur ) yang menyatakan bahwa bumi berumur jutaan tahun, dibangunlah teori-teori agar Alkitab tetap cocok dengan ilmu pengetahuan. Gap Theory, Theistic evolution dll diciptakan untuk menyatakan bahwa Alkitab kita tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan. 1 hari Tuhan bisa berarti jutaan tahun jadi 6 hari penciptaan bisa saja berarti 6 juta, 60 juta, atau 600 juta tahun. Benarkah toeri-teori tersebut ?

Keluaran 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

6 hari adalah enam hari berarti 6 X 24 jam hari yang dipahami manusia Tidak lebih tidak kurang.

Apabila 1 hari sama dengan 1 juta tahun maka menurut ayat keluaran 20:11 diatas, berarti hari sabat Tuhan sama dengan 1 juta tahun. Karena hukum sabat melarang orang bekerja, maka apa yang akan terjadi kalau hari sabat panjangnya 1 juta tahun ? amit-amit deh !

Radiometric Dating

Para ahli menggunakan alat Accelerator Mass Spectrometer ( AMS ) untuk menentukan ratio Carbon 14 dalam atmosphere.

Asumsi perhitungan dengan C 14 adalah ratio C 14 dalam atmosphere adalah selalu sama ( Konstan) seperti apa adanya pada saat ini. Jika asumsinya benar maka pengukuran menggunakan AMS berlaku sampai kira-kira 80.000 tahun. Melebihi angka itu alat ini tidak dapat lagi mendeteksi sisa karbon 14 dalam objek yang diteliti untuk menentukan perkiraan umurnya. (Jadi klaim bahwa bumi berumur jutaan tahun oleh para Ilmuwan pembohong itu sebenarnya tidak berdasar).

Ini adalah sebuah perkiraan yang kritis. Jika perkiraannya salah maka metode ini akan menghasilkan tanggal yang salah.

Apa yang menyebabkan ratio ini bisa berubah ?

Jika angka produksi dari C 14 dalam atmosphere tidak sama dengan angka yang terhilang ( sebagian besar terhilang) dalam benda yang diteliti, ratio ini akan berubah. Dengan kata lain, jumlah C 14 yang diproduksi dalam atmosphere harus sama dengan jumlah yang terhilang dalam benda yang diteliti untuk bisa seimbang ( Equilibrium). Jika ini tidak benar, ratio dari C 14 tidak tetap (tidak konstan), dimana akan mengakibatkan mengetahui jumlah permulaan dari C 14 dalam contoh benda yang akan diteliti itu sulit bahkan tidak mungkin menentukan dengan tepat.

Dr. Willard Libby penemu metode pengukuran dengan C 14 adalah seorang ahli yang percaya dengan teori evolusi Darwin yang menyatakan bahwa bumi berumur jutaan tahun. Berdasarkan asumsi dari teori evolusi bahwa bumi berumur jutaan tahun, maka dasar perhitungan C14 juga dimulai dari asumsi ini.

Dikalangan para peneliti, asumsi adalah hal yang sangat penting. Jika asumsinya tidak benar, semua perhitungan yang berdasarkan asumsi itu bisa saja benar tetapi tetap menghasilkan kesimpulan yang salah.

Dr Libby memperkiraan atmosphere itu belum tampak akan menuju kedalam keseimbangan ( Equilibrium). Dia percaya bahwa bumi berumur jutaan tahun dan masih banyak waktu untuk mencapai keseimbangan atmosphere.

Perhitunganya menunjukan bahwa bumi dimulai dengan tanpa C 14 di atmosphere dan membutuhkan waktu 30.000 ribu tahun untuk mencapai keseimbangan atmosphere.

Dr Libby memilih untuk mengabaikan ketidaksesuaian ( Non Equilibrium State ) ini, dan dia menghubungkanya sebagai kesalahan experimental. Akan tetapi ketidaksesuaian ( Non equilibrium state ) ini berarti Ratio dari C 14 tidak konstan, dimana akan mengakibatkan mengetahui jumlah permulaan dari C 14 dalam contoh benda yang akan diteliti itu sulit bahkan tidak mungkin menentukanya dengan tepat.

Specific production rate ( SPR ) dari C 14 diketahui adalah 18.8 atom/gram dari total carbon/menit.

Specific decay rate ( SDR ) diketahui hanya 16,1 disintegration/gram/menit.

Apa artinya ini ? Jika membutuhkan waktu 30.000 tahun untuk mencapai keseimbangan ( Equilibrium) sedangkan C 14 masih belum mencapai keseimbangan (Non equilibrium), maka itu berarti bumi belum berumur 30.000 tahun. Itu berarti pula bahwa bumi mungkin masih berumur 10.000 tahun atau 6000 tahun. Jika demikian maka kelihatanlah bahwa Alkitab kita tidak salah, karena menurut perkiraan Alkitab bumi baru berumur sekitar 6000 tahun.

RATE ( Radioisotopes And The Age of the Earth )

Pada tahun 1997 dimulai sebuah proyek selama 8 tahun untuk meneliti umur bumi. Sebuah group peneliti dengan nama RATE group ( Radioisotopes And the Age of The Earth) terdiri dari 8 orang peneliti ahli yaitu :

Larry Vardiman PhD

Russel Humphreys PhD

Eugene Chaffin PhD

Jhon Baumgardner PhD

Donald De Young PhD

Steven Austin PhD

Andrew Snelling PhD

Steven Boyd PhD

Para peneliti tersebut meninjau kembali asumsi dan prosedur yang digunakan dalam memperkirakan umur batuan dan fosil.

Contoh sampel diambil dari 10 lapisan batuan berbeda yang dianggap oleh para peneliti evolutionis sebagai mewakili periode waktu geologi ( Cenosoic, Mesoic, dan Paleosolic ). 10 lapisan batuan ini sudah diberi umur jutaan dan ratusan juta tahun oleh peneliti sebelumnya dengan menggunakan standart pengukuran memakai C 14 dan tersimpan di departemen of energy Amerika serikat.

Para peneliti ini menemukan bahwa metode karbon dating menunjukan masalah serius dan tidak bisa mendeteksi lebih dari umur 100.000 tahun karena waktu paruh C 14 hanya 5730 tahun. Mereka melakukan pengujian dengan langkah yang sangat hati-hati untuk memperkecil kemungkinan terkontaminasi dengan bahan lain. Hasilnya rata-rata perkiraan umur C 14 dari semua contoh sampel dari ketiga era geologi yang sudah diakui berumur jutaan bahkan ratusan juta tahun ini adalah kira-kira 50.000 tahun saja. Sangat jauh berbeda dengan umur yang sudah diberikan oleh para ilmuwan pembohong sebelumnya yaitu jutaan bahkan ada yang ratusan juta tahun.

Dari hasil 50.000 tahun ini dikurangi dengan pengaruh variasi magnetic bumi serta pengaruh lainya yang memang wajib dihitung maka hasil akhir adalah kira-kira 5000 tahun saja.

Metode pengukuran C 14 yang sejatinya digunakan untuk mendukung teori evolusi Darwin, ternyata justru berbalik mendukung Alkitab. Terpujilah Tuhan dari kekal sampai kekal.

Akibat dari teori evolusi Darwin

Adolf Hitler adalah pengagum berat teori Darwin. Teori Darwin telah memasuki benak Hitler, bahkan meresap sampai ke tulang sumsum. Hal ini amat terasa dalam bukunya Mein Kampf (Perjuanganku). Ia menyamakan ras non-Eropa sebagai kera. Dari dalam dirinya tumbuh ‘kekuatan’ yang mendapat inspirasi dari teori Darwin bahwa untuk mempertahankan hidup manusia harus bertarung.

Ia menerjemahkan impiannya dengan menyerang Austria, Cekoslowakia, Perancis, Rusia, dll. Malah terbersit nafsu menguasai seluruh dunia. Ia mengadopsi konsep egenika yang menjadi dasar pijakan pandangan evolusionis Nazi. Egenika berarti ‘perbaikan’ ras manusia dengan membuang orang-orang berpenyakit dan cacat serta memperbanyak individu sehat. Sehingga menurut teori itu, ras manusia bisa diperbaiki dengan meniru cara bagaimana hewan berkualitas baik dihasilkan melalui perkawinan hewan yang sehat. Sedangkan hewan cacat dan berpenyakit dimusnahkan.

Masih dalam eforia teori evolusi dan egenika, Nazi menghimbau muda-mudi berambut pirang bermata biru yang diyakini mewakili ras murni Jerman supaya berhubungan seks tanpa harus menikah. Pada 1935, Hitler memerintahkan didirikannya ladang-ladang khusus reproduksi manusia. Di dalamnya tinggal para wanita muda yang memiliki ras Arya. Para perwira SS (Schutzstaffel) sering mampir ke sana buat mesum dengan dalih egenika. Para bayi yang lahir kemudian disiapkan menjadi prajurit masa depan ‘Imperium Jerman’.

Menurut Charles Darwin, karena ukuran tengkorak manusia membesar saat menaiki tangga evolusi, maka di seluruh Jerman dilakukan pengukuran buat membuktikan tengkorak bangsa Jerman lebih besar dari ras lain. Mereka yang tak sebesar ukuran resmi, begitupun yang gigi, mata, dan rambut di luar kriteria evolusionis langsung dihabisi dan mayatnya dibuang ke sungai rheine atau dikubur secara masal dengan mayat lainnya.

Dalam kasus ini kita bisa melihat bagaimana akibat yang ditimbulkan oleh teory Darwin bagi kemanusiaan. Dalam sebuah Negara yang telah menghasilkan orang-orang hebat dalam sejarah kekristenan seperti Karel Agung, Martin Luther dan Phillip Melancton, Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz serta IL Nommensen, teori Darwin telah menghancurkan nama baik Jerman. Hal ini jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Tuhan dalam Alkitab. Teory Darwin adalah salah satu produk iblis menjerumuskan manusia.

Adam adalah manusia pertama tidak ada yang lain

Kisah Rasul 17:26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka,

Dalam ayat tersebut diatas Paulus menegaskan bahwa dari satu orang saja Tuhan telah menjadikan umat manusia dan semua bangsa. Jadi adalah sangat jelas bahwa umat manusia dan semua bangsa berasal hanya dari satu orang saja yaitu Adam.

1 Korintus 15:45 Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup,” tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

1 Korintus 15:47 Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.

Dalam kedua ayat ini Paulus kembali menegaskan bahwa Adam adalah MANUSIA PERTAMA. Dengan demikian jelaslah bahwa manusia pertama yang diciptakan Tuhan adalah Adam tidak ada yang lain. Itulah kebenaran yang diajarkan oleh Alkitab.

Sola Scriptura

3 Comments

Filed under Ajaran Kristen

3 responses to “Benarkah Adam manusia pertama ?

  1. Isri Ronald Mangangka

    Saya bangga dengan penulis artikel ini. Berjuang untuk kebenaran menurut Firman Tuhan.

  2. Alkitab mampu menjawab semuanya..
    Tinggal wkt aja.,
    ada yg mampu memahami ini, tapi maslahnya, banyak yg belum mampu menerimanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s