GEREJA KHARISMATIK INJILI MINAHASA

Karena gencarnya penginjilan dari gereja-gereja aliran kharismatik di tanah minahasa,banyak warga GMIM ( Gereja Masehi Injili di Minahasa) yang pindah dan dibaptiskan kembali di gereja-gereja tersebut.Ternyata hal ini menjadi keprihatinan para petinggi GMIM yang menjabat saat ini dan mereka pun berusaha untuk meminimalisir kepindahan jemaat  ke gereja kharismatik dengan cara mengundang Dr Brad Long dan kawan-kawan untuk mengajarkan ajaran kharismatik di dalam GMIM agar jemaat juga dapat merasakan SENSASI dibaptis dengan Roh kudus dan dapat melakukan berbagai mujizat yang bukan mujizat,berbahasa roh siraba-raba-raba yang samasekali bukan bahasa roh dll KUASA DUNAMIS oleh Dr Brad Long dan kawan-kawan dengan program DUNAMISnya sebagaimana yang juga dilakukan oleh kebanyakan gereja kharismatik. Dengan demikian jemaatpun tidak perlu lagi pindah gereja karena di gerejanya sendiri sudah bisa merasakan hadirat Roh kudus.

Kelihatanya ini adalah sebuah langkah yang bijaksana dan mulia demi menjaga domba-domba GMIM tidak pindah kekandang lain,namun apakah ini memang tindakan yang benar dan tidak bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab serta tidak menghianati sumpah setia yang diucapkan ketika mereka diangkat sebagai pendeta di gereja GMIM ?

 Salah satu petinggi GMIM yang perduli itu adalah wakil ketua sinode GMIM bidang kerjasama dan kemitraan Pdt Roy Deky Tamaweol.Beliau dengan gagahnya membela ajaran DUNAMIS yang dibawanya ke dalam GMIM dengan dalih “ Dalam rangka menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja Karismatik yg semakin merajalela, mencari domba di kandang orang.” ,dalam sebuah diskusi yang diadakan di Gereja GMIM bukit sion Watutumouw yang disebabkan oleh penolakan dari PELSUS dan jemaat bukit sion terhadap pendeta mereka yang mulai menerapkan ajaran DUNAMIS yang ngaco belo itu,pada hari ini tgl 3 juli 2011

Demi menjaga kawanan dombanya agar tidak lari kekandang lain maka para petinggi GMIM berani melawan ajaran Alkitab dengan memasukan ajaran kharismatik yang berasal dari luar Alkitab seperti minyak urapan yang sudah tidak dipakai lagi dalam perjanjian baru dan membagi-bagi kuasa Roh kudus seperti membagi kacang goreng kepada siapa yang mau dibagi oleh Dr Brad Long dan kawan-kawan,seakan akan Roh kudus bukanlah Allah melainkan kacang goreng yang bisa dibagi-bagi sekehendak hati mereka.Bahkan demi menjaga agar program DUNAMIS berjalan lancar para petinggi yang mendukung gerakan ini dengan gagahnya melakukan cara-cara CURANG yang tidak terpuji dengan tidak mengundang para pendeta yang menolak gerakan ini dalam sidang pengambilan keputusan yang berhubungan dengan program ini.Mungkin ini adalah salah satu cara KUASA DUNAMIS bekerja yaitu dengan cara-cara yang tidak terpuji,karena yang pasti kalau KUASA Allah ROH KUDUS yang bekerja tidak akan mungkin menempuh cara-cara seperti itu.

Sejak diajarkanya program DUNAMIS di UKIT Tomohon,banyak pendeta yang sudah mengikuti program ini dan menerapkannya di gereja-gereja mereka mendapat penolakan dari jemaat gereja mereka.Salah satu contoh adalah jemaat GMIM bukit sion Watutumou. Mereka hanyalah jemaat awam namun dituntun oleh Roh kudus untuk bisa melihat mana ajaran yang benar dan mana ajaran yang salah,sementara para pendeta yang mengikuti program DUNAMIS yang adalah sarjana-sarjana teologia itu telah dibutakan oleh roh DUNAMIS sehinga tidak bisa melihat bahwa ajaran mereka bertentangan dengan ajaran Alkitab,bahkan juga berani melakukan hal-hal yang tidak terpuji demi memuluskan program ini.

Dalih yang dikemukakan pdt Roy yaitu “ Dalam rangka menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja Karismatik yg semakin merajalela, mencari domba di kandang orang.” Adalah alasan yang terlalu naif dan sangat dangkal.Sebab untuk menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja kharismatik bukan dengan memasukan ajaran kharismatik ke dalam GMIM melainkan seharusnya membekali jemaat dengan ajaran yang benar agar tidak terpengaruh dan pindah gereja.Untuk menyelamatkan seseorang agar tidak merampok bukan dengan mengajarkan cara-cara merampok tetapi mengajarkan bahwa merampok itu tidak benar agar seseorang tidak merampok.

Melihat sepak terjang serta peryataan pdt Roy sepertinya terlalu sederhana bila alasanya hanya demi menyelamatkan GMIM dari ancaman gereja kharismatik sebab bila hanya untuk itu banyak hal yang bisa dilakukan selain mengajarkan cara-cara kharismatik di dalam GMIM.Tidak tertutup kemungkinan dalam program ini ada uang dibalik batu sehingga apapun dilakukan untuk membela program yang nyata-nyata telah mendapatkan penolakan dari banyak jemaat GMIM.

Apabila pdt Roy Deky Tamaweol suatu hari nanti terpilih menjadi ketua sinode GMIM,tidak tertutup kemungkinan GMIM akan berubah nama menjadi GEREJA KHARISMATIK INJILI MINAHASA.

Semoga hal ini tidak terjadi.

 

 

5 Comments

Filed under Ajaran Kristen

5 responses to “GEREJA KHARISMATIK INJILI MINAHASA

  1. Wah… sangat keliru kalo si Pendeta itu berkata “Untuk Menyelamatkan GMIM”… seperti SEMENTARA KETAKUTAN!!

    Saya setuju dengan bung Rogermixtica, bagaimana kita memberi pemahaman kepada jemaat.

    Kita akui, jaman para penginjil mula-mula dengan para pendeta sekarang memang jauh berbeda, karena semangat melayaninya juga sudah berbeda.
    Jaman penginjil dahulu, adalah murni MELAYANI, mereka datang di daerah terpencil MINAHASA (pada waktu itu) bahkan nyawa mereka pertaruhkan. Tetapi sekarang, ORIENTASI PARA PELAYAN ADALAH MONEY….MONEY…MONEY…KEDUDUKAN…KEBANGAAN DIRI!!!
    KEDUDUKAN penting dalam Organisasi GMIM hanya menjadi BATU LONCATAN para oknum merengkuh JABATAN POLITK, sehingga palayanan GMIM pun akhirnya terpecah belah akibat ada kepentingan politik di balik pelayanan.

    Harus kita akui juga, dari Organisasi gereja kita GMIM, terlalu banyak tuntutan terselubung, yang memaksa para jemaat menjadi sapi perahan. Amplop syukur ini…amplop syukur itu… Bahkan ada Pendeta yang terang2an mengancam dengan halus para jemaatnya… berkata di atas mimbar…..”Masakkan kita memberi untuk Tuhan hanya seribu rupiah? apa nafas kehidupan yang diberikan Tuhan itu hanyan senilai Rp.1.000?, mo suka Tuhan ambe itu nafas??” SADIS!!! Bagi banyak orang 1000 rupiah itu mungkin tidak berharga, tetapi, masih banyak juga orang yang mendapatkan makan untuk sehari saja susah… Sedangkan dalam 1 minggu saja, GMIM memprogramkan begitu banyak kegatan ibadah. BIPRA, Kolom, dan kegiatan kemasyarakatan yang kebanyakan membuat ibadah dan didalamnnya ada pemberian persembahan.

    Yah, semoga para pendeta-pendeta mata duitan yang sebenarnya merekalah yang mulai menggerogoti GMIM ini dari dalam sehingga LAMABAT LAUN GMIM menuju KEPUNAHAN. kiranya mereka menjadi SADAR dan TAU MALO…

  2. Imanmulah yang menyelamatkan kamu.

  3. warga GMiM

    Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap,tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah.”… (Kisah rasul 5:38-39)

    kebenaran akan muncul seperti fajar

  4. WELCOME HOME

    tidak perlu ganti nama “Gereja karismatik injili di minahasa”

    tetap GMIM:

    G ereja yang
    M emuji
    I ntim dengan Allah dan
    M enyembah Allah dalam roh dan kebenaran

    Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

    …………………………………………………………………………………………………….
    ini merupakan jawaban dari Doa-doa kami. setelah bertahun-tahun, akhirnya dinyatakan di organisasi gereja kami ini. waktunya kembali ke GMIM. domba-domba yang makan rumput di ladang yang lain, sudah boleh pulang.

    GOD BLESS OUR CHURCH

    GMIM

  5. sahelangi

    mungkin Pdt.Roy hanya coba untuk mencari nama/popularitas? mungkin ingin sesuatu yg baru? mungkin beliau melihat sesuatu yang jauh ke depan….atau mungkin kita yg terbiasa menilai–>menghakimi orang,Gereja,dll…..
    yg pasti beliau punya pilihan….dan beliau telah memilih….
    Kita semua pun demikian…dari mana pun asal Gereja kita….kita punya pilihan…dan kita harus memilih……..domba yg di luar kandang atau di dalam kandang tetap disebut domba…..tapi ada baiknya kita melihat Gereja-gereja sebagai kandangnya Tuhan…milik Tuhan karena semua domba adalah milik Dia….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s