KESESATAN KAUM NAMAIS


Image

Dalam Alkitab terjemahan LAI kata Ibrani EL, ELOHIM dan kata Aramaic Elah diterjemahkan menjadi Allah sedangkan kata Ibrani YHWH (YEHOWAH, YEHOVA atau YAHWEH ) diterjemahkan menjadi Tuhan.

El, Elah dan Elohim        = Allah

Yahwe dan Adonay         = Tuhan

Yahweh Elohim                = Tuhan Allah

Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan sebutan HYH ( HAYAH ASHER HAYAH atau EHYEH ASYER EHYEH ). Hal ini berawal ketika Tuhan menjawab pertanyaan nabi Musa tentang nama Tuhan yang telah mengutusnya kepada bangsa Israel.

Keluaran 3:13  Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya?  —  apakah yang harus kujawab kepada mereka?”

Keluaran 3:14  Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.”(HAYAH ASHER HAYAH) Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Semenjak itulah bangsa Israel mengenal Tuhan dengan nama HYH ( HAYAH ) yang berarti AKU ADALAH AKU yang dalam penyebutanya kemudian berkembang menjadi tiga huruf YHW yang berarti DIA ADALAH DIA seperti yang terdapat dalam Papirus Elefantin yang berasal dari abad ke 5 SM, masa dimana orang Yahudi masih berada dalam pembuangan di Babel. Oleh komunitas gua Qumran di laut mati abad 2 dan 1 SM, YHW ditulis dengan tiga huruf Yunani IAO. Selanjutnya tiga huruf YHW berkembang lagi menjadi empat huruf tetragrammaton YHWH. Dalam perkembangan Selanjutnya huruf vokal ditambahkan diantara keempat huruf YHWH tersebut menjadi YAHOWAH, YEHUWAH, YEHOVAH, YEHOVIH atau YAHWEH.

Oleh karena bangsa Israel menganggap nama itu terlalu suci dan takut salah mengejanya (sebab hukum taurat menuntut hukuman mati bagi yang menyebut nama YHWH dengan tidak hormat ) maka setiap kali menemukan bacaan yang bertuliskan YHWH mereka menyebutnya ADONAY. Clements dari Alexandria pada awal abad ke 3 Masehi mengucapkanya dengan kata Yunani IAOUE sedangkan Theodoret pada abad ke 4 mengatakan bahwa orang Samaria menyebutnya IABE dimana huruf B dalam bahasa Yunani dibaca V.

Perlu dicatat bahwa Musa menulis kitab taurat pada kira-kira tahun 1500 SM. Pada waktu itu bahasa Ibrani ditulis dari kanan ke kiri menggunakan huruf mati berbentuk bulat tanpa huruf vokal karena semua huruf dapat disuarakan. Sejak itu para katib ( Ahli kitab, pencatat / penyalin / juru tulis kitab ) menyalin gulungan-gulungan kitab Musa dan kitab lainya sebab gulungan kitab yang tua akan rusak dimakan umur. (Yeremia 36:32 Ezra 7:6,) Sampai pada waktu kelahiran Yesus dalam kurun waktu 1500 tahun kitab-kitab itu telah mengalami ribuan kali penyalinan melibatkan ratusan atau mungkin ribuan orang katib dalam jaman yang berbeda. Bahasa Ibrani jaman Musa telah mengalami banyak perubahan terutama dalam masa pembuangan di Babel dimana orang Ibrani menggunakan bahasa Aramaic bahasa resmi kerajaan Persia. Para katib dalam menyalin kitab tidak lagi menggunakan huruf Ibrani yang berbentuk bulat melainkan menggunakan huruf Aram yang berbentuk persegi, dan ada ungkapan yang mereka tambahkan untuk memperjelas arti atau kisah yang mereka salin itu. Contohnya dapat kita lihat dalam kisah kematian Musa yang tercatat pada bagian akhir kitab Ulangan( Ulangan 35:5-12 ). Kitab taurat ditulis oleh Musa,( Ulangan 31;24 ) oleh sebab itu kisah kematianya pada bagian akhir kitab ulangan itu mustahil ditulis olehnya.

Dibawah ini adalah perbandingan terjemahan Alkitab Matius 28:18 dalam bahasa Indonesia dari tahun 1629 sampai tahun 1974 yaitu kurun waktu 345 tahun yang menunjukan perubahan besar dalam perkembangan bahasa Melayu Indonesia.

Matius 28:18 ( RUYL 1629 ) Makka Jesus mampir dean’ja berkatta dang’ann’ja, daan katta: pada aku jadi memmeri segala kawassahan de dalam surga daan atas bumi.

Matius 28:18 ( Browerius 1668 ) Macca mannacalla Jesu datang capada diorang catta catta padanja, cattanja, Pada Aku jaddi bri segalla cauwassa dallam Surga daen de atas boumi.

Matius 28:18  ( LEYDEKKER 1737 ) Maka berdatanglah Xisaj, dan katalah pada marika ‘itu, sabdanja: samowa peng`awasa`an telah deberikan padaku didalam sawrga dan di`atas bumi.

Matius 28:18 ( BODE 1938 ) Maka Yesus menghampiri mereka itu, lalu bertutur kepada mereka itu, sabda-Nya, “Bahwa segala kuasa dikaruniakan kepada-Ku. Baik di surga baik di atas bumi ini.

Matius 28:18 ( TB 1974 )Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Sebagaimana yang dapat kita lihat dengan jelas pada ayat-ayat Matius 28:18 diatas bahwa hanya dalam kurun waktu 345 tahun bahasa Melayu Indonesia telah mengalami perkembangan yang begitu besar, anda bisa bayangkan perkembangan yang terjadi dalam bahasa Ibrani selama 1500 tahun bukan ? Orang Ibrani jaman Musa dapat dengan mudah menyebut HYH, YHW atau YHWH, namun orang Ibrani yang hidup maupun yang kembali dari pembuangan di Babel kira-kira tahun 400 SM tidak bisa lagi menyebutnya.

Itulah sejarah dimana Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan sebutan HYH yang berkembang menjadi YHW, kemudian YHWH. Namun jauh sebelum Musa lahir Tuhan sudah menyatakan diri dan dikenal oleh umat manusia dengan nama El seperti contoh dibawah ini ;

1. EL-ELYON ( kejadian 14:18-20,22 ) Arti : Allah yang mahatinggi.

2. EL-ROI ( Kej 16:13) Arti: Allah yang melihat

3. EL-SHADDAY ( Kej 17:1; 28:3; 35:11; ) Arti: Allah yang maha kuasa yang sedang berdiri seperti gunung. kuat, teguh, tidak goyah.

4. EL-OLAM ( Kej 21:33 ) Arti: Allah yang kekal—Tidak berubah.

5. EL-BETEL ( kejadian 31:13 Arti : Allah yang di Betel.Tempat Yakub bermimpi bertemu Tuhan.

Bahkan Yakub leluhur bangsa Israel yang oleh Allah dirubah namanya menjadi Israel menyebutnya “ EL ELOHIM YISRAEL “ (kejadian 33:20 ) yang berarti “Allah (EL) adalah Allah (ELOHIM) Israel”. Yakub tidak menyebut-Nya “ YHWH ELOHIM YISRAEL “ yang berarti “YHWH adalah Allah Israel” seperti yang dikatakan Musa dan Harun didepan Firaun ( kejadian 5:1 ) Yosua didepan anaknya ( Yosua 7:9 )nabi Habakuk, Samuel, Yesaya, raja Daud dll yang kesemua mereka adalah keturunan Yakub, sebab Tuhan memperkenalkan diri-Nya didepan Yakub sebagai EL bukan YHWH.

Demikianlah jauh sebelum Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai HYH ( AKU ADALAH AKU ) kepada Musa, umat manusia dan leluhur Musa yaitu Abraham, Ishak dan Yakub mengenal Tuhan dengan nama El.

Abraham adalah orang Ur-Kasdim Mesopotamia yang berbicara menggunakan bahasa Aramaic. Dalam dialek Aram El disebut ELAH, ELAHA atau AlAH, ALAHA. Orang Arab keturunan Ismael anak Abraham menyebutnya ILAH, ALAH, atau ALLAH sedangkan orang Israel menyebutnya EL, ELOHIM, ELOAH.

Orang kristen Melayu telah mengenal kata Allah sejak para penginjil menerjemahkan Alkitab mereka kedalam bahasa melayu yang banyak terpengaruh oleh bahasa Arab karena pengaruh budaya Islam yang telah masuk terlebih dahulu di tanah Melayu. Dimulai dari Albert Corneliz Ruyl yang menerjemahkan injil Matius pada tahun 1629 menggunakan kata Allah, disusul oleh Jan Van Hazel dan Justus Hernius tahun 1651, kemudian Daniel Brouwerius yang menerjemahkan perjanjian baru tahun 1668, kemudian Fransiscus Valentyn tahun 1677, kemudian oleh Melchior Leydekker tahun 1737 dan seterusnya sampai LAI resmi berdiri tahun 1954.

Yohanes 1:18  ( LEYDEKER 1737 ) Barang sa‘awrang tijada penah melihat ‘Allah: ‘Anakh laki 2 jang tonggal ‘itu, jang ‘ada dipangkuwan Bapa, ‘ija djuga sudah meng`artikan ‘itu.

Allah dalam Alkitab LAI adalah juga Elah Abraham (ARAMAIC), Allah Ismael(ARAB) dan Eloah Israel(IBRANI). Dialah Allah yang maha tinggi Tuhan umat manusia yang disebut oleh nabi Daniel dalam Daniel 4:2 yang ditulisnya dalam bahasa Aramaic.

Daniel 4:2 Aku berkenan memaklumkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang telah dilakukan Allah yang maha tinggi ( Elahh Illay ) kepadaku.

Berdasarkan pelajaran diatas maka adalah benar apabila kata EL,ELAHA dan Elohim diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi Allah, dan Allah bukanlah dewa bangsa Arab seperti tuduhan kaum namais, melainkan Allah yang maha tinggi adalah Tuhan umat manusia pencipta langit dan bumi.

Kesesatan kaum namais

Sekelompok orang yang kita sebut dengan nama “ KAUM NAMAIS ” mengajarkan bahwa kata YHWH adalah nama pribadi Elohim, itu sebabnya YHWH tidak boleh diterjemahkan menjadi Tuhan. Elohim adalah Tuhan yang bernama YHWH. jadi Elohim tidak boleh diterjemahkan sebagai Allah tetapi boleh diterjemahkan menjadi Tuhan, sedangkan YHWH tidak boleh diterjemahkan. YHWH harus tetap disebut sebagai YHWH.

Menerjemahkan kata Elohim sebagai Allah adalah sesat. Menerjemahkan YHWH sebagai Tuhan juga sesat. Apalagi menerjemahkan YHWH Elohim sebagai Tuhan Allah,adalah kesalahan besar. Itulah sebabnya mereka tidak mau menggunakan Alkitab LAI yang menerjemahkan Elohim sebagai Allah, bahkan mereka nekat menggugat LAI di pengadilan karena menerjemahkan Elohim menjadi Allah dan YHWH menjadi Tuhan. Bagi mereka Allah bukanlah Tuhan orang Kristen melainkan dewa bangsa Arab yang dijadikan Tuhan oleh umat Islam. Atas dasar itulah mereka membuat Alkitab KS-UPT ( Kitab suci umat perjanjian Tuhan ) yang terbit tahun 2002 yang disinyalir MENJIPLAK Alkitab LAI, dan KS-ILT ( kitab suci-Indonesian Literal Translation) yang tidak menggunakan kata Allah dan tidak menerjemahkan kata YHWH serta menerjemahkan KURIOS sebagai YHWH. Alkitab KS-ILT mirip dengan Alkitab KS-TDB ( Kitab suci terjemahan dunia baru )kepunyaan aliran sesat saksi Yehova yang juga tetap menggunakan kata YHWH.

Dalam sebuah acara pembagian 5000 Alkitab KS-ILT yang dilakukan oleh paguyuban Advent di Jakarta, Dr Yakub Sulistyo dedengkot kaum namais berkata;

“ nama Yahwe sesungguhnya adalah nama Tuhan yang benar yang harus digunakan oleh umat Nasrani “

senada dengan beliau koordinator paguyuban Advent Dr Joesak Dewantara berkata;

“ nama Yahwe adalah nama Tuhan yang digunakan oleh umat Nasrani dalam menyebut nama sang pencipta “

( suara pembaruan selasa 3 April 2012 hal 6 )

Nama Yesus

Kaum Namais mengajarkan bahwa karena nama pribadi tidak boleh diterjemahkan, maka Alkitab Lai yang menulis nama Yesus adalah tidak benar. Mereka mengajarkan bahwa nama Yesus yang sebenarnya adalah YESHUA HAMASYIAKH dari bahasa Ibrani karena Yesus adalah orang Ibrani. Oleh sebab itu dalam Alkitab haruslah ditulis YESHUA bukan Yesus. Begitu juga dengan Tuhan dalam perjanjian baru haruslah ditulis YHWH. Sementara Allah Bapa bagi mereka bukanlah siapa-siapa.

Mereka mengajarkan :

“ Berdoalah kepada TUHAN, minta DIA memberikan petunjuk. Ingat: kepada TUHAN Jangan kepada ALLAH. Jangan kepada Tuhan ALLAH. Jangan kepada Allah Bapa. Jangan kepada YESUS. Jangan kepada Tuhan Yesus. Sebab, jika kepada SIAPA Anda berdoa, “dia” lah yang akan menjawabnya.”

( sumber dikutip dari gkmin.net tahun 2009 )

Mereka mengajarkan bahwa Allah, Tuhan Allah, Allah Bapa, Yesus dan Tuhan Yesus bukanlah Tuhan orang Kristen. Bagi mereka Tuhan orang Kristen adalah YHWH dan YESHUA. Selain kedua nama itu bukanlah Tuhan orang Kristen. Kalau mau berdoa, berdoalah kepada YHWH dan YESHUA bukan kepada nama lainya sebab kepada SIAPA” anda berdoa “dia” lah yang akan menjawabnya. Benarkah ajaran demikian ?

Mari kita mengujinya :

Tuhan Yesus dan para Rasul hidup pada jaman kerajaan Romawi menjajah bangsa Israel. Bahasa Internasional saat itu adalah bahasa Yunani sebab Sebelum Romawi berkuasa daerah timur tengah dikuasai oleh kerajaan Yunani dibawah Alexander agung sehingga kebudayaan Helenis ( kebudayaan Yunani ) termasuk bahasa Yunani dipakai secara umum dimana-mana. Bahasa sehari-hari yang digunakan Yesus dan para Rasul adalah bahasa Aramaic yang sudah digunakan orang Yahudi semenjak mereka tinggal di pembuangan di Babel sampai kembalinya mereka dari pembuangan ke tanah palestina.

Kitab perjanjian lama ASLI ( Tanakh ) ditulis dalam bahasa Ibrani, namun kitab perjanjian lama yang umum digunakan pada saat itu adalah kitab SEPTUAGINTA LXX yaitu hasil terjemahan tanakh ke dalam bahasa Yunani oleh 72 orang tua-tua Yahudi di kota Alexandria Mesir atas perintah resmi Imam besar Eliezer di Yerusalem yang memenuhi permintaan Ptolemis raja Mesir. kitab perjanjian lama bahasa Yunani ini sudah RESMI dipakai oleh orang Yahudi selama 300 tahun sebelum kelahiran Yesus. Kitab perjanjian lama yang dipakai Yesus saat mengajar di Synagoge adalah kitab septuaginta ini yang telah menerjemahkan kata YHWH menjadi KURIOS dan ELOHIM menjadi THEOS. Para Rasul dan penulis Kitab perjanjian baru juga memakai septuaginta pada saat mereka menulis kutipan nubuatan perjanjian lama dalam kitab perjanjian baru.

Perlu dicatat bahwa para TUA-TUA adalah PERWAKILAN resmi bangsa Israel sesuai perintah Tuhan dalam Bilangan 11:16-17. Dengan demikian penerjemaham Tanakh Ibrani kedalam bahasa Yunani dalam Septuaginta LXX oleh 72 orang tua-tua adalah sah menurut Hukum Taurat. Itulah sebabnya Tuhan Yesus dan para Rasul tidak mempermasalahkan soal terjemahan ini.

Saat ini 2300 tahun kemudian sekelompok orang yang kita sebut kaum namais menggugat dan mempermasalahkan soal terjemahan itu. Dengan demikian jutaan orang Yahudi yang hidup sejak abad 3 SM dan milyaran orang kristen yang hidup sejak abad pertama Masehi yang tidak menyebut YHWH dan ELOHIM termasuk para rasul yang menulis KURIOS dan THEOS, bahkan Tuhan Yesus sendiripun dianggap sesat oleh kaum namais. Apakah Dr Yakub Sulistyo dan Dr Joesak dewantara dari paguyuban Advent serta para pengagung nama YHWH lainnya lebih “Capable” dari Eliezer imam besar bait Tuhan di Yerusalem ? atau mereka lebih paham bahasa Ibrani daripada 72 orang tua-tua yang resmi mewakili umat Yahudi ? atau mungkin mereka lebih tahu daripada para Rasul dan Tuhan Yesus sendiri ?

Sebagaimana kitab perjanjian lama ( Tanakh ) Ibrani yang sudah diterjemahkan dan dipakai secara RESMI dalam bahasa Yunani, demikian pula kitab-kitab perjanjian baru ditulis oleh para Rasul dan wakil-wakil mereka dalam bahasa Yunani. Kecuali Logia Matius yang ditulis dalam bahasa Aramaic, kitab-kitab dalam  perjanjian baru  ASLI semuanya ditulis dalam bahasa Yunani. Nama Yunani yang tertulis dalam kitab perjanjian baru adalah IESOUS yang dibaca YESUS oleh orang Indonesia, disebut JESUS oleh orang Inggris.

Yesus ( IESOUS ) adalah nama pribadi dari Tuhan kita ( KURIOS ) sedangkan gelarnya adalah KRISTUS ( CHRISTOS ) yang berarti YANG DIURAPI. Ia adalah anak Allah ( THEOS ) yang mahatinggi. Rasul Paulus menulis suratnya untuk jemaat Roma dalam bahasa Yunani ;

Roma 1:4  dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

Dalam kitab perjanjian baru ASLI, tidak pernah ada tulisan yang namanya YESHUA maupun YHWH melainkan IESOUS dan KURIOS atau KURIOS IESOUS yang dalam bahasa Indonesia ditulis TUHAN YESUS. Kaum namais tidak tahu sejarah Alkitab atau memang sengaja ingin menyesatkan anak-anak Tuhan agar tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan. Inilah ciri-ciri pekerjaan iblis yang menyamar menjadi malaikat terang.

Allah Bapa

Dalam kitab perjanjian baru tidak ada lagi kata YHWH karena bahasa yang digunakan adalah bahasa Yunani. Tuhan (YHWH) dalam perjanjian baru adalah KURIOS. dan Allah (EL,Elohim) adalah Theos.

HAYAH ASHER HAYAH (YHWH) = Aku adalah Aku. Aku ada sebagaimana Aku ada.

Keluaran 3:14  Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Yesaya 44:6  Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

Yesaya 48:12  “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

KURIOS = Yang dulu ada,sekarang ada dan akan tetap ada.

Wahyu 1:8  “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. ( Wahyu 1:17-18 )

Wahyu 2:8  “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:

YHWH adalah yang TERDAHULU dan TERKEMUDIAN. KURIOS adalah yang AWAL dan yang AKHIR yang telah mati dan bangkit kembali. YHWH telah menjelma menjadi KURIOS dialah Tuhan kita Yesus Kristus.

ELOHIM dalam perjanjian lama adalah THEOS dalam perjanjian baru, dialah Allah kita. Allah ( THEOS ) dalam perjanjian baru memperkenalkan diri-NYA sebagai THEOS PATER ( Allah Bapa )karena sudah lahir anak-Nya yang tunggal yang dinubuatkan oleh banyak nabi dalam perjanjian lama, maka Allah pun dipanggil Bapa oleh anak-Nya Yesus kristus Tuhan kita.

2 Korintus 1:3  Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan

Kepada-Nya lah kita diajarkan oleh Yesus untuk berdoa  “ Bapa kami didalam surga, dikuduskanlah nama-MU, datanglah kerajaan-MU, jadilah kehendak-Mu dibumi seperti disurga “ Maka Allah-pun menjadi Bapa kita juga

1 Korintus 1:3  Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

LIMA kesalahan utama kaum namais yang cukup untuk membuat mereka disebut sesat bahkan Penyesat adalah ;

1. menganggap nama Allah sebagai nama berhala bangsa Arab yang kemudian digunakan oleh umat Islam, padahal sesungguhnya Allah adalah Allah yang mahatinggi pencipta langit dan bumi Tuhan umat manusia.

2. Menganggap nama YHWH sebagai nama pribadi Tuhan yang tidak boleh diterjemahkan, padahal para Rasul dan Tuhan Yesus sendiri tidak mempermasalahkan soal terjemahan ketika mereka menggunakan kitab Septuaginta LXX yang diterjemahkan oleh 72 tua-tua mewakili bangsa Yahudi secara resmi menurut hukum taurat  yang sudah menerjemahkan kata YHWH dan ELOHIM menjadi KURIOS dan THEOS.

3. Tuhan Allah memperkenalkan diri-Nya kepada Musa sebagai HYH bukan Yahweh. Bukti sejarah menunjukan bahwa sebelum lewat abad ke 5 SM, tidak ada kata yang berakhir dengan “EH” seperti dalam kata Yahweh. Jika mereka konsisten seharusnya yang digunakan adalah HYH bukan Yahweh sebab Yahweh bisa saja ditulis Yehuwah, Yehovah, atau Yehovih. Dengan demikian itu tidak mutlak harus Yahweh dan itu adalah hasil perkembangan bahasa yang digunakan orang Israel untuk HAYAH.

4. Karena nama pribadi tidak boleh dirubah yang menyebabkan menerjemahkan YHWH menjadi Tuhan itu dianggap sesat, maka konsekwensinya adalah nama Yesus juga sesat karena menurut mereka nama pribadi Yesus sebenarnya adalah YESHUA bukan YESUS. Tanpa disadari justru oleh anggapan ini mereka telah terperosok kedalam lobang yang digali sendiri karena tetap mencantumkan nama YESUS bukannya YESHUA dalam Alkitab ILT mereka. Mengapa hal ini terjadi ? sebab ibarat makan buah simalakama Menulis YESHUA salah karena SEJARAH membuktikan perjanjian baru ditulis IESOUS bukan YESHUA.

5. Disatu sisi menganggap Alkitab LAI adalah SESAT karena menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi Tuhan dan Allah itu sebabnya mereka tidak mau menggunakannya bahkan menggugat LAI di pengadilan oleh karena terjemahan yang dianggap sesat ini. Sementara disisi lain, Alkitab ILT mereka justru bersumber dari Alkitab Inggris KJV yang juga sudah menerjemahkan YHWH menjadi LORD dan ELOHIM menjadi GOD. Kalau LAI SESAT karena menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi Tuhan dan Allah lalu apakah KJV tidak SESAT menerjemahkan YHWH dan ELOHIM menjadi LORD dan GOD sehingga dijadikan sumber Alkitab ILT mereka ? sungguh merupakan standart ganda yang tidak terpuji.

Tiga kemungkinan mengapa kaum namais tetap gencar mengajarkan ajaran salah mereka dan tetap gencar mempromosikan Alkitab ILT mereka ;

1. Mereka tidak belajar Alkitab dengan cara yang benar sehingga tidak tahu bahwa ajaran mereka salah.

2. Mereka adalah guru-guru palsu yang hanya mengejar keuntungan materi dari hasil percetakan Alkitab ILT mereka, itu sebabnya mereka tidak perduli meskipun banyak orang telah menunjukan kesalahan dan kengawuran mereka.( Roma 16:18 )

3. mereka adalah antek-antek iblis yang menyamar menjadi malaikat terang.

Semoga Tuhan mengampuni mereka.

18 Comments

Filed under Ajaran Kristen

18 responses to “KESESATAN KAUM NAMAIS

  1. Foxche

    Walaupun saya tidak menggunakan Yahweh untuk mengganti Allah namun ada catatan yang perlu saya garis bawahi atas tulisan diatas. Dari yang saya tahu sebagian umat Kristen yang mengganti Allah dengan Elohim dan TUHAN dengan Yahweh hanya mempersalahkan penggunaan Allah saja yang ternyata adalah salah satu nama orang Arab kuno….jadi yang bermasalah hanya di Indonesia dan Malaysia. Dinegara lain tidak karena tidak menggunakan Allah…jadi kayaknya intinya asal bukan Allah its ok menurut mereka…

  2. wongfei

    lalu apa bisa dibenarkan memakai kata ALLAH??? apa hak kalian memakai kata ALLAH nya umat muslim?

    • @Wongfei.Ketika orang Malaysia mengklaim tarian atau lagu atau apa saja yang menjadi milik Indonesia sebagai milik mereka,saya kira anda pasti protes bukan ? Tapi dalam hal nama Allah anda sungguh mengenaskan sebab 900 tahun sebelum Nabi Mohamad lahir Ezra dalam kitab Ezra 5:1 sudah menggunakan kata BISMILAH (Dalam nama Allah) artinya anda sama dengan orang Malaysia yang mengakui milik porang lain sebagai miliknya….

      Ezr 5:1 Tetapi nabi Hagai dan Zakharia bin Ido, kedua nabi itu, bernubuat terhadap orang-orang Yahudi yang tinggal di Yehuda dan di Yerusalem DALAM NAMA ALLAH ( BESHUMELLAH) Israel, yang menyertai mereka.

  3. erik

    Yang membuat forum ini manusia bego. Kenapa saya dia sebut bego ? Karena dia hanya mencantumkan Keluaran 3:14 padahal jelas ayat tersebut belum selesai karena Tuhan kemudian memperkenalkan Nama-Nya di Keluaran 3:15 yaitu YAHWEH.

    • @Erik..Sebaiknya anda belajar MEMBACA dulu dengan baik…he he he

      • Gerald

        Anda seharusnya sebelum membuat blog belajar mencari Informasi dulu dengan baik supaya anda tidak jadi bahan tertawaan mas bro, Elohim itu GELAR/SEBUTAN sedangkan Allah itu NAMA sesembahannya umat Muslim (Al-Fatihah 1-2)

        Alkitab bahasa Jerman (Elberfelder Bibel, 2 Buch Mose 3:15 /Keluaran 3:15) :
        Und Gott sprach weiter zu Mose, So sollst du zu den Söhnen Israel sagen : JAHWE, der Gott eurer Väter, der Gott Abrahams, der Gott Isaaks und der Gott Jakobs, hat mich zu euch gesandt….

        Alkitab bahasa Denmark (Bibelen pa hverdagsdansk, 2 Mosebog 3:15/ Keluaran 3:15) :
        Sig til dem, at JAHVE, deres fortfaedre Abrahams, Isaks og Jakobs Gud, hat sendt dig til dem….

        Punya Tuhan sendiri kok malah menyembah Tuhan yang disembah oleh umat lain ??? piye to sampeyan mas bro ??
        Sampeyan menyebut Halelu YAH tetapi tidak mengerti artinya opo…waduh mas bro… Halelu itu artinya PUJILAH…YAH itu kependekan dari YAHWEH..berarti HALELU YAH artinya PUJILAH YAHWEH.

        hehehehe

      • Gerald-gerald….Apakah karena orang Inggris meneyebut “Chocolate” maka “Coklat” yang dimakan orang Indonesia bukan barang yang sama…?
        Anda-anda kaum Namais benar-benar bloon.

  4. wkwkwk keliatan bodo Roger ayooo ikut seminar aja dari pada ngmng OOT

    • adam christian,sebaiknya anda belajar dulu SIAPA itu Abraham,dan ngomongnya pakai bahasa apa.Israel adalah anak Abraham demikian juga Ismael..Ngga usah repot-repot seminar…ha ha ha

  5. wkwkwk. sungguh aneh ya kenapa ada orang seperti anda jelas kitab alquran dan kitab suci umat kristen beda. kog disamakan. coba apa anda bisa membaca ibrani? dari huruf apa aja kog YHWH? coba liat apa ada kitab suci asli ada kata allah?

  6. oh ya bisa add saya di fb saya. sapa tahu kita bisa diskusi. @adam christiawan

  7. Ravenska

    HaleluYah……nama Tuhan yang berkuasa adalah HAYAH…..sy ingin berbagi pglman rohani sy dimana sy mendapat kata ini melewati mimpi…yg mana dalam mimpi itu kata HAYAH sy ucapkan utk mengusir org org yg kerasukan setan..sy mimpi semua org didunia dirasuki iblis…dan ad raja iblis yg mau menerkam sy…sy ketakutan tp mulut sy tdk bisa berkata…ketika iblis itu mau menerkam sy tiba tiba terucap kata HAYAH…lalu iblis itu undur dan pergi..lalu sy terbangun dan tdk mengerti apa arti kata Hayah…bbrp bln sy anggap itu makin cuma mimpi biasa…..kemudian sy dpt mimpi lagi….sy melihat Tuhan Yesus dtg bersama murid murid dan pengikutNya dr pulau seberang..kemudian Tuhan perintahkan 3 malaikat utk menyeberang ke kota tempat q tinggal sambil mengangkat tgn dan menunjuk tangan telunjuk dan berkata Lindungi mereka..lalu sy melihat byk org kerasukan setan…lalu ketiga malaikat itu menyeberang dan menyadarkan org org yang kerasukan….melihat org byk kerasukan lalu sy berkata dg org org yg di dekat rumah sy: ayo kt pergi ke bukit semua org disana kerasukan….st kami lari ke bukit ternyata semua org dari bukit turun dan kerasukan jg…sy melihat ketiga malaikat td berlari lari menyadarkan org yg sudah kerasukan…dan sy jg tiba tiba ikut menyadarkan org org yg kerasukan sambil berlari mengejar mereka dg mengucapkan kata HAYAH dan menempelkan ibu jari di bwh lidah dan menempelkan di jidat mereka dan mereka pun sadar kembali….lalu sy terbangun dan bertanya tanya apa sbnrnya arti kata HAYAH…sy cari cari di google dan sdh mdptkan jawabannya…Trmksh Bapa elohim abraham ishak israel sungguh besar kuasaMu….Yahshua hamasiah yg kudus….HaleluYah.

  8. Teramat kasihan pemilik blog ini,
    Saya ingin bertanya kepada anda.
    1. Apa isi kitab Yesaya 42:8
    2. Yeshua dalam kehidupan Kristen pada umumnya Yesus berkata didalam doaNya “dikuduskanlah NAMA-MU” pertanyaan : Siapa NAMA yang di kuduskan itu?
    Elohim itu bukan nama
    Tuhan bukan nama
    Allah itu nama sesembahan sebelum islam ada
    Oke kita menyebut sesuai dgn pengetahuan kekristenan allah itu pengganti kata Tuhan
    Jadi kata Tuhan Allah menjadi Tuhan Tuhan donk (tak jelas ditujukan kemana)

    Tuhan berasal dari kata Tuan yang artinya seseorang yang berkuasa diatas orang lain dalam bahasa inggris menjadi Lord-lord

    3. Di kitab wahyu ada tertulis : Yang diselamatkan itu adalah orang yang ada di dahinya tertulis NAMA PUTRA dan NAMA BAPAnya

    Siapa nama BAPAnya itu?

    Kasihan kamu pemilik blog, belum tahu apa-apa tapi merasa sok tahu. Baca dulu iya kitab suci secara keseluruhan.
    Jangan bodoh apalagi di bodohi.

    • Leonardo poetra menulis “Oke kita menyebut sesuai dgn pengetahuan kekristenan allah itu pengganti kata Tuhan
      Jadi kata Tuhan Allah menjadi Tuhan Tuhan donk (tak jelas ditujukan kemana)”

      Makanya baca yang bener isi blognya biar ngga kelihatan bodoh.

      YHWH,atau Yahwe atau Yehovih atau adonai oleh Alkitab LAI diterjemahkan menjadi TUHAN itu konsisten.
      Elohim diterjemahkan menjadi Allah.Jadi Yahwe Elohim menjadi Tuhan Allah tidak ada itu Tuhan Tuhan.

      Kalian kaum namais memang BEBAL.

  9. Davinci

    Wajah TUHAN YESUS yang sebenarnya jauh dari lukisan yang ada didunia ini tidak bisa diungkapkan dg kata kata…wajahNya sungguh indah dan mulia….yg dunia tau ia berambut gondrong dan berjenggot tp dlm penglihatanq TUHAN YESUS tidak berjenggot kalo saudara mau tau kebenaranNya cari TUHAN dg kesungguhan hati maka TUHAN itu sendiri yg akan menampakkan wajahNya kepada saudara.jangan menghina saudara kita yg masih belum tau kebenaranNya tapi doakan supaya semua umat yg dikasihi TUHAN YESUS bisa tau kebenaranNya.HaleluYah amin

  10. Budiono

    sebenarnya kalo mau dituliskan nama YHVH saja tidak salah. Cuma menyatakan sebagai Yahweh nah disini persoalannya, vokalisasi nya sekarang siapa yang tahu. lebih baik membaca dengan Adonai atau Hashem itu sudah cukup sesuai tradisi Yahudi abad 1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s